Punya Peranan Penting dalam Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Jadi Perhatian Pemkot Surabaya

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

18 Sep 2024 16:31

Thumbnail Punya Peranan Penting dalam Pendidikan Anak Usia Dini, Bunda PAUD Jadi Perhatian Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ditemani sang istri saat memberikan penghargaan kepada salah satu Bunda PAUD. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menaruh perhatian besar dalam pengembangan PAUD di Surabaya. PAUD di Kota Pahlawan bahkan sudah terintegrasi dengan 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

OPD yang dimaksud seperti Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dan masih banyak lagi.

Selain itu, pengembangan terhadap pengajar atau biasa disebut Bunda PAUD juga terus dilakukan karena menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak sejak usia dini. 

Bunda PAUD juga berperan penting dalam menciptakan masa transisi yang menyenangkan dari Taman Kanak-Kanak (TK) menuju Sekolah Dasar (SD) di Kota Surabaya. 

Baca Juga:
Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pihaknya juga terus berupaya untuk memberikan apresiasi seluruh Bunda PAUD dalam bentuk jasa pelayanan (jaspel), berupa BPJS Ketenagakerjaan. Pemberian fasilitas ini sebagai bentuk perhatian terhadap para Bunda PAUD yang mengabdikan diri mendidik para generasi penerus di Surabaya.

"Saat ini, sudah hampir 70 persen Bunda PAUD termasuk kader lingkungan dan lainnya yang sudah tercover BPJS Ketenagakerjaan," kata Eri saat memberikan penghargaan kepada para Bunda PAUD di Balai Kota, Selasa 17 September 2024.

Melihat pentingnya PAUD dalam mendidik anak di usia sedini mungkin, pihaknya menargetkan keikutsertaan anak-anak di PAUD bisa mencapai 70 hingga 80 persen pada tahun 2026 mendatang. Baginya pendidikan pada usia dini sangat menentukan tumbuh kembang anak yang nantinya akan berdampak pada masa depannya.

"Target kami di tahun 2026 angkanya bisa meningkat sebesar 70 hingga 80 persen," paparnya.

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani menjelaskan saat ini terdapat 20 ribu Bunda PAUD yang mengajar di berbagai TK, RA (Raudhatul Athfal) dan Pos PAUD terpadu (PPT) yang tersebar di Surabaya.

Bunda PAUD memiliki peranan penting dalam mewujudkan transisi TK menuju SD yang menyenangkan mulai dari usia 0-8 tahun. Artinya anak-anak kelas satu dan dua SD juga harus mendapatkan pelajaran yang menyenangkan.

"Sehingga mereka memiliki pondasi untuk menciptakan transisi TK ke SD yang menyenangkan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

PON 2024: Jatim Tambah 2 Medali Emas dari Balap Motor Grass Track

Baca Selanjutnya

Final Sepak Bola PON 2024 Jabar vs Jatim, Fakhri: Tinggal Kuat-kuatan Mental!

Tags:

Pemkot Surabaya Eri Cahyadi Bunda Paud paud Pendidikan Anak

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H