Program MBG Diterapkan di Surabaya, Kantin Sekolah Mulai Kehilangan Pelanggan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

14 Jan 2025 17:23

Thumbnail Program MBG Diterapkan di Surabaya, Kantin Sekolah Mulai Kehilangan Pelanggan
Potret Sulina pedagang bakso di SMPN 13 Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Sekolah-sekolah di Surabaya kini tengah menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa. Sebuah inisiatif dari pemerintah guna memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.

Namun, di balik kesuksesan program ini ada cerita lain yang luput dari perhatian, kantin sekolah yang mulai kehilangan pelanggan.

Salah satunya adalah Rini Ari Ani (41) seorang pemilik kantin di SMPN 13 Surabaya yang telah berjualan selama sembilan tahun mengaku, saat program makan bergizi gratis diterapkan,  ia terpaksa mengurangi porsi makanananya.

"Ini saya cuma jualan 20 porsi. Sebelumnya sudah dibilangi sama sekolah, takut enggak laku, jadi cuma masak sedikit,” katanya.

Program makan bergizi gratis ini menyediakan menu lengkap yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak, mulai dari karbohidrat, protein, hingga sayur dan buah.

Karena itu, Rini mengurangi porsi jualannya padahal ia menjual makanan berat, bukan makanan berbentuk kemasan. Biasanya, ia menyiapkan 50 porsi sehari dengan harga makanan berkisar Rp7 ribu.

"Ada paling 200 siswa itu yang beli, sisanya mereka bawa bekal,” bebernya.

Rini menjual berbagai makanan matang mulai dari ayam geprek, soto ayam, aneka gorengan dan bakpao coklat.

Adanya MBG di sekolah, membuat siswa tidak lagi membeli makanan tambahan di kantin, terutama karena yang disediakan gratis dan sudah mencukupi kebutuhan mereka.

Foto Potret tiga pedagang (kiri) Rini Ari, Rita dan Sulina. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Potret tiga pedagang (kiri) Rini Ari, Rita dan Sulina. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Meskipun Rini mendukung tujuan mulia dari program ini, ia berharap ada solusi untuk membantu para pedagang kecil seperti dirinya.

Rini berharap bahwa program MBG ini tidak dibagikan pada jam awal istirahat tetapi di jam kedua.

"Kalau istirahat pertama dibagikan, (kantin) ya sepi, kalau di jam pertama anak-anak mesti beli nasi, nanti bisa dibagikan jam kedua aja," keluh Rini.

Selain Rini, pedagang Bakso di SMPN 13 Surabaya Sulina (48) mengakui bahwa pihak sekolah sudah memberitahukan soal adanya pembagian MBG.

Ia pun mengurangi porsi jualannya meskipun begitu pancinya masih tetap penuh dengan pentol, tahu dan somay.

"Hari ini ya laku, tapi enggak banyak. Saya jual seporsi Rp5 ribu," ucap ibu paruh baya ini.

Hingga kini, pelaku usaha kantin belum membahas lebih lanjut dengan pihak sekolah.

"Belum ada pembicaraan seperti itu, kantin memang buka tapi dikondisikan karena ada makanan gratis, makanya kita kurangi porsinya," ucap Sulina. (*)

Baca Juga:
Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang
Baca Juga:
Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG
Baca Sebelumnya

Komisi III DPRD Kota Blitar Instruksikan Tutup Minimarket Bodong

Baca Selanjutnya

India Open 2025: Didampingi Pelatih Imam Tohari, Gregoria Merasa Tenang lalu Menang di Babak Awal

Tags:

Kantin Kantin Sekolah MBG Surabaya SMPN 13 Surabaya Makan bergizi gratis kantin Surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar