KETIK, SURABAYA – Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama Tim Patroli Terpadu Jawa Timur melakukan patroli air untuk memantau Kali Surabaya. Patroli Air rutin dilaksanakan untuk memantau kondisi DAS Brantas utamanya di area Kali Surabaya yang berada di sisi hilir.
"Patroli air kemarin telah dilakukan 22 Juli 2024 dengan komando Dinas Lingkungan Hidup Jatim, Jasa Tirta I, BBWS Brantas, BPBD Provinsi Jatim, Satpol PP dan instansi serta LSM dan komunitas masyarakat bersama-sama melakukan pemantauan untuk mengecek langsung kondisi lapangan," ungkap Direktur Operasional PJT I, Milfan Tantawi, Minggu (28/7/2024).
Patroli Air dilakukan untuk menginventarisasi sumber pencemar yang ada. "Kami juga selalu mengikutsertakan tim Laboratorium Lingkungan PJT I untuk terlibat dalam pengambilan sampel air," jelasnya.
Patroli diawali dari Dusun Perning Kabupaten Mojokerto melintasi Desa Wringin Anom hingga ke Rolak Gunungsari berhenti di kantor PJT I. Tim dibagi dua yaitu pada jalur darat dan sungai.
Dalam patroli air bulan ini tidak hanya memantau kondisi sungai, namun tim juga memasang papan pendirian larangan untuk mendirikan bangunan liar. Diharapkan hal ini menjadi bentuk sosialisasi, bahwasanya tidak boleh untuk memanfaatkan ruang atau sempadan sungai tanpa izin karena ada ancaman pidana yang menyertai sesuai yang tercantum pada pasal 17 UU SDA tahun 2019.
Selain pemantauan lingkungan tim patroli air juga melakukan pemetaan lokasi tambangan yang ada di Kali Surabaya. Dari hasil pantauan setidaknya ada 56 titik penyeberangan dengan 54 perahu tambangan dan 2 jembatan apung sepanjang Kali Surabaya.
"Melaui patroli air ini kita semua bisa melihat dan memetakan sumber pencemaran yang ada. Terlebih adanya bangunan yang berada di sempadan sungai juga sangat membahayakan. Hal ini dikarenakan kerawanan struktur tanah di area sempadan sungai," tuturnya.
Selain itu adanya bangunan di sempadan juga berpotensi menimbulkan masalah baru terkait pencemaran. "Semua pihak sebaiknya untuk taat (tidak mendirikan bangunan di bantaran sungai) demi keselamatan dan lingkungan," pungkasnya. (*)
Petakan Pencemaran Air di Surabaya, PJT 1 dan Tim Patroli Terpadu Lakukan Patroli Air
28 Juli 2024 15:00 28 Jul 2024 15:00
Moch Khaesar, Gumilang
Redaksi Ketik.com
PJT 1 bersama tim patroli menyisiri sungai di Surabaya, Minggu (28/7/2024). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)
Tags:
Perum Jasa Tirta 1 Jasa Tirta Sungai di Surabaya Air di Surabaya surabayaBaca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera EvakuasiBaca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa TimurBaca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib DicobaBaca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah HatiBaca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026Berita Lainnya oleh Moch Khaesar
24 Oktober 2025 20:01
Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah
22 Oktober 2025 19:30
Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa
22 Oktober 2025 19:04
Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan
20 Oktober 2025 06:05
Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia
19 Oktober 2025 12:38
GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?
18 Oktober 2025 22:41
[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK
