Perselisihan Kenaikan Uang Keamanan, Sekolah Petra Mengadu ke DPRD Kota Surabaya

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Gumilang

27 Mei 2024 13:25

Thumbnail Perselisihan Kenaikan Uang Keamanan, Sekolah Petra Mengadu ke DPRD Kota Surabaya
Suasana hearing antara Sekolah Petra Manyar dengan perwakilan RW di Gedung DPRD Surabaya. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – DPRD Kota Surabaya Komisi C melakukan hearing atau dialog antara Sekolah Petra Manyar dan perwakilan RW 04 kelurahan Menur Pumpungan, RW 05 Kelurahan Manyar Sabrangan, dan RW 07 Kelurahan Klampis Ngasem.

Dialog ini dilakukan untuk menengahi perselisihan terkait kenaikan uang keamanan yang harus dibayarkan oleh Sekolah Petra Manyar ke masing-masing RW tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono menjelaskan jika Sekolah Petra Manyar diwajibkan membayar sejumlah uang keamanan ke masing-masing RW tersebut yang totalnya mencapai RP 32 Juta per bulan.

Namun, besaran uang keamanan tersebut baru saja mengalami kenaikan sebesar Rp 3 juta, sehingga total yang harus dibayarkan Sekolah Petra Manyar mencapai Rp 35 juta perbulan.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem Digitalisasi

"Yang jadi permasalahan kenaikan dalam menentukan kenaikan tersebut Sekolah Petra tidak dilibatkan. Oleh sebab itu pihak sekolah merasa keberatan," jelas Baktiono saat ditemui di DPRD Surabaya, Senin (27/5/2024).

Foto Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain kenaikan uang keamanan, permasalahan juga timbul dari aktivitas sekolah yang menyebabkan kemacetan, mengingat wilayahnya yang berada di pemukiman penduduk. Banyak penduduk yang mengeluh macet ketika jam berangkat dan pulang sekolah.

"Selain itu banyak warga juga mengeluh macet. Padahal selama puluhan tahun tidak masalah. Apalagi sekolah ini sudah berdiri sejak 1979. Jadi sudah ada side plannya," tambahnya.

Baca Juga:
Banjir hingga Kemiskinan Masih Jadi Persoalan Klasik, Data Pemkot Malang Disorot Dewan

Untuk menengahi masalah kemacetan pihak DPRD Kota Surabaya akan mengajak Dinas Perhubungan Kota Surabaya untuk melakukan analisa dampak lalu lintas disekitar lingkungan sekolah. Agar tidak terjadi kemacetan yang dikeluhkan oleh warga.

Sementara itu ditemui pada kesempatan yang sama Christi Novianti selaku Kepala Bagian Hukum Sekolah Petra Manyar menuturkan terkait kenaikan iuran keamanan pihaknya ingin ada laporan pertanggung jawaban dari tiap tiap RW. Hal ini sangat penting karena laporan tersebut nanti akan dijadikan diberikan kepada atasan.

"Kita kan dari pihak yayasan ingin tahu pengeluaran itu larinya kemana, jadi harus ada laporan pertanggungjawaban juga. Namun selama ini RW tidak pernah memberikan sejak 2017," ucapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Indah Kurnia Dorong UMK dan Koperasi Eksis ke E-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah

Baca Selanjutnya

Soadri Ingratubun Pertegas Netralitas dan Disiplin ASN Jelang Pilbup Halmahera Selatan

Tags:

DPRD Surabaya Sekolah Petra Manyar Uang Keamanan Iuran Laporan Pertanggungjawaban kemacetan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar