Pengaruh Iklan Rokok, Jumlah Perokok Anak Meningkat 3 Kali Lipat

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Rudi

16 Mei 2023 09:23

Thumbnail Pengaruh Iklan Rokok, Jumlah Perokok Anak Meningkat 3 Kali Lipat
Hario Megatsari, ketua peneliti sekalgus dosen FKM Unair, Selasa (16/5/2023).( Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Center for Disease Control and Prevention Foundation bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga mempublikasikan mengenai pengaruh iklan rokok terhadap junlah perokok anak.

Ironisnya lebih dari 30% siswa mengaku menjumpai aktivitas merokok di lingkungan sekolah dengan persentase terbanyak dilakukan oleh teman sekolah, guru dan penjaga sekolah. 

Hario Megatsari, ketua peneliti sekalgus dosen FKM Unair mengatakan penelitian ini dilakukan terhadap 6.786 siswa  dari 165 sekolah yang tersebar 4 kabupaten/kota di Indonesia yaitu Serang, Padang, Lombok Timur dan Banyuwangi. Menariknya, responden dari penelitian ini sebagian merupakan pelajar perempuan dan sebagian masih duduk di bangku SMP. 

"Yang terbesar di Lombok Timur, 61% siswa mengarakan  adanya aktivitas merokok di lingkungan sekolah, sebagian besar dilakukan oleh siswa dan guru sekolah,” ujar Hario.

Baca Juga:
Pasca OTT KPK Kemendagri Turun Gunung ke Tulungagung, Pastikan Pelayanan Tak Lumpuh

Terkait paparan iklan rokok, hampir semua siswa di 4 kabupaten/kota tersebut mengaku pernah mendengar/mengetahui/melihat iklan rokok konvensional. Rinciannya, mereka paling sering melihat iklan rokok di tempat penjualan rokok (kios, toko dll), lalu terbanyak kedua adalah di papan reklame, selanjutnya melalui internet, televisi dan majalah/koran. Demikian juga dengan rokok elektronik, sebagian besar siswa mengetahui rokok jenis tersebut dan paling sering melihat iklannya di media reklame. 

“Hal ini berbeda dengan paparan sponsor rokok melalui berbagai even, baik itu olahraga, kesenian maupun acara komunitas, sebagian besar siswa mengaku tidak menjumpai sponsor iklan di situ,” tukas Hario. 

Ketua Lentera Anak Linda Sundari mengungkapkan terdapat kenaikan prevalensi jumlah perokok untuk usia 15-19 tahun sebanyak 3 kali lipat antara 1995 hingga 2018. Sebelumnya hanya 7,1 persen saat ini sudah mencapai 20, persen.

"Mengenai Kawasan tanpa Rokok (KTR) sejauh ini hanya sebatas pembatasan namun bukan pelarangan. Ditambah lagi banyaknya iklan atau reklame rokok yang ada di dekat sekolah turut memperparah hal ini. Perlu melakukan advokasi kepada pemilik warung di sekitar sekolah untuk  menurunkan iklan rokok," tutur Linda.

Baca Juga:
DPR RI Dorong Penguatan IPDN, Anggaran 2026 Naik Jadi Rp814 Miliar

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun telah melakukan beberapa langkah untuk mengurangi jumlah perokok. Salah satunya dengan rutin menggelar rapat Koordinasi kepada pemerintah daerah mengenai penerapan (KTR).

"Sejauh ini kami telah melakukan beberapa langkah seperti menggelar rapat dengan pemerintah daerah mengenai KTR. Memang perlu peran serta banyak skate holder agar penerapan KTR bisa maksimal," kata  Bayu, Perwakilan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri(. *)

Baca Sebelumnya

Universitas Jember Kolaborasi dengn BTN Gelar Festival Kuliner dan Properti

Baca Selanjutnya

Maggot, Larva Lalat Tentara Hitam Pengurai Sampah Organik yang Menjanjikan !

Tags:

Kawasan Tanpa Rokok Perokok Anak Iklan Rokok FKM Unair Kemendagri

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H