Pemkot Surabaya Tingkatkan Kesehatan Warga Lewat ILP dan Deteksi Dini

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

31 Okt 2024 12:22

Thumbnail Pemkot Surabaya Tingkatkan Kesehatan Warga Lewat ILP dan Deteksi Dini
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan di Puskesmas. (Foto: Diskominfo Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya lewat sektor kesehatan. 

Terbaru, sebagai implementasi dari Integrasi Layanan Primer (ILP), masyarakat akan melakukan skrining kesehatan sebagai upaya deteksi dini penyakit agar dapat dilakukan intervensi lebih awal. 

Skrining kesehatan ini dapat dilakukan di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersedia di tiap kelurahan, hingga layanan kesehatan RW 1 Nakes 1 (R1 N1).

Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Chandra Kusumawardhani mengatakan, ILP merupakan salah satu program yang dicanangkan secara nasional di seluruh kabupaten/kota.

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Skrining tidak hanya dilakukan terhadap beberapa penyakit menular, tetapi juga terhadap penyakit tidak menular lainnya.

“Secara nyata, integrasi layanan adalah dari kunjungan rumah posyandu keluarga, dimana posyandu sekarang tidak lagi hanya berdasarkan usia balita, remaja, atau lansia tetapi bisa melayani semua sasaran siklus hidup atau usia," jelas Chandra, Rabu 30 Oktober 2024.

Lebih lanjut, skrining kesehatan ini dapat tersedia mulai dari level Posyandu hingga Puskesmas Pembantu. Sehingga masyarakat tidak perlu jauh pergi ke rumah sakit hanya untuk memeriksakan kesehatannya.

Tidak hanya itu, melalui Kader Surabaya Hebat (KSH) bersama tenaga kesehatan, ILP juga melakukan jemput bola, dengan melakukan kunjungan rumah. Dengan semakin gencarnya melakukan skrining, hasil deteksi dini potensi penyakit pun semakin meningkat.

Baca Juga:
UNAIR Gandeng Tiga RSUD, Perkuat Ekosistem Pendidikan Medis dan Layanan Kesehatan

"Dari 2.700 posyandu, ada 382 yang bertransformasi menjadi posyandu keluarga. Target kami bisa mencapai 100 persen pada tahun 2025,” tambahnya.

Foto ILP Surabaya mudahkan masyarakat lakukan skrining kesehatan. (Foto: Diskominfo Surabaya)ILP Surabaya mudahkan masyarakat lakukan skrining kesehatan. (Foto: Diskominfo Surabaya)

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sawah Pulo Kota Surabaya, dr. Gerryd Dina Soepardi mengatakan, dalam upaya memperkenalkan ILP di kawasan Kelurahan Ujung, pihaknya berkolaborasi dengan lintas sektor.

Saat ini, masyarakat bisa mengakses Pustu tidak hanya ketika sedang sakit, tetapi saat belum mengetahui potensi penyakit yang menyerangnya. 

“Tenaga kesehatan di Kota Surabaya melayani hal tersebut, masyarakat akan dilakukan skrining, minimal ada 14 skrining wajib," paparnya.

Skrining wajib tersebut merupakan layanan sekunder. Antara lain, skrining hipotiroid terhadap bayi baru lahir, thalasemia terkait dengan kelainan darah, anemia, stroke, serangan jantung, dan hipertensi.

Kemudian PPOK (penyakit paru obstruksi kronis) yang terjadi pada lansia akibat gaya hidup sebelumnya, TBC, hepatitis, diabetes melitus, skrining kanker paru, payudara, serviks, dan usus.

“14 skrining itu minimal, sebetulnya ada sekitar 75 skrining yang alangkah lebih baik bisa dilakukan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Sejarah Singkat Halloween dan Daftar Negara yang Merayakan

Baca Selanjutnya

Kampanye Terbuka Calon Bupati Pasaman Barat Hamsuardi-Kusnadi Banjir Simpatisan

Tags:

layanan kesehatan ILP Pemkot Surabaya posyandu Pustu Skrining kesehatan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H