Pemkot Surabaya Terima Desain Pengembangan Kawasan Kota Lama yang Berkelanjutan dan Inklusif

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

13 Nov 2024 12:05

Thumbnail Pemkot Surabaya Terima Desain Pengembangan Kawasan Kota Lama yang Berkelanjutan dan Inklusif
WRI saat mempresentasikan konsep pengembangan Kota Lama ke Pemkot Surabaya. (Foto: Diskominfo Surabaya)

KETIK, SURABAYA – World Resources Institute (WRI) Indonesia secara resmi menyerahkan desain Kota Lama kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada Selasa 12 November 2024.

Desain yang dikembangkan ini bertujuan untuk membuat Kawasan Kota Lama menjadi wilayah yang berkelanjutan dan inklusif.

Penyerahan desain ini merupakan bentuk kerja sama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia dengan Pemerintah Inggris. 

Serah terima ini diadakan di De Javasche Bank, dalam rangkaian acara Pekan Kota Lama Surabaya yang berlangsung pada 9-17 November 2024 dengan tema Merawat Ingatan, Menatap Masa Depan, Menciptakan Pengalaman Bersama. 

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, desain pengembangan kawasan Kota Lama Surabaya memiliki dua pendekatan, yaitu makro dan mikro.

Pada tingkat makro, desain menghubungkan empat sub-kawasan utama dalam Kota Lama di zona Eropa, Ampel, Pecinan, dan Jembatan Merah/Kalimas (kawasan niaga) dengan jaringan mobilitas aktif. 

Seperti jaringan untuk pejalan kaki dan kendaraan tidak bermotor, serta aktivasi koridor sungai. Sedangkan di tingkat mikro, desain berfokus pada tiga koridor prioritas yang direkomendasikan untuk dikembangkan sebagai katalisator bagi ekonomi kreatif, sosial, dan pelestarian budaya.

"Desain yang diberikan sejalan dengan apa yang telah dilakukan Pemkot Surabaya dalam pengembangan potensi kawasan Kota Lama Surabaya lewat peningkatan fungsionalitas bangunan bersejarah," kata Irvan, Selasa 12 November 2024.

Baca Juga:
Tok! Eri Cahyadi Umumkan ASN Pemkot Surabaya WFH Setiap Jumat

Lebih lanjut, dengan memanfaatkan banyak bangunan bersejarah nantinya Pemkot Surabaya akan menghidupkan kembali semangat kolaborasi, inovasi, dan pelestarian sejarah.

Misalnya di Koridor Jalan Kasuari yang direkomendasikan sebagai kawasan kreatif untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan penggunanya atau Mixed Used Creative Compound.

“Sedangkan di Koridor Jalan Panggung menghubungkan Pasar Pabean dan Sungai Kalimas direkomendasikan sebagai kawasan kuliner, memanfaatkan bangunan gudang bersejarah untuk menarik wisatawan dan warga lokal,” tambahnya.

Untuk optimalisasi kawasan pecinan, direkomendasikan memanfaatkan koridor jalan karet untuk industri garmen dengan pengalaman ruang publik dan rekreasi. Hal ini karena kawasan tersebut lama dikenal sebagai sentral untuk pelestarian budaya dan sejarah peranakan dengan fasilitas modern. 

“Desain ini mendorong peningkatan integrasi transportasi umum, termasuk rute Suroboyo Bus dan Feeder Wira Wiri, guna memastikan aksesibilitas yang lebih baik dan inklusif bagi seluruh warga,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Pembangunan British Embassy Jakarta, Amanda McLoughlin mengungkapkan Pemerintah Inggris berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam upaya menciptakan kota yang lebih ramah lingkungan. 

Ia berharap desain ini dapat menjadi penggerak bagi pembangunan kota berkelanjutan yang lebih inklusif, serta menghadirkan ruang interaksi dan kreativitas, bagi semua elemen masyarakat di Kota Surabaya. 

"Kerja sama ini juga merefleksikan 75 tahun hubungan diplomatik yang erat antara Inggris dan Indonesia, khususnya dalam pembangunan berkelanjutan dan transisi rendah karbon," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Operasi Rokok Ilegal Terus Dilakukan, Kesadaran Masyarakat Lumajang Makin Tinggi

Baca Selanjutnya

Polri Buka Seleksi Bakomsus, Lulusan SMK Bisa Mendaftar

Tags:

Pemkot Surabaya Kawasan Kota Lama pengembangan Berkelanjutan inklusif Bangunan Bersejarah budaya

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar