Pasar Tradisional Surabaya Disulap Jadi Modern, Pemkot Genjot Revitalisasi Demi Ekonomi Rakyat

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rahmat Rifadin

26 Sep 2025 17:40

Thumbnail Pasar Tradisional Surabaya Disulap Jadi Modern, Pemkot Genjot Revitalisasi Demi Ekonomi Rakyat
Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan komitmennya menjaga pasar tradisional sebagai jantung ekonomi rakyat.

Tidak hanya sebagai pusat jual-beli, pasar diyakini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus wajah pembangunan Kota Pahlawan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma menegaskan bahwa pasar tradisional tidak sekadar soal pendapatan asli daerah (PAD), tetapi lebih jauh untuk menggerakkan ekonomi masyarakat kecil.

“Ekonomi UMKM mikro itu penting karena mereka adalah fondasi kita untuk bagaimana Kota Surabaya ini bertumbuh ekonominya,” kata Vykka, Jumat 26 September 2025.

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi Surabaya pada triwulan II 2025 sudah menembus 5,24 persen, melampaui rata-rata provinsi dan nasional. Namun, penguatan ekonomi ke depan tetap diarahkan melalui revitalisasi pasar tradisional sekaligus sektor wisata.

Vykka mengungkapkan bahwa hingga kini ada 13 pasar tradisional yang direvitalisasi.

Tahun depan, proses ini akan berlanjut secara bertahap, termasuk pembangunan ulang Pasar Keputran Selatan.

"Sampai sekarang ada 13 revitalisasi pasar, dan tahun depan bertahap kami lakukan revitalisasi. Pasar Keputran Selatan akan dibangun baru dan khusus untuk ayam supaya secara perekonomian bisa berputar di situ,” ujarnya.

Baca Juga:
Tok! Eri Cahyadi Umumkan ASN Pemkot Surabaya WFH Setiap Jumat

Ke depan, sejumlah pasar strategis lain seperti Pasar Blauran dan Pasar Tunjungan juga masuk prioritas.

Apalagi PD Pasar Surya akan berubah status menjadi Perseroda, sehingga bisa menjalin kerja sama lebih fleksibel dengan investor untuk mempercepat pembenahan 64 Pasar Aktif, Hanya 15 yang Kondisinya Prima.

Direktur Utama PD Pasar Surya Surabaya, Agus Priyo, mengungkapkan pihaknya saat ini mengelola 64 pasar dengan sekitar 12 ribu pedagang. Namun, dari jumlah itu hanya 10-15 pasar yang benar-benar dalam kondisi baik. Sisanya masih perlu perhatian serius, terutama dari sisi kenyamanan pembeli.

“Pasar-pasar yang besar seperti Pasar Tambahrejo, Pasar Kapasan, Pasar Genteng, Pasar Wonokromo, itu perputaran ekonominya sudah sangat bagus. Yang perlu kami atensi adalah yang sedang-sedang saja, yang harus ditingkatkan lagi,” ujar Agus.

Agus juga menekankan pentingnya menjadikan pasar lebih nyaman di tengah gempuran ritel modern. “Termasuk prasarana dan sarana itu harus betul-betul ditingkatkan,” imbuhnya.

PD Pasar Surya juga menjaga keunikan tematik pasar agar tidak sekadar menjadi ruang transaksi, melainkan ikon kota.

Misalnya, Pasar Bunga Kayoon yang sudah menjadi jujukan wisatawan asing, Pasar Blauran dengan kuliner khas kare dan bubur Madura, Pasar Pabean dengan ikan segarnya, hingga Pasar Genteng yang dikenal sebagai pusat elektronik.

“Pasar Kayoon itu sudah kita kenal dari dulu, sekarang juga menjadi jujukan wisatawan asing. Ada juga Pasar Blauran terkenal dengan kare, bubur Madura, dan jajan pasar. Kemudian Pasar Kembang dengan kue basah, Pasar Pabean dengan ikan segar, Pasar Genteng dengan elektronik, hingga Pasar Dupak Rukun dengan besi tua,” papar Agus.

Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Jadi Ikon Awal

“Pasar yang benar-benar disulap pertama adalah Keputran Selatan karena betul-betul direvitalisasi nanti menjadi bangunan baru. Kemudian di Pasar Kembang, kalau sudah jalan nanti akan bersih sekali,” tegas Agus.

Ia memastikan, upaya ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan pelayanan, sarana, dan prasarana agar pedagang serta pembeli merasa lebih betah.

“Harapannya pasar lebih baik, pelayanan lebih bagus, sarana dan prasarana meningkat. Kami akan terus meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung untuk menggerakkan ekonomi,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Asosiasi PPG Prajabatan Trenggalek Datangi Kantor Dewan, Komisi IV Siap Kawal hingga Pusat

Baca Selanjutnya

Rp200 Miliar Dana Riset  ITS Pacu Inovasi dan Kolaborasi Global

Tags:

Pasar Tradisional pasar tradisional Surabaya pasar surabaya revitalisasi pasar surabaya Pemkot Surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar