Mensos Temukan Keluarga PKH Tak Dapat Bantuan, DPRD Surabaya Pertanyakan Data Dinsos

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

19 Nov 2024 13:52

Thumbnail Mensos Temukan Keluarga PKH Tak Dapat Bantuan, DPRD Surabaya Pertanyakan Data Dinsos
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati menanggapi adanya satu keluarga di Surabaya yang merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), namun tidak mendapatkan bantuan lagi.

Penerima PKH ditentukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.

Keluarga miskin yang terdaftar di DTKS yaitu Ibu hamil/nifas, anak usia 0-6 tahun, anak SD, SMP, atau SMA (usia sekolah), lansia di atas 70 tahun dan penyandang disabilitas berat.

Ajeng meminta dinas sosial (dinsos) agar melakukan updating data, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Jangan sampai terulang lagi permasalahan di tahun sebelumnya pada saat Covid data-data lama yang masih digunakan. Kemudian kalau memang orang tersebut sudah pernah menerima PKH, kemudian orang tersebut bahkan inklusi ya ini bagaimana kok bisa terpotong," jelas Ajeng, Selasa 19 November 2024.

Ajeng menekankan pihak dinsos harus melakukan komunikasi kembali untuk memvalidasi data penerima PKH khususnya di Kota Surabaya.

"Kalau memang tidak sesuai, harusnya ada komunikasi lagi. Karena pada dasarnya PKH ini baru bisa tidak menerima selain tidak diberikan oleh pusat ada juga mereka yang mengundurkan diri," tambahnya.

Politisi Gerindra ini juga meminta kepada para pendamping PKH untuk memastikan bantuan yang diterima benar-benar dimanfaatkan oleh penerima yang berhak.

"Jangan sampai bantuan itu dibelikan rokok ataupun main judi online. Jadi pendamping PKH ini juga harus aktif mengingatkan penerimanya itu digunakan untuk apa saja bantuannya," tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi satu keluarga di Surabaya yang memiliki empat anak penyandang disabilitas tetapi tidak mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sebelumnya, keluarga tersebut sempat menerima bantuan PKH, namun kemudian terputus. Penyebabnya, data keluarga tersebut dinyatakan tidak layak dengan alasan tidak ada komponen PKH dalam keluarganya.

Padahal, menurut Gus Ipul, salah satu komponen PKH adalah penyandang disabilitas sehingga keluarga tersebut secara aturan berhak menerima bantuan.(*)

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi
Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

Kedutaan Besar Pakistan Buka Lowongan Kerja, Berikut Cara Lamarnya

Baca Selanjutnya

Bahas Persiapan Pilkada 2024 di Sumut, Pjs Bupati Asahan Ikuti RDP Komisi II DPR RI

Tags:

DPRD Surabaya anggota dprd PKH Mensos data PKH Ajeng Wira Wati surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H