Konten Bos Mafia Gedang Dinilai Tak Ada Kesengajaan Lecehkan Wartawan

Jurnalis: Marno
Editor: M. Rifat

18 Mei 2023 06:37

Thumbnail Konten Bos Mafia Gedang Dinilai Tak Ada Kesengajaan Lecehkan Wartawan
Dari kiri: Pakar Komunikasi Unair Suko Widodo, Royhan Ni’amillah dan Ketua Harian KKD Jawa Timur Arief Rahman di Kantor Kominfo Jatim, Rabu (17/5/2023). (Foto: infopublik.id)

KETIK, SURABAYA – Konten Bos Mafia Gedang, Royhan Ni’amillah yang diunggah akun TikTok @masroyganteng yang dituduh melecehkan wartawan dinilai tak ada unsur kesengajaan.

Hal ini disampaikan Ketua Harian Komite Komunikasi Digital (KKD) Jawa Timur Arief Rahman usai mendengarkan klarifikasi dari Roy sapaan Bos Mafia Gedang itu di Kantor Kominfo Jatim, Jl Ahmad Yani 242-244, Surabaya, Rabu (17/5).

Kehadiran Roy di tempat tersebut memang atas panggilan KKD Jatim untuk klarifikasi terkait konten Tiktok yang viral diunggah Kamis (11/5/2023) lalu.

Sekilas dalam konten itu, Roy tidak senang dibuntuti wartawan hingga mengumpat "Wartawan janc*k". Roy pun memberikan uang Rp 100 ribu, biar si wartawan tadi tak mengikutinya.

Baca Juga:
Tak Disangka! Guru Besar hingga Sarjana Muda Ramaikan Bursa Dewan Pendidikan Surabaya, Siapa Tersingkir?

Menurut Arief Rahman, pemanggilan Roy itu untuk meluruskan masalah terkait polemik komunikasi dalam konten digital yang memang domain KKD.

"Kami akan mengkaji isi konten yang dipermasalahkan tersebut. Kami akan segera mengeluarkan rekomendasi. Namun, dari penjelasan tadi kami menangkap tidak ada unsur kesengajaan dari Roy untuk menghina profesi,” kata Arief yang juga yang juga Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur itu.

Nantinya, Tim Pertimbangan KKD Jatim yang terdiri dari unsur Kepolisian, Kejaksaan, TNI, pakar akademik media dan organisasi profesi wartawan akan mengkaji isi konten Mafia Gedang, yang dipermasalahkan oleh Ketua Forum Komunikasi Uji Kompetensi Wartawan (FK-UKW), Edi Tarigan.

Roy sempat dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim, Jumat (12/5/2023). Lantaran, dia diduga meleceh profesi wartawan lewat kontennya di akun Tiktok @masroyganteng. Tindakan ini oleh Edi Tarigan dinilai melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Baca Juga:
DICARI! Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen Dewan Pendidikan, Simak Cara dan Persyaratannya Di Sini

Menurut Arief, permasalahan video viral yang diunggah oleh Roy bisa menjadi pelajaran bagi para konten kreator agar lebih berhati-hati dalam membuat konten.

Selain itu, hal yang tak kalah penting, yakni masyarakat bisa bersikap bijak dalam menonton tayangan atau informasi dalam konten digital tersebut.

"Saya kira permasalahan ini harus disikapi secara bijak. Perlu jernih menyikapi dan juga harus siap dikritik. Namun juga pihak konten kreator harus membuat konten yang tidak menyinggung, konten yang sehat apalagi ini jelang pemilu 2024,” ujarnya.

Sementara Pakar Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo menjelaskan, seharusnya permasalahan ini selesai setelah Roy membuat permintaan maaf lewat akun Tiktoknya beberapa waktu lalu. Sebab, isi konten Roy yang dipermasalahkan, jauh dari unsur penghinaan seperti yang dituduhkan.

Suko menegaskan, kasus tersebut sebaiknya dijadikan pelajaran bagi Roy dan kawan-kawan untuk lebih berhati-hati. Namun, ia meminta semangatnya jadi konten kreator tak padam, terlebih lagi untuk mengkritik fenomena sosial.

“Ya ini pelajaran untuk kita semua. Hadirnya KKD ini memang berfungsi untuk permasalahan seperti ini agar bisa diselesaikan dengan Restorative Justice. karena UU ITE itu kan pidana,” tegasnya.

Ketua PWI Jatim Mahmud Suharmono mengakui jika ada oknum wartawan nakal yang tidak taat dengan kode etik. Namun, akan jadi masalah jika konten video Roy Mafia Gedang yang viral membuat perspektif buruk jika semua wartawan adalah oknum.

“Mengkritik tidak apa-apa, wartawan juga harus bisa terima kritik. Saya kira di semua profesi pasti ada oknum nakal. Masalahnya jika digeneralisir semua wartawan adalah oknum ya salah. Juga saya berpesan jangan kebablasan jika mengkritik. Bebas bukan berarti tanpa batasan,” pesannya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemprov Jatim Raih Predikat Patuh dari KASN

Baca Selanjutnya

Deltras FC Bidik Pemain Jebolan Timnas SEA Games Kamboja

Tags:

Bos Mafia Gedang lecehkan wartawan KKD Jatim Suko Widodo

Berita lainnya oleh Marno

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

9 April 2026 18:20

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

6 April 2026 10:15

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik  Festival Film di Prancis

1 April 2026 18:40

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik Festival Film di Prancis

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

31 Maret 2026 15:29

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

17 Maret 2026 20:36

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

16 Maret 2026 21:05

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar