Khofifah Sabet Double Winner di Naker Award 2025: Jatim Raih Pembina Produktivitas Terbaik!

Jurnalis: Martudji
Editor: Fisca Tanjung

9 Des 2025 12:00

Thumbnail Khofifah Sabet Double Winner di Naker Award 2025: Jatim Raih Pembina Produktivitas Terbaik!
Gubernur Jatim Khofifah menerima Naker Award 2025, Penghargaan Pembina Produktivitas dan Terbaik Pertama Provinsi Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Terbaik (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, dua penghargaan sekaligus diraihnya dalam ajang Naker Award 2025: Penghargaan Pembina Produktivitas dan Penghargaan Terbaik Pertama Provinsi dengan Kinerja Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Terbaik.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Sigit Priyanto, yang mewakili Gubernur pada puncak acara Naker Award 2025 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin, 8 Desember 2025.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa capaian ini menjadi dorongan baru bagi Jawa Timur untuk terus bergerak sebagai motor ekonomi nasional dengan industri yang semakin produktif dan berdaya saing global.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

"Alhamdulillah penghargaan di bidang ketenagakerjaan kembali diraih Jawa Timur. Insyaallah Jatim konsisten menciptakan iklim usaha kondusif, aman dan produktif. Sekaligus ini akan menjadi motivasi bagi semua pihak untuk lebih produktif dan berdaya saing," ujarnya.

Penghargaan Pembina Produktivitas ini menjadi yang ketiga kalinya diraih Gubernur Khofifah. Pencapaian tersebut kembali menegaskan konsistensinya dalam membangun iklim usaha yang kondusif, aman, dan produktif bagi perkembangan dunia industri.

Baca Juga:
Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

"Meningkatkan produktivitas tentu harus didukung dengan ekosistem yang kondusif yang bisa dilakukan dengan bersama-sama menjaga Jawa Timur tetap aman, dan nyaman bagi semua," terangnya.

Keberhasilan Jatim juga terlihat dari lima perusahaan yang berhasil meraih Penghargaan Produktivitas Paramakarya 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 414 Tahun 2025.

Kelima perusahaan itu meliputi PT Amerta Indah Otsuka (Kab. Pasuruan), PT Dok Pantai Lamongan (Kab. Lamongan), PT POMI – Paiton Operation & Maintenance Indonesia (Kab. Probolinggo), PT Yamaha Electronics Manufacturing Indonesia – YEMI (Kab. Pasuruan), dan PT Yamaha Musical Products Indonesia – YMPI (Kab. Pasuruan).

"Alhamdulillah lima perusahaan di Jatim juga mendapatkan penghargaan Paramakarya tahun 2025, yang lain semoga segera menyusul," katanya.

Sementara itu, Penghargaan Terbaik Pertama Provinsi dengan Kinerja Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Terbaik diraih Jawa Timur karena mampu memenuhi berbagai indikator penilaian nasional.

Mulai dari penyusunan Rencana Kerja Unit (RKU) pengawasan ketenagakerjaan, Indeks Pengawasan Ketenagakerjaan Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP), pemenuhan kebutuhan jabatan fungsional, hingga peningkatan dan pengembangan kompetensi bagi Pengawas Ketenagakerjaan dan Penguji K3.

Jawa Timur juga memenuhi indikator evaluasi kinerja 360° bagi pejabat fungsional, persentase tindak lanjut atas kasus dugaan pelanggaran norma ketenagakerjaan yang dikirimkan pemerintah pusat, serta pembinaan K3 terbaik. Bahkan, Gubernur Jawa Timur telah menerima penghargaan sebagai pembina K3 terbaik selama lebih dari lima tahun berturut-turut.

Indikator lain yang turut dipenuhi Jawa Timur adalah dukungan penuh Gubernur Jawa Timur dalam pelaksanaan program P2 HIV AIDS di tempat kerja, hingga berhasil meraih predikat Pembina P2HIV-AIDS terbaik. Selain itu, Jatim juga dinilai tepat waktu dalam pelaporan data hasil pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaan oleh dinas terkait di tingkat provinsi.

Melalui penghargaan ini, Gubernur Khofifah mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan produktivitas kinerja melalui implementasi filosofi Jatim BISA—Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif. Ia menegaskan bahwa filosofi tersebut dapat diterapkan oleh siapa pun, tidak hanya di lingkungan birokrasi.

"Saya rasa filosofi Jatim BISA ini akan mendorong semua pihak termasuk dunia industri dan tenaga kerja siap menghadapi tantangan dan dinamika global," katanya.

Khofifah menjelaskan, Berdaya berarti memiliki kekuatan, kemandirian, dan kepercayaan diri dalam memaksimalkan potensi. Inklusif artinya dapat dinikmati semua kalangan tanpa ada yang tertinggal (no one left behind).

Selanjutnya, sinergis menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Sementara adaptif menjadi kunci untuk terus belajar, berinovasi, dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri.

"Masa depan membutuhkan lompatan yang lebih progresif. Untuk itu, perlu diterapkan filosofi kerja khas pembangunan Jawa Timur,” tegasnya.

Penghargaan yang diterima Gubernur Khofifah sekaligus menjadi penegas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat perlindungan ketenagakerjaan, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta mendorong produktivitas perusahaan. 

"Harus menjadi motivasi bagi semua yang berkaitan dengan dunia industri dan ketenagakerjaan untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi Jawa Timur dalam bidang ini," tuturnya.

Penghargaan ini juga diberikan sebagai apresiasi atas dukungan kuat dan pembinaan yang berkelanjutan yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada perusahaan-perusahaan di wilayahnya, yang terbukti mampu meningkatkan tingkat produktivitas dan kualitas kerja.

"Pemprov Jatim akan terus melanjutkan program-program pembinaan yang fokus pada peningkatan efisiensi, inovasi, dan kualitas sumber daya manusia, untuk memastikan Jawa Timur tetap menjadi motor penggerak ekonomi nasional dengan industri yang produktif dan berdaya saing global," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

MEMBANGGAKAN! MIsi Dagang Jatim-Kepri Hasilkan Rp4,45 Triliun, Berikut Nilai Rinciannya

Baca Selanjutnya

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Kediri Salurkan BLT DBHCHT ke Ribuan Buruh Pabrik Rokok

Tags:

Naker Award 2025 Gubernur Jatim Penghargaan Pembina PrKinerja Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Terbaik Khofifah Indar Parawansa

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar