Karantina Jatim Pastikan Hewan Kurban dari Bali dan NTT Sehat

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

13 Mei 2025 17:24

Thumbnail Karantina Jatim Pastikan Hewan Kurban dari Bali dan NTT Sehat
Hewan Kurban yang diperiksa oleh Karantina Jawa Timur. (Foto: Karantina Jatim)

KETIK, SURABAYA – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H,  Karantina Jawa Timur meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban, khususnya yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh hewan yang masuk ke wilayah Jawa Timur dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit hewan menular.

Setiap tahun, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi tujuan utama distribusi hewan kurban dari daerah-daerah penghasil ternak seperti NTT dan Bali.

Untuk menjamin kelayakan hewan-hewan tersebut, petugas karantina melakukan pemeriksaan ketat di sejumlah titik masuk, termasuk pelabuhan dan pos pemeriksaan antarprovinsi.

Karantina Jawa Timur Satuan Pelayanan Ketapang meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan lalulintas hewan kurban yang masuk dari Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat dan Madura melalui Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Pelabuhan Tanjungwangi, Pelabuhan Jangkar dan Pelabuhan Kalbut.

Berdasarkan data sistem Best Trust Satpel Ketapang sejak bulan April hingga awal Mei telah tercatat 1.211 frekuensi pemasukan dengan jumlah hewan kurban sebanyak 28.429 ekor atau setara 511,7 milyar rupiah. Jumlah tersebut akan terus meningkat jelang lebaran Iduladha.

Kepala Karantina Jawa Timur Hari Yuwono Ady menegaskan bahwa hewan kurban yang masuk harus telah dilengkapi sertifikat karantina dari daerah asal dan memenuhi persyaratan teknis seperti telah dilakukan vaksinasi PMK, telah diuji laboratorium, dan telah melalui masa karantina di daerah asal.

"Guna memastikan dan menjamin kesehatan hewan kurban yang masuk, pejabat karantina Satpel Ketapang melakukan pemeriksaan administrasi dan kesesuaian dokumen serta pemeriksaan kesehatan," jelasnya melalui keterangan tertulis pada Selasa 13 Mei 2025.

"Karantina juga melakukan pemeriksaan barcode eartag vaksinasi PMK, kelayakan alat angkut dan desinfeksi hewan serta alat angkut," tambah Hari.

Hari juga menjelaskan bahwa pembayaran PNBP jasa karantina dilakukan secara nontunai sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No 27 tahun 2024, tidak ada pembayaran diluar ketentuan.

Diungkapkan oleh Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean, mengatakan bahwa karantina siap mendukung kelancaran lalulintas hewan kurban di seluruh Indonesia.

Karantina Jawa Timur merupakan pintu masuk lalulintas hewan kurban dari wilayah Indonesia Timur dan Pulau Madura ke Pulau Jawa dan Pulau lainnya. Ini merupakan agenda tahunan.

Peran karantina sangat penting sebagai barier penyebaran penyakit hewan serta memastikan setiap hewan kurban sehat dan aman sampai di tangan konsumen.

"PMK masih menjadi ancaman terhadap ternak sapi kita, Karantina berharap masyarakat dan seluruh stakeholder di Pelabuhan ikut berperan aktif melakukan pengawasan lalulintas hewan kurban dan melaporkan ke pejabat karantina. Tak lupa Kami beri apresiasi kepada mitra karantina yang telah bersedia melapor ke karantina" pungkas Sahat. (*)

Baca Juga:
Barantin Musnahkan 4,4 Ton Benih Jagung Terinfeksi Bakteri Berbahaya Asal Thailand
Baca Juga:
Libur Iduladha, Jasamarga Surabaya-Mojokerto Catat 35.184 Kendaraan Gunakan Jalan Tol
Baca Sebelumnya

Respons Kodam V Brawijaya Terkait Rencana Panglima TNI Siagakan Personel di Kejaksaan

Baca Selanjutnya

Libur Panjang, 39.442 Penumpang Padati Terminal Purabaya

Tags:

#IdulAdha hewan qurban Karantina Jawa Timur Kepala Karantina Jawa Timur Hari Yuwono gili ketapang

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar