Heroik! Iptu Guntur Bantu Korban Laka Lantas Gunakan Baju Dinasnya

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

21 Nov 2023 02:30

Thumbnail Heroik! Iptu Guntur Bantu Korban Laka Lantas Gunakan Baju Dinasnya
Aksi Iptu Guntur selamatkan korban kecelakaan di depan Mapolda Jatim, Senin (20/11/2023). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Aksi heroik dilakukan Iptu Guntur, Komandan Kapal Patroli Cepat Kalimas X-2006 Ditpolairud Polda Jatim. Dia melakukan aksi cepat dalam menolong korban kecelakaan di Jalan Ahmad Yani depan Mapolda Jatim.

Nunung Widayati (65) Warga Banjar Sugihan Surabaya merupakan korban kecelakaan itu mengalami luka di pelipis mata kanannya.

Luka yang dialami korban dikarenakan kepalanya membentur aspal dan helmnya terpental usai menabrak sisi belakang motor yang dikendarai pemotor lain, Akhdan Sayudha Aksmana (18).
Iptu Guntur mengaku hatinya tergerak ketika melihat seorang wanita tergeletak penuh darah di tengah jalan. Terlebih, Nunung masih sadarkan diri.

"Saya tidak tega melihat korban (Nunung) tergeletak, penuh darah, tidak ada yang membantu," ujarnya, Senin (20/11/2023).

Baca Juga:
Lansia Pacitan Ditemukan Tewas di Rumah Sendiri, Awalnya Warga Endus Bau Menyengat

Guntur mengaku saat kejadian dirinya sedang perjalanan hendak berdinas ke Mako Ditpolairud Polda Jatim di Tanjung Perak Surabaya. Namun, ia melihat seorang wanita tergeletak penuh darah di depannya. Sontak, ia berhenti dan menghampiri.

Ia mengira, Nunung sudah meninggal. Lantas, ia mencari dedaunan, loran, atau benda apapun yang dapat digunakan untuk menutupi jasad. Namun, ia tak menemukannya. Lalu, ia memutuskan untuk melepas seragam dan menutupkan pada tubuh Nunung.

Ketika ditutupkan pada tubuh Nunung, Guntur malah kaget. Sebab, korban yang ia kira sudah meninggal akibat laka lantas ternyata sadarkan diri.

"Saya kira (Nunung) sudah almarhum, saya salah tangkap, ya saya kasih selimut lah supaya tidak kepanasan. Tapi pas saya tanya ternyata masih hidup ya bersyukur saya, katanya masih sehat," ujar polisi dengan 2 balok di pundaknya itu.

Baca Juga:
Mobil yang Naik ke Pembatas Jalan di Ngagel Surabaya Dievakuasi Tim Call 112

Guntur lantas mencoba untuk membantu proses evakuasi ke ambulan. Namun, ambulan yang dinanti-nanti tak kunjung tiba.

Dengan ilmu dasar dan tugas harian sebagai SAR di polisi air, ia menyatakan memang tak bisa asal-asalan mengevakuasi korban laka lantas. Sebab, bila salah penanganan, akan berakibat fatal

"Penanganannya bukan lama, apalagi dia kan sadar, setelah saya tanya ternyata memang masih sadar, kalau kita salah salah prosedur untuk angkat maka malah pernapasan dan tulang yang patah maka akan semakin parah. Tapi, karena saya tahu teori dan tahu posisi itu, ya saya angkat, tadi kan lihat sendiri to," tuturnya.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, mereka melaju bersamaan dari arah selatan ke utara tepat di Jalan Ahmad Yani, di depan Polda Jatim. Namun motor yang dikendarai Akhdan tiba-tiba berbelok arah yang membuat Nunung tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dan menabrak bagian belakang motor Akhdan.

Saat itu juga Nunung langsung terjatuh dengan kepala membentur jalan. Korban yang terjatuh itu langsung tergeletak serta mengeluarkan darah dari kepala yang membuat korban dikira meninggal.

Namun saat ditolong Iptu Guntur, korban tersadar sehingga langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya. (*)

Baca Sebelumnya

Terbukti Melakukan Percobaan Pembunuhan dengan Pasangan Gelapnya, Pelakor Dituntut 12 Tahun Penjara

Baca Selanjutnya

Menarik! Ini Ritual-Ritual Unik Public Figur Internasional dalam Merawat Penampilan

Tags:

kecelakaan Mapolda Jatim Iptu Guntur Polisi Aksi Polisi Pahlawan

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar