Gus Ipul: Keberhasilan Program Kemensos Ada di Pundak Pendamping PKH

Jurnalis: Martudji
Editor: Fiqih Arfani

6 Mei 2025 19:34

Thumbnail Gus Ipul: Keberhasilan Program Kemensos Ada di Pundak Pendamping PKH
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (kanan) didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) di sela kunjungan kerjanya di Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan keberhasilan program Kementerian Sosial (Kemensos) berada di pundak para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Profesi pendamping tidak hanya dijadikan sebagai sampingan. Tapi harapan versana, pendamping bisa membawa 10 graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap tahunnya,” ujarnya sebagaimana dalam siaran pers diterima, Selasa, 6 Mei 2025.

Ia meminta para pendamping menjaga integritas dan kepercayaan publik dan mewanti-wanti agar tak terlibat manipulasi ataupun pungutan liar.

"Jadilah panutan karena wajah negara di mata rakyat miskin adalah pendamping. Para pendamping memastikan validitas data lewat pengecekan di lapangan yang objektif dan akurat," katanya.

Baca Juga:
Batal di Buring! Sekolah Rakyat Kota Malang Dipindah ke Arjowinangun, Lahan Hijau Jadi Penyebabnya

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut juga mengingatkan pendamping PKH merupakan ujung tombak perubahan sosial, bukan sekadar penyalur bantuan.

Karena itulah, lanjut dia, PKH harus mampu mendorong kemandirian KPM agar mentas dari kemiskinan sebagaimana program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

Mantan Wali Kota Pasuruan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menargetkan kemiskinan ekstrem turun menjadi nol persen pada 2026, dan angka kemiskinan secara umum ditekan hingga di bawah 5 persen pada 2029. 

"Semua bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok," katanya.

Baca Juga:
PT Waskita Kebut Sekolah Rakyat di Tuban, Target Rampung Juni 2026

Gus Ipul mengakui bahwa tugas pendamping PKH cukup berat karena harus menembus medan terjal, menghadapi dinamika masyarakat beragam, serta berhadapan dengan sistem yang belum sempurna. 

Namun, ia yakin semua itu bisa diatasi dengan berbekal kesungguhan dan profesionalitas serta tujuan mulia untuk membuat KPM mandiri.

"Yang kita cari bukan data statistik, tapi ibu-ibu yang penuh harap untuk bisa tersenyum di kemudian hari," katanya.

Sebagai langkah awal menuju kemandirian, Gus Ipul meminta para pendamping PKH terus menyosialisasikan bahwa bantuan sosial (bansos) hanya bersifat sementara sehingga harus bekerja keras agar secepatnya graduasi dan mandiri. 

"Mulai kita sama-sama dorong ke proses pemberdayaan. Bansos bukan selamanya, bansos maksimal diberikan 5 tahun saja bagi KPM aktif, kecuali bagi penyandang disabilitas berat dan lansia tidak produktif. Mari seluruh pendamping dalam bekerja gunakan proses bisnis untuk mengukurnya, kita fokus pada target berdasarkan data di perlindungan dan jaminan sosial," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Siswa MAN Kota Malang Peraih BIM Presentasikan Rencana Penulisan Buku

Baca Selanjutnya

Menbud RI Nobatkan Pangeran Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari Jadi Sultan Banjar Kalimantan

Tags:

Sekolah Rakyat Saifullah Yusuf Pendamping PKH program kemensos Gus Ipul Mensos

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar