Gubernur Khofifah Ajak Praja IPDN Jadi Game Changer dan Pemimpin Humanis

Jurnalis: Martudji
Editor: Mustopa

22 Des 2025 20:56

Thumbnail Gubernur Khofifah Ajak Praja IPDN Jadi Game Changer dan Pemimpin Humanis
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Stadium General Penguatan Nilai Kepamongprajaan (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Stadium General Penguatan Nilai Kepamongprajaan bertema “Mendukung Efektivitas Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintah Daerah” yang digelar di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu 21 Desember 2025.

Sebagai Alumni Kehormatan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Gubernur Khofifah turut melaksanakan prosesi penerimaan Korps Praja Angkatan XXXVI dengan menyematkan dek atau tanda pangkat kepada dua perwakilan Praja Pratama, dilanjutkan prosesi penyiraman air bunga.

"Hari ini kita bersama calon pemimpin bangsa saat Indonesia emas di 2045. Selamat dan sukses untuk para Praja Pratama, Praja Muda, Praja Madya, dan Praja Utama. Semuanya yang luar biasa. Selamat mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Khofifah.

"Kalau suatu saat saudara sudah sukses. Apakah menjadi menteri, gubernur, bupati/walikota atau pejabat apapun, ingatlah bahwa saudara berangkat dari Bumi Mojapahit. Yakni bumi yang mengajarkan persaudaraan, persatuan, dan membangun Nusantara lahir batin," lanjutnya.

Baca Juga:
Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kehadiran Praja IPDN merupakan bagian penting dari misi pembangunan nasional dalam meningkatkan martabat kemanusiaan melalui pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, para Praja diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia unggul dan kebanggaan Indonesia.

"Yang kita siapkan ini adalah SDM untuk memberikan penguatan pembangunan. Bukan hanya di Jawa Timur, tapi penguatan pembangunan Indonesia. Ini menjadi penting untuk seluruh Praja yang hadir. Bahwa saudara disiapkan untuk membangun Indonesia. Saudara mungkin berangkat dari Jawa Timur, tapi yang dibangun adalah Indonesia," ucapnya.

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya kreativitas, daya saing, dan inovasi integratif dalam membentuk SDM berkualitas. Ia mengingatkan para Praja agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung.

"Bahwa hidup adalah perubahan. Yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Oleh karena itu, Praja harus adaptif dan responsif. Karena dinamika dunia terus berkembang baik lokal, regional, nasional, maupun global. Kita harus adaptif terhadap segala hal, termasuk terhadap tantangan seperti global warming ataupun climate change," tegasnya.

Baca Juga:
Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Dalam rangka menyiapkan SDM kepemimpinan masa depan, Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Timur telah memiliki enam sekolah SMA Taruna berasrama.

Masing-masing yakni SMAN Taruna Nala Malang, SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi, SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri, SMAN 1 Taruna Madani Pasuruan, serta SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur di Bojonegoro yang bermitra langsung dengan IPDN. 

"Artinya, kami serius menyiapkan pemimpin bangsa untuk menyambut Indonesia Emas 2045 dengan menyiapkan generasi-generasi emas. Praja adalah generasi emas. Mudah-mudahan mencapai prestasi setinggi-tingginya pada saat Indonesia Emas 2045," tuturnya.

Khofifah menekankan sejumlah isu strategis yang perlu dikuasai Praja IPDN, antara lain era digital, media dan opini publik, efisiensi anggaran, serta penyesuaian transfer ke daerah (TKD). 

Dijelaskan, tantangan tersebut harus dihadapi dengan perubahan pola pikir, mulai dari redefinisi keberhasilan, reorientasi perencanaan dan anggaran, penguatan literasi nilai ASN, pembangunan insentif berbasis dampak, literative development, hingga kepemimpinan yang mampu menjadi penggerak perubahan.

"Jadilah game changer. Game changer itu akan lahir dan hadir sebagai sosok pemungkin. Karena pada dasarnya, kita ini ada pada posisi possible. Kita harus melihat possibility di dalam banyak faktor yang memungkinkan bisa mendongkrak kinerja, produktivitas, dan signifikansi dari yang kita hasilkan," ujarnya.

IPDN merupakan kawah candradimuka bagi calon pemimpin bangsa. Nilai Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madya Mangun Karso dan Tut Wuri Handayani harus diwujudkan sesuai situasi dan kondisi tertentu dalam kepemimpinan.

"Bagaimana Praja harus memiliki kemampuan mengasuh, kemampuan membimbing, dan kemampuan melayani. Benar-benar tahu kapan harus ada di muka atau di belakang. Di lingkungan kita, bisa dikatakan ini smart team. Maka, jadilah pemimpin humanis yang selalu hadir dan berpihak kepada masyarakat," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

3.473 PPPK dan 35 PPPK Tahap II Lebak Dilantik, Ini Kata Plt Kepala BKPSDM

Baca Selanjutnya

Sidang Kecelakaan Maut Irmayana, Uang Perdamaian Rp26 Juta Terungkap di PN Palembang

Tags:

Gubernur Jawa Timur Penguatan Nilai Kepamongprajaan PRAJA IPDN

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar