Gempa di Gresik Terjadi Akibat Pergeseran Lempeng

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Mustopa

9 Okt 2024 17:33

Thumbnail Gempa di Gresik Terjadi Akibat Pergeseran Lempeng
Ilustrasi gempa (Grafis: Rihad Humala/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Sebagian warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa, 8 Oktober 2024 sekitar pukul 17.23 WIB dikejutkan guncangan gempa bumi yang berkekuatan 2,5 skala Richter.

Berdasarkan catatan stasiun Geologi Nganjuk gempa ini tidak berpotensi datangnya tsunami, karena berkekuatan kecil. 

Menurut BMKG, gempa kecil tersebut akibat adanya pergeseran lempeng atau sesar yang bergerak. Karena itulah, gempa kecil tersebut hanya dirasakan oleh sebagian warga Kabupaten Gresik. 

Gempa di Gresik tersebut terjadi di kedalaman 17 kilometer RS. Sedangkan titik gempa di koordinat 7.20 lintang selatan , 117.58 bujur timur.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Sementara kedalaman gempa berada 10 kilometer barat daya. Diprediksi gempa tersebut juga berpotensi gempa susulan, namun kekuatannya sangat kecil. 

Analisis Geologi Nganjuk, Ismail menjelaskan bahwa gempa di Gresik bukan pengaruh dari megathrust. Gempa di Kota Pudak tergolong gempa tektonik, bukan gempa vulkanik karena daerah Gresik jauh dari gunung berapi.

“Gempa kecil itu akibat terjadinya pergeseran lempeng/sesar,” kata Ismail ketika dihubungi Ketik.co.id pada Rabu, 9 Oktober 2024

Megathrust biasanya memicu gempa besar di zona subduksi yang di Gresik belum tercatat. Di Kabupaten Gresik yang bertetangga dengan kota Surabaya diprediksi aman dari gempa besar tersebut.

Baca Juga:
Wagub Emil Hadiri Groundbreaking PT Geabh, Investasi Rp5,4 Triliun Dorong Hilirisasi Industri Kimia Jatim

Namun demikian masyarakat diharapkan tenang serta waspada kemungkinan terdampak dari gempa besar tersebut. 

Di Provinsi Jawa Timur terdapat 7 sesar aktif dan 6 segmen sesar. Rinciannya ada sesar Kendeng, sesar Cepu, sesar Blumbung sesar Waru (Sidoarjo), sesar Surabaya, sesar Pasuruan dan sesar Probolinggo. 

Tujuh sesar aktif di atas akan menimbulkan gempa kecil. Gempa tersebut terjadi sewaktu-waktu dan berdampak kerusakan infrastruktur dan bangunan.(*)

Baca Sebelumnya

Banyak Gedung Tinggi di Surabaya, BPBD Akan Gelar Simulasi Gempa

Baca Selanjutnya

Pj Bupati Pamekasan Mutasi 8 Pimpinan OPD: Tugas Baru, Tantangan Baru

Tags:

gempa gresik

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H