KETIK, SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya melalui Ketua DPRD, Syaifuddin Zuhri telah merespons kejadian memilukan pada konser Denny Caknan yang berlangsung di Surabaya Expo Center (SUBEC) atau THR yang memakan korban luka-luka.
Kejadian ini, menurutnya RSUD dr Mohammad Soewandhie dan Dinas Kesehatan sigap mengantisipasi masalah ini. Ia menilai, jika terdapat adanya kerumuman harusnya segera melakukan upaya antisipasi.
"Saya mendengar keluhan beberapa korban yang mengaku tak tertangani dengan baik," katanya pada Minggu, 5 Juli 2026.
Lebih lanjut, rumah sakit menurutnya merupakan salah satu fasilitas umum kesehatan warga yang harus siap kapanpun, baik sarana dan prasarana maupun sumber daya manusianya.
"Saya sering menerima komplain warga terkait keluhan layanan kesehatan di rumah sakit Soewandhie, tolong diperbaiki," keluhnya.
Pria yang akrab disapa Kaji Ipuk ini melanjutkan, layanan kesehatan sangat vital karena menyangkut nyawa manusia sehingga dalam kondisi krusial seperti ada penumpukan massa maka secara naluri sebagai petugas kesehatan harus sudah tanggap.
"Yang terjadi sebaliknya, saya dengar tidak ada dokter jaga saat insiden terjadi. Ini ironis di mana Surabaya yang terus berbenah sebagai kota dengan layanan publik terbaik justru abai terhadap peristiwa semacam ini," ungkapnya.
Maka dari itu, dalam waktu dekat pihak DPRD Surabaya segera memanggil Dinas Kesehatan serta Direktur RSUD dr Soewandhie. Pihaknya ingin meminta penjelasan mengenai peristiwa tersebut.
"Nggak bisa dibiarkan seperti ini, emanlah Suroboyo kota-ne apik, tapi layanan kesehatan dikeluhkan. Ayo kita perbaiki bersama," katanya. (*)
.png)