Dilantik Ketua PKC PMII Jatim, Edo Komitmen Kawal Isu Agraria dan Lingkungan

Editor: Al Ahmadi

14 Feb 2026 23:41

Thumbnail Dilantik Ketua PKC PMII Jatim, Edo Komitmen Kawal Isu Agraria dan Lingkungan
Ketua PKC PMII Jawa Timur, Mohammad Ivan Akiedozawa atau Edo, memberikan keterangan kepada awak media usai pelantikan kepengurusan di Surabaya, Sabtu, 14 Februari 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, Mohammad Ivan Akiedozawa atau yang akrab disapa Edo, berkomitmen mengawal isu-isu kerakyatan, khususnya persoalan agraria dan lingkungan hidup, dalam periode kepemimpinannya 2026-2028.

Hal itu disampaikan Edo saat pidato perdananya usai resmi dilantik sebagai Ketua PKC PMII Jatim di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Sabtu, 14 Februari 2026.

"Sebagai sebuah komitmen, kita tidak boleh abai terhadap isu-isu kerakyatan. Kita ketahui bersama bahwa di sekitar kita banyak saudara-saudara sebangsa dan setanah air sedang mengalami perampasan ruang hidup. Ketimpangan penguasaan tanah, konflik sumber daya, serta krisis ekologis adalah persoalan nyata yang menyentuh kehidupan rakyat," ucap Edo dihadapan ratusan kader.

Menurutnya, krisis agraria dan kerusakan lingkungan bukan sekadar isu teknis, melainkan persoalan keadilan sosial. 

Baca Juga:
Figur Muda Berpengalaman, M. Muhri Masuk Bursa Ketua PKB Sumenep

Ia menyebut ketimpangan penguasaan tanah, konflik sumber daya alam, serta eksploitasi lingkungan yang tidak terkendali telah melahirkan penderitaan bagi masyarakat kecil.

"Di sinilah PMII harus mengambil posisi yang jelas. Kita harus hadir sebagai kekuatan moral, kekuatan intelektual, sekaligus kekuatan advokasi. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika kebijakan publik. PMII harus menjadi bagian dari solusi," katanya.

Edo menjelaskan, pengawalan isu agraria berarti memperjuangkan distribusi sumber daya yang adil, membela masyarakat yang termarginalkan, serta mendorong kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat. 

Sementara itu, pengawalan isu lingkungan merupakan tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi mendatang.

Baca Juga:
Sleman Bidik Transformasi Digital untuk Dongkrak Daya Saing Ekonomi 2027

"Dalam perspektif keislaman, menjaga bumi adalah amanah. Dalam perspektif kebangsaan, menjaga lingkungan adalah syarat keberlanjutan pembangunan. Maka, perjuangan ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi panggilan moral yang harus kita jawab bersama," tuturnya.

Selain isu agraria dan lingkungan, Edo juga menyoroti pentingnya transformasi gerakan di tengah perubahan teknologi yang kian cepat. 

Ia menilai, aktivisme hari ini tidak cukup hanya dilakukan di ruang-ruang fisik, tetapi juga harus hadir di ruang digital dan ruang wacana.

"Gerakan aktivisme PMII harus bertransformasi. Kita harus memperkuat literasi digital, memperluas ruang advokasi melalui media baru, serta memanfaatkan teknologi untuk pengorganisasian yang lebih efektif. Aktivisme tidak boleh tertinggal oleh perkembangan zaman," ucapnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa reformasi gerakan tidak berarti meninggalkan jati diri organisasi. Tradisi intelektual, diskusi, dan keberpihakan sosial tetap harus menjadi kompas utama.

"Kita ingin membangun ekosistem gerakan yang kolaboratif, adaptif, dan inovatif. Gerakan yang mampu menjawab persoalan nyata masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam percaturan pemikiran global," katanya.

Di akhir pidatonya, Edo mengutip pernyataan Benazir Bhutto tentang kapal yang tidak diciptakan untuk ditambatkan di dermaga, melainkan untuk mengarungi samudra. Ia menganalogikan PMII sebagai kapal yang harus siap menghadapi gelombang persoalan bangsa.

"PMII tidak lahir untuk gagah-gagahan. PMII lahir untuk merawat Indonesia. PMII lahir untuk menjaga Islam Ahlussunnah wal Jama’ah tetap menjadi rahmat bagi semesta. Dari Jawa Timur, kita kirim pesan kepada Indonesia bahwa PMII siap menjadi pelopor pembaruan, generasi solusi, dan arsitek masa depan bangsa," pungkasnya.

Sebagai informasi, acara pelantikan tersebut turut mendapat dukungan dari PT Pupuk Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai salah satu pihak yang mensupport terselenggaranya kegiatan.(*)

Baca Sebelumnya

Dirgantara Offroad 4x4 Palembang Ramaikan HUT Ke-80 TNI AU, 150 Offroader Siap Taklukkan Sirkuit Ekstrem

Baca Selanjutnya

Sosialisasi Empat Pilar ke Poktan Jombang, Sadarestuwati Tekankan Penguatan Ideologi hingga Akar Rumput

Tags:

PMII PKC PMII Jawa Timur Mohammad Ivan Akiedozawa Edo PMII isu agraria krisis lingkungan transformasi digital Gerakan Mahasiswa

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar