Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Jurnalis: Martudji
Editor: Mustopa

27 Mar 2026 21:06

Thumbnail Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi
Kepala BNPB dan Gubernur Jatim memberikan keterangan usai menggelar rakor di Gedung Negara Grahadi di Surabaya (Foto: Martudji/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – BNPB bersama Gubernur Jatim, BPBD Jatim, BMKG dan elemen terkait menggelar rapat koordinasi terkait dampak Hidrometeorologi dan potensi bencana musim kemarau, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 27 Maret 2026. 

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto hadir langsung dalam rakor tersebut. Hadir pula perwakilan BMKG Kelas I Juanda, Basarnas Jawa Timur, serta Anggota DPR RI Komisi IX periode 2024–2029, Heru Tjahjono.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kegiatan rakor dengan semua pihak merupakan langkah penting penting guna menyusun kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca ekstrem, khususnya di Jatim.

“Alhamdulillah Kepala BNPB hadir langsung bersama tim, BMKG Juanda dan Basarnas Jawa Timur. Ini penting karena saat ini masih terjadi banjir di beberapa titik, namun di sisi lain kita juga harus bersiap menghadapi potensi kekeringan,” ujar Gubernur Khofifah.

Baca Juga:
Antisipasi Kemarau 2026, Ini Langkah Konkret Gubernur Khofifah Jaga Produksi Pertanian Jawa Timur

Disampaikan, bahwa berdasarkan prediksi BMKG, sejumlah daerah di Jatim mulai berpotensi mengalami kekeringan sejak April 2026. Kondisi tersebut diperkirakan akan meningkat pada Mei dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.

“Bahkan saat ini di Tuban sudah ada wilayah yang mengalami kekeringan. Oleh karena itu kita harus menyiapkan langkah antisipatif termasuk penyediaan sumur dalam untuk irigasi agar indeks pertanaman tidak menurun,” jelasnya.

Khofifah mengurai, Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional harus menjaga stabilitas produksi, khususnya komoditas padi dan beras. Ia berharap indeks pertanaman (IP) tetap berada di angka 2,7 bahkan di beberapa daerah seperti Ngawi bisa mencapai 3,5.

Menyambung itu, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi kering seperti kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga:
Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

“Meski saat ini masih terjadi banjir di sejumlah daerah, namun kita tidak boleh lengah karena prediksi BMKG menunjukkan musim kemarau akan segera datang,” katanya.

Disebutkan, sejumlah wilayah di Indonesia sudah mulai mengalami kebakaran hutan dan lahan, termasuk di Kepulauan Riau dan Natuna yang sebelumnya jarang terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam rakor tersebut, BNPB dan Pemprov Jatim menyepakati sejumlah langkah strategis. Yakni, penguatan satuan tugas (satgas) darat untuk penanganan dini kebakaran agar lebih efektif dan efisien.

Menyediakan sumber air melalui pembangunan sumur, distribusi air dari sumber terdekat serta optimalisasi sumber daya air yang ada.

Serta, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) jika diperlukan untuk mengisi embung serta keberadaan kolam-kolam renang untuk cadangan air.

Kemudian, penyiagaan helikopter water bombing untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah rawan seperti Gunung Arjuno, Gunung Lawu, dan kawasan Bromo.

“Pengalaman tahun 2023, keterlambatan pergeseran pesawat membuat api semakin membesar. Karena itu, kami akan siagakan helikopter di wilayah Jawa Timur, seperti di Lanud Iswahjudi Madiun atau Juanda Surabaya,” tegas Suharyanto.

BNPB menekankan, penanganan bencana tidak bisa dilakukan hanya satu pihak. Namun, membutuhkan kolaborasi dari tingkat desa hingga pemerintah pusat.

"Dengan langkah antisipatif tersebut, diharapkan Jawa Timur dapat meminimalisir dampak kekeringan dan tetap menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim, demikian ya rekan-rekan media," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Dari Kota Sejuk ke Kota Sibuk, Zulkifli Amrizal Kenang Perubahan Malang Sejak 1983

Baca Selanjutnya

Gubernur Sulsel Sampaikan Pesan Perdamaian Saat Terima Kunjungan Kedubes Amerika Serikat

Tags:

Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana Gubernur Jawa Timur Rakor Hidrometeorologi dan potensi bencana Musim Kemarau Gedung Negara Grahadi

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar