Demo Surabaya Darurat Korupsi, Massa Solidaritas Merah Putih Kritik Belanja Fantastis Pemkot

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rahmat Rifadin

25 Sep 2025 15:12

Thumbnail Demo Surabaya Darurat Korupsi, Massa Solidaritas Merah Putih Kritik Belanja Fantastis Pemkot
Aksi demonstrasi dari Solidaritas Merah Putih mempertanyakan pemborosan anggaran 2025 hingga wacana penambahan utang daerah pada APBD 2026, 25 September 2025. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Puluhan massa yang tergabung dalam Solidaritas Merah Putih menggelar aksi demonstrasi bertajuk Surabaya Darurat Korupsi di depan Balai Kota Surabaya, Kamis 25 September 2025.

Aksi ini menyoroti dugaan adanya pemborosan anggaran 2025 hingga wacana penambahan utang daerah pada APBD 2026.

Korlap aksi, A. Sholeh, menyebut aksi ini merupakan tindak lanjut dari berbagai temuan yang mereka nilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya sudah menyampaikan informasi ini melalui surat resmi, media sosial, hingga konsolidasi bersama elemen mahasiswa dan masyarakat.

“Tadi kami sedikit juga menyampaikan sekaligus berdebat dengan orang-orang yang hari ini mewakili pemerintah kota Surabaya untuk berdiskusi mengenai beberapa poin tuntutan yang kami bawa dengan belanja-belanja yang bagi kami itu jauh daripada keinginan dan kepentingan masyarakat kota Surabaya secara luas,” ujarnya.

Baca Juga:
Pemkot Surabaya Buka Seleksi 5 Jabatan Strategis, Gunakan Skema Manajemen Talenta ASN

Foto Aksi demonstrasi dari Solidaritas Merah Putih mempertanyakan pemborosan anggaran 2025 hingga wacana penambahan utang daerah pada APBD 2026. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)Aksi demonstrasi dari Solidaritas Merah Putih mempertanyakan pemborosan anggaran 2025 hingga wacana penambahan utang daerah pada APBD 2026. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

Sholeh mencontohkan, salah satu temuan yang dianggap mencederai rasa keadilan publik adalah belanja makan minum (mamin) dengan anggaran mencapai Rp6 miliar. Selain itu, ada pula alokasi untuk penyewaan panggung, kursi, kipas angin, hingga sound system, yang menurutnya tidak mencerminkan prioritas kebutuhan masyarakat.

“Ketika kita tanyakan, selalu dia berdalih bahwa acuan yang dipakai adalah RPCMD. Padahal kita juga menemukan fakta berkaitan dengan mamin yang anggarannya fantastis sampai tembus di angka Rp6 miliar. Kami minta klarifikasi, tapi katanya tidak punya wewenang untuk menyampaikan informasi tersebut,” tegas Sholeh.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa pihaknya akan membawa dugaan temuan ini ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Baca Juga:
Eri Cahyadi Resmikan ISOPLUS Marathon 2026, Ribuan Pelari Siap Serbu Surabaya

“Kami akan menyerahkan berkas dokumen sebagai bentuk tanggung jawab aduan masyarakat kepada para penegak hukum. Hari ini setelah aksi, langsung kita bergerak ke sana,” tambahnya.

Massa aksi sempat ditemui oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Fikser, bersama sejumlah pejabat Pemkot Surabaya. Namun, menurut Sholeh, jawaban yang diberikan belum menyentuh substansi tuntutan yang mereka sampaikan.

Aksi ini berlangsung damai dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Sholeh menegaskan, gerakan ini tidak akan berhenti di sini.

“Kami tidak menutup kemungkinan akan mengkonsolidasikan gerakan lebih besar lagi. Ini menyangkut hidup orang banyak, khususnya masyarakat Surabaya,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Dana Transfer Pusat Dipangkas Rp284 Miliar, Pemkot Malang Ajukan Proposal Program

Baca Selanjutnya

‎Oknum ASN di Kota Batu yang Terseret Perzinahan dengan Penyanyi Pasuruan Diberhentikan

Tags:

surabaya Solidaritas Merah Putih demo surabaya Demo Surabaya darurat korupsi Balai Kota Surabaya M. Fikser Pemkot Surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend