Datangnya RS Asing di Indonesia, Dosen Unair Sebut Kondisi Lokal Perlu Diperhatikan

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

25 Jul 2025 17:20

Thumbnail Datangnya RS Asing di Indonesia, Dosen Unair Sebut Kondisi Lokal Perlu Diperhatikan
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Dr Djazuly Chalidyanto SKM MARS. (Foto: Humas Unair)

KETIK, SURABAYA – Rencana pemerintah membuka peluang bagi rumah sakit asing beroperasi memantik reaksi publik dan tenaga kesehatan di wilayah Indonesia.

Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Dr Djazuly Chalidyanto SKM MARS menjelaskan kebijakan ini tidak terlalu memiliki urgensi untuk dilakukan mengingat masih banyak masalah kesehatan seperti kematian ibu dan bayi, HIV, TBC, stunting, dan masalah kesehatan lainnya yang harus menjadi fokus pemerintah.

Bukan hanya memperbanyak jumlah RS dengan memberikan izin pada RS asing, pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan yang ada terlebih dahulu.

“Selain itu, jika kita perhatikan rasio TT (tempat tidur) RS menurut WHO, rasio itu sdh terpenuhi di Indonesia, justru yg perlu menjadi perhatian adalah distribusi atau pemerataan dari RS itu sendiri.  Penting bagi pemerintah untuk dapat memastikan ketersediaan RS di seluruh pelosok negeri daripada menambah jumlahnya,” ungkapnya pada Jumat 25 Juli 2025.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Djazuly menyebut bahwa diperlukan peningkatan pelayanan RS di Indonesia, tidak semata-mata menyediakan RS. 

Jumlah RS sudah cukup banyak, namun yang menjadi masalah adalah ketersediaan dan pelayanan RS itu sendiri. Seringkali secara fisik RS ada namun pelayanannya tidak ada karena keterbatasan tenaga medis maupun alat medis.

“Kadang yang ditemui di lapangan adalah jumlah RS yang banyak namun belum secara optimal memenuhi standar pelayanan yang ada. Pengawasan dan pengendalian RS yg ada saat ini perlu diperkuat termasuk keselamatan pasien menjadi isu penting yang perlu diperhatikan secara serius dalam pelayanan di RS,” ungkapnya.

Djazuly menambahkan jika RS Asing bisa menyelesaikan masalah ketersediaan pelayanan RS terutama di daerah yang terbatas pelayanannya maka akan sangat baik untuk direalisasikan dengan tetap memenuhi standar pelayanan RS yg ada di Indonesia. 

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

Jika standarnya lebih baik, akan sangat menguntungkan untuk masyarakat secara luas. “Selain itu, kondisi lokal “local specific” menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan dalam penyediaan RS tersebut," ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat, kualitas pelayanan dan keselamatan pasien menjadi fokus utama dalam pengembangan RS.

"Yang dilakukan pihak asing, bukan semata-mata untuk mencari keuntungan yang maksimal,” ungkapnya.

Harapannya, dengan izin pembukaan RS asing dapat meningkatkan pelayanan dan mutu RS yang ada di Indonesia, sehingga dapat diperoleh peningkatan mutu kesehatan nasional. 

Namun penetapan regulasi RS asing harus diawasi secara ketat agar tidak menyalahi aturan dan regulasi yang ada di Indonesia.

“Selama keberadaan RS Asing di Indonesia mengikuti regulasi yang ada di Indonesia, keberadaan RS Asing tidak akan mempengaruhi tenaga kesehatan yang ada. Hal ini justru mungkin akan memacu terjadinya kompetisi yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu pelayanan RS di Indonesia,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

690 KPM di Desa Karanganyar Pemalang Terima Bantuan Beras Bulog

Baca Selanjutnya

Pemkot Batu Raih Penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara

Tags:

RS Asing RS asing Surabaya Unair Dosen Fakultas Kesehatan Djazuli Chalidyanto kesehatan Masalah Kesehatan Dosen Unair

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar