Ciptakan Aplikasi Literasi, Anak Surabaya Raih Hibah Internasional Senilai $2.500

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

6 Jul 2025 12:24

Thumbnail Ciptakan Aplikasi Literasi, Anak Surabaya Raih Hibah Internasional Senilai $2.500
Serah terima karya Daniel Handoko pada perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Daniel Handoko, anak asal Surabaya, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Lewat inovasinya di bidang literasi digital, Daniel berhasil menciptakan sebuah aplikasi yang mampu melakukan pemindaian (scanning) terhadap buku-buku dan secara otomatis mengkategorikan mana buku yang layak dibaca anak-anak dan mana yang tidak sesuai untuk usia mereka.

Atas terobosannya ini, Daniel diganjar hibah dana sebesar $2.500 dari sebuah lembaga internasional yang mendukung pengembangan teknologi berbasis edukasi.

Aplikasi yang diberi nama Booklens App ni menggunakan teknologi untuk mengenali konten dalam buku, baik cetak maupun digital.

Melalui kamera ponsel atau unggahan file, aplikasi ini akan menganalisis isi buku, menandai kata-kata kunci, dan memberikan rekomendasi kategori aman atau tidak untuk anak.

Daniel yang saat ini kelas 9, bercerita aplikasi ini didasari karena kunjungan ke salah satu perpustakaan di Surabaya, Ia menemukan bahwa bebasnya anak-anak mengakses buku-buku yang tak seharusnya dibaca anak di usia tersebut.

"Di Perpus Rungkut (Surabaya) aku menemukan buku-buku yang bertema 18+ ini kok diambil anak-anak secara gamblang, akhirnya terinspirasi supaya anak-anak enggak salah baca buku, sehingga terciptalah booklens," paparnya saat ditemui di Leap Experience Pakuwon City pada Minggu 6 Juli 2025.

Foto Daniel Handoko menunjukkan aplikasi Booklens Appnya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Daniel Handoko menunjukkan aplikasi Booklens Appnya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Ia pun memutuskan untuk mengembangkan aplikasinya selama kurang lebih 1 tahun.

Daniel tak sendiri, Ia dibantu oleh mentor-mentor dari LEAP untuk pengembang perangkat lunak sekaligus pencarian dana
hibah sebesar $2.500 dari pihak internasional.

"Akhirnya dana hibah itu aku kelola jadi aplikasi real, aplikasi itu real itu susah karena aku pemula belajar coding, nah ini memang pihak LEAP membantu aku," jelas Siswa SMP Katolik Santa Agnes.

Menariknya, Daniel tidak hanya berhenti pada pencapaian pribadi. Ia memutuskan untuk menghibahkan aplikasi Booklens App secara cuma-cuma kepada Pemerintah Kota Surabaya sebagai bentuk kontribusi nyata.

Direktur LEAP Ika Yadin berharap dengan adanya hibah aplikasi dari Daniel Handoko untuk Pemkot Surabaya, nantinya pihak pemerintah dapat membantu menambah data base buku-buku yang tersedia.

"Pemkot bisa memperpanjang ke sekolah-sekolah, murid-murid sekolah bisa masuk, perpustakaannya," jelasnya.

Kurikulum LEAP didesain kontekstual, memungkinkan siswa untuk mengidentifikasimasalah di sekitarnya, merancang solusi, dan mempresentasikannya dalam format yang mudah dipahami oleh publik dari aplikasi, permainan, hingga kampanye sosial. (*)

Baca Juga:
RAT 2026, KPRI Wana Raharja Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Anggota
Baca Juga:
Korupsi Dana Pilkada Rp 11,8 Miliar, Ketua KPU Prabumulih Dituntut 10 Tahun Penjara
Baca Sebelumnya

Daftar 12 Calon Dubes RI yang Ikuti Fit and Proper Test di DPR, Ada Adik Luhut

Baca Selanjutnya

Ranking Akhir Kabupaten Malang di Porprov IX Jatim 4 Atau 5, Mana yang Benar?

Tags:

Daniel Handoko Booklens aplikasi LEAP anak Surabaya dana hibah buku aplikasi scanning buku

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar