Cegah Pencurian Berulang, Dishub Surabaya Pasang Boks untuk Lindungi Perangkat Traffic Light

5 November 2026 10:53 5 Nov 2026 10:53

Fitra Herdian, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Cegah Pencurian Berulang, Dishub Surabaya Pasang Boks untuk Lindungi Perangkat Traffic Light

Kepala Dishub Kota Surabaya, Tri Wahyu Bowo. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya melakukan pencegahan pencurian terhadap traffic light yang sempat hilang. Kepala Dishub Kota Surabaya, Tri Wahyu Bowo mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Telkom untuk menyediakan serta memasang kembali peralatan yang hilang.

"Alhamdulillah, sudah berfungsi normal. SITS yang berada di Bratang itu sudah bisa berfungsi normal dan bisa dikendalikan," kata Trio, Selasa, 3 November 2026.

Agar perangkat traffic light tidak hilang lagi, pihak Dishub Kota Surabaya melakukan langkah antisipasi dan pengamanan dengan pengamanan ekstra.

Trio menuturkan pengamanan ekstra itu, seperti memindahkan posisi perangkat ke area yang lebih aman, memberikan perlindungan fisik yang kuat pada bola perangkat traffic light.

“Nantinya akan memasang jeruji, mengamankan peralatan-peralatan yang memang notabene sering hilang. Makanya nanti kita pasang semacam jeruji-jeruji supaya susah ketika ada orang yang berniat buruk pada alat-alat tersebut,” tegas Trio.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kota Surabaya, Beta Ramdhani menambahkan, pihaknya sedang mengkaji untuk menempatkan panel-panel di titik yang aman, agar perangkat traffic light tidak mudah dibobol orang yang tidak bertanggung jawab.

“Dahulu kan modelnya seperti kerangkeng lalu digembok, nah ternyata itu juga mudah dirusak. Sedangkan secara tampilan itu kurang menarik untuk mendukung estetika kota, nah kami masih mencari konsep yang aman dan agak menarik,” kata Beta.

Beta menjelaskan, perangkat traffic light itu sebenarnya bisa diletakkan di atas tiang agar tidak mudah dijangkau. Namun, ada beberapa komponen yang memiliki beban berat sehingga riskan jika diletakkan di bagian atas tiang traffic light.

“Itu jumlahnya enggak cuma satu ya, takutnya tiangnya yang kalah, itu yang pertama. Kedua, ketika ada kerusakan akan lebih sulit untuk perawatannya, dan ini juga menjadi pertimbangan kami untuk ditaruh di atas,” jelas Beta. 

Beta menerangkan, perangkat traffic light di Jalan Mayjend Sungkono yang hilang telah dilakukan perbaikan oleh Dishub bersama Telkom. Perbaikan itu dilakukan setelah adanya laporan pada Senin, 2 November 2026 pagi sekitar pukul 07.30 WIB, hingga akhirnya dapat berjalan normal kembali pada pukul 08.00 WIB. 

Pada saat itu, traffic light masih menyala dan berjalan normal. Akan tetapi, sinyal traffic light yang terhubung dengan SITS sempat terputus, sehingga kepadatan arus lalu lintas tidak dapat terpantau secara real time.

“Secara teknis lampunya tidak padam, cuma tidak bisa terkoneksi dengan sistem yang ada di SITS. Jadi komponen yang hilang ini kecil, tapi alat ini menyambungkan internet yang ada di traffic light tersebut, kebetulan alat ini adalah milik Telkom,” terangnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pemkot Surabaya Traffic Light Tri Wahyu Bowo Dishub Surabaya