Brida Jatim Berkolaborasi untuk Riset dan Ciptakan Inovasi Daerah

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Marno

7 Jun 2023 00:46

Thumbnail Brida Jatim Berkolaborasi untuk Riset dan  Ciptakan Inovasi Daerah
Kepala Brida Jawa Timur Andriyanto, Selasa (6/6/2023). (Foto: Alifah Zahra/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA –  Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Jawa Timur terus berupaya menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh pemerintah daerah.

Untuk tahun 2023, Brida Jawa Timur menangani sekitar 20 riset, yang nanti hasilnya akan digunakan untuk menjawab berbagai persoalan yang ada di Provinsi Jawa Timur, seperti keberadaan Bakorwil,  Stunting, perkawinan anak dan masih banyak lagi.

Kepala Brida Jawa Timur Andriyanto mengatakan Brida fokus pada peningkatan kualitas pada riset dan inovasi guna menciptakan good goverment. Jawa Timur merupakan provinsi yang menduduki peringkat satu di bidang inovasi goverment.

"Barusan gubernur membuat surat edaran kepada para kepala OPD untuk membuat daftar inventarisir masalah yang nantinya akan kita risetkan,"jelas Andriyanto.

Baca Juga:
ITS Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Inovasi Bensin Sawit dan Teknologi EBT

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang itu menambahkan dalam membuat riset, permasalahan dana kerap kali menjadi penghalang. Hal ini terjadi karena anggaran yang terbatas, selain riset yang dikerjakan cukup banyak. Oleh sebab itu, ia  mengajak berbagai pihak melakukan kolaborasi untuk menekan biaya riset. Seperti perguruan tinggi, masyarakat dan media massa "Di tahun 2023 ada 20 riset, kita mengajak instansi lain untuk bekerja sama," ujarnya.

Andriyanto mencontohnya bila ada permasalahan di Dinas Kesehatan, Brida Jatim bisa bekerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair) yang memiliki Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Gizi. "Kita menawarkan di sini ada masalah kesehatan, nanti akan  dibahas oleh dosen dan  guru besar yang expert di bidangnya," ungkap alumnus Akademi Gizi Malang itu.

Ia memaparkan persoalan pertanian terkait keterbatasan pupuk karena impor phospat berkurang, seharus Brida melakukan penelitian itu. Terkait keterbatasan anggaran, Brida Jatim bisa bekerja di Fakuktas Pertanian dan Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang.

"UB sudah siap dan memiliki S3 Ilmu Pangan. Mereka menguasai betul persoalan ini dan S3 Ilmu Pangan sudah berdiri 10 tahunan. Berapa desertasi yang dihasilkan berkaitan dengan pupuk, kita paparkan dan dipublish lewat media. Berapa miliar yang dihasilkan dari disertasi-desertasi itu. Dengan skema ini tidak membutuhkan uang besar.  Sayang bila kerja sama seperti ini tidak kita bangun," ujarnya. 

Baca Juga:
Dorong Dampak Nyata, Bupati Situbondo Resmikan Program Inovatif untuk Perempuan dan Anak

Kerja sama dengan kampus di Surabaya juga bisa dilakukan dengan Universitas Wijaya Kusuma, UPN, Unesa, IAIN Sunan Ampel (UINSA). "Ternyata persoalan atmosfir dan matahari, UINSA punya (penelitian tersebut). Bila ada petsoalan perbintangan bisa minta bantuan ke sana. Saya juga harapkan dunia usaha juga bisa membantu riset," harapnya.

Salah satu hal yang sedang diteliti oleh Brida Jawa Timur saat ini adalah mengenai keberadaan Badan Koordinator Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil). Di provinsi lain Bakorwil ini sudah dihapus, yang ada satu satunya di Jawa Timur. Hal ini menjadi pertanyaan apakah keberadaan Bakorwil masih diperlukan untuk menjalankan pemerintahan.

"Jadi sekarang penelitian tentang keberadaan Bakorwil sudah mencapai tahap akhir. Kemungkinan hasilnya Bakorwil tetap diperlukan. Namun nanti akan ada pergantian nama," tambahnya.

Pergantian nama perlu dilakukan, lanjut Andriyanto, karena nama Bakorwil tak tercantum di Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tetang Pemerintahan Daerah." Nanti Bakowil itu bisa menggantikan peran OPD. Seperti di kami ada HAKI (hak kekayaan intelektual), bila ada masyarakat mengusulkan merk dan hak cipta tidak perlu ke Surabaya, cukup ke Bakorwil. Nanti bisa dilakukan oleh OPD-OPD lain," ujarnya.(*)

Baca Sebelumnya

Adu Domba: Agen Perubahan dalam Ancaman

Baca Selanjutnya

Susi Air Membuka Lowongan Bagi Lulusan SMA dan Sarjana

Tags:

Brida Jatim Pemerintah Provinsi Jawa Timur riset Inovasi

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar