Boalemo dan Bogor Diterjang Banjir! Bagaimana Nasib Warga Terdampak?

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Fiqih Arfani

16 Sep 2025 17:43

Thumbnail Boalemo dan Bogor Diterjang Banjir! Bagaimana Nasib Warga Terdampak?
Seorang warga berjalan di tengah kondisi banjir yang merendam ratusan rumah di wilayah Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo pada Minggu, 14 September 2025. (Foto: BPBD Kabupaten Boalemo)

KETIK, SURABAYA – Bencana banjir terjadi di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo dan di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat hingga mengakibatkan ratusan keluarga terdampak.

Demikian data yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada laporan periode Senin, 15 September 2025 pukul 07.00 WIB hingga Selasa, 16 September 2025 pukul 07.00 WIB.

Dalam siaran pers diterima di Surabaya, Selasa, banjir tersebut sebagai bencana baru, sedangkan di Provinsi Bali dan Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, merupakan pemutakhiran data yang penanganannya masih berlangsung hingga hari ini.

Banjir yang melanda Kabupaten Boalemo dipicu hujan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur pada Minggu, 14 September sejak pukul 13.00 WITA sehingga menyebabkan banjir di Kecamatan Wonosari.

Baca Juga:
Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Sekitar pukul 16.00 WITA, air meluap dan menggenangi pemukiman warga di Desa Jati Mulya dan Desa Harapan dengan ketinggian mencapai satu meter.

Banjir tersebut berdampak langsung pada ratusan kepala keluarga dan mengakibatkan kerugian material cukup besar.

“Sebanyak 122 Kepala Keluarga (KK) atau 390 jiwa terdampak banjir,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Rinciannya, di Desa Jati Mulya terdapat 71 KK atau 213 jiwa dan di Desa Harapan sebanyak 51 KK atau 177 jiwa. Kerugian material juga cukup signifikan, yakni tercatat 115 unit rumah terendam, terdiri dari 71 unit di Desa Jati Mulya dan 44 unit di Desa Harapan.

Baca Juga:
Akademisi NU Unej Tawarkan Kajian Peta Prioritas Mitigasi Banjir di Situbondo

BPBD Kabupaten Boalemo bersama berbagai pihak langsung melakukan langkah penanganan darurat. Termasuk berkoordinasi dengan dinas terkait, aparat kecamatan, serta pemerintah desa setempat untuk melakukan pendataan lebih lanjut terhadap korban maupun infrastruktur terdampak.

“TNI, Polri, serta masyarakat turut terlibat dalam upaya penanganan darurat, termasuk membantu evakuasi warga serta menjaga keamanan di lokasi banjir,” ucap dia.

Setelah upaya penanganan darurat dilakukan, kondisi banjir berangsur surut dan warga mulai melakukan pembersihan lingkungan.

BPBD Kabupaten Boalemo bersama unsur terkait terus melakukan monitoring serta memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak dapat segera terpenuhi.

Di sisi lain, bencana banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Bogor yang dipicu hujan intensitas tinggi Minggu , 14 September pukul 21.00 WIB.

Kondisi ini diperparah dengan adanya penyempitan di hilir aliran Sungai Rengas yang mengakibatkan air meluap dan masuk ke permukiman warga.

Banjir terjadi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Parung tepatnya di Desa Warujaya, serta Kecamatan Gunung Sindur di Desa Cibinong.

Meski jumlah warga terdampak lebih sedikit dibanding Boalemo, banjir di Kabupaten Bogor tetap menimbulkan kerugian pada permukiman dan infrastruktur.

Peristiwa tersebut berdampak pada 20 KK atau 60 jiwa, dengan total 20 unit rumah dan 1 akses jalan terdampak banjir.

Kendati demikian, tidak ada laporan korban jiwa dan akses jalan yang sempat terganggu kini telah kembali bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. (*)

Baca Sebelumnya

Gandeng Penyelenggara Pemilu, RRI Singkil Beri Edukasi Pemilih Pemula

Baca Selanjutnya

DPRD Kabupaten Blitar Gelar Paripurna, Bupati Rijanto Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2025

Tags:

banjir kabupaten boalemo Bencana Banjir Bnpb

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar