BMKG Jelaskan Insiden Tanah Longsor dan Jalan Ambles di Malang Selatan

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Mustopa

12 Des 2024 21:12

Thumbnail BMKG Jelaskan Insiden Tanah Longsor dan Jalan Ambles di Malang Selatan
JLS kelok 9 di Kabupaten Malang ambles (Foto: BPBD Kabupaten Malang)

KETIK, SURABAYA – Tanah Longsor dan jalan ambles di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kabupaten Malang Selatan yang terjadi pada Rabu, 11 Desember 2024 terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan pantauan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan), hujan deras di wilayah tersebut terjadi beberapa kali.  

Tanah longsor dan jalan ambles di sebagian Jalan Lingkar Selatan (JLS) terjadi di desa Donomulyo Malang Selatan. Lokasi kejadian tersebut berbatasan dengan kabupaten Blitar.

Jalan yang retak dan ambles akibat tanah longsor tersebut hampir mirip dengan patahan tanah lazimnya akibat gempa sesar. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Sebab, di daerah terjadinya tanah longsor di Malang Selatan termasuk dalam cacatan BMKG merupakan daerah gempa sesar yang dikenal dengan sesar Kendeng.  

Stasiun BMKG Juanda, Sidoarjo dan BMKG Geologi Nganjuk selalu memonitor pada saat  memasuki musim hujan. Kedua stasiun tersebut selalu mencatat setiap kejadian di Provinsi Jawa Timur. 

“Patahan tanah yang terjadi di Kabupaten Malang Selatan adalah murni dari tanah longsor. Ini akibat hujan deras dengan intensitas tinggi”, kata Ihsan Bagus FA, petugas Geologi Nganjuk kepada Ketik.co.id, Kamis, 12 Desember 2024. 

Menurut Ihsan, di lokasi terjadinya longsor dan jalan retak merupakan lereng yang terjal dan ada tutupan vegetasi. 

Baca Juga:
Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Kalau tutupan vegetasi terus menerus terkena hujan deras bisa dipridiksi terjadi tanah longsor dan kemungkinan akan merusak infratruktur jalan di dekatnya. 

Sedangkan tutupan vegetasi merupakan hutan primer, hutan sekunder, perkebunan dan semak belukar. Dalam tutupan vegetasi selain tumbuhan ada juga bangunan dan sekelilingnya ada jalan. 

Tutupan vegetasi yang kurang akan terjadi resapan air ke dalam tanah yang mengakibatkan tanah tudak  padat sehingga menambah bobot air. Hal ini menimbulkan menimbulkan gelincir air mengikuti lereng.(*)

Baca Sebelumnya

Ini Pembagian Status Jalan di Kota Surabaya dan Kewenangannya

Baca Selanjutnya

Beredar Video Respons Cepat Anggota Satlantas Polresta Bandung Antar Ibu Hendak Melahirkan ke Rumah Sakit

Tags:

tanah longsor malang BMKG

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar