Berkah Ramadan, Gangguan Kamtibmas Surabaya Menurun 

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Marno

3 Apr 2023 11:58

Thumbnail Berkah Ramadan, Gangguan Kamtibmas Surabaya Menurun 
Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id) 

KETIK, SURABAYA – Pemkot Surabaya terus menggalakan Operasi Cipta Kondisi untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) selama bulan Ramadan. 

Operasi Cipta Kondisi dilaksanakan secara serentak yang dilakukan oleh kepolisian maupun TNI di 31 kecamatan di Kota Surabaya. 

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan, memasuki hari ke sembilan Bulan Suci Ramadan, eskalasi gangguan Kamtibmas mengalami penurunan. Baik itu terkait dengan kejadian perang sarung, balap liar, tawuran hingga minuman keras. 

"Dibanding malam pertama, kedua, ketiga, keempat sampai malam kelima Ramadan, sekarang sudah menurun eskalasinya. Karena kita terutama di malam Sabtu dan malam Minggu, polsek dan kecamatan siaga di semua titik, termasuk kita di empat wilayah Surabaya," kata Eddy Christijanto Senin (3/4/2023). 

Baca Juga:
Catat Tanggalnya! Turnamen Esports Kapolres Tegal Seri 2026 Digelar Bergilir di 18 Polsek

Eddy memastikan, setiap malam Sabtu dan malam Minggu, pihaknya intens bersama kepolisian dan TNI menggelar Operasi Cipta Kondisi skala besar di 31 kecamatan se-Surabaya. Operasi Cipta Kondisi tersebut digelar serentak mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. 

"Kita setiap malam tetap melaksanakan kegiatan patroli mulai jam 22.00 WIB sampai 04.00 WIB. Utamanya malam Sabtu dan malam Minggu kita melaksanakan operasi skala besar," jelasnya. 

Meski eskalasi gangguan Kamtibmas menurun, Eddy menyebutkan, jika pihaknya masih menemukan beberapa remaja yang terlibat dalam perang sarung. Seperti dalam  Operasi Cipta Kondisi pada Jumat malam (31/3), pihaknya mengamankan sembilan remaja terlibat perang sarung. 

"Kita mengamankan di Jalan Wonokitri dan Sambikerep ada sembilan orang, perang sarung. Kemudian ada konvoi sahur on the road dari pelajar SMK sampai di Taman Bungkul itu bisa kita lokalisir," ungkap dia. 

Baca Juga:
Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

Selanjutnya pada Sabtu (1/4) malam, pihaknya kembali mengamankan dua orang remaja yang terindikasi perang sarung di kawasan Dukuh Pakis Surabaya. Dua orang remaja itu langsung diserahkan ke Polsek Dukuh Pakis. 

"Sedangkan untuk tadi malam, Minggu (2/4), Alhamdulillah tidak ada kejadian menonjol, melandai," katanya. 

Ia menjabarkan, jika mayoritas remaja yang terlibat perang sarung berusia masih belasan. Untuk mencegah tindakan serupa, para remaja yang terjaring Operasi Cipta Kondisi itu berencana dilakukan pembinaan dan sanksi sosial di UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih. 

"Di tingkat kota kita kirim ke Liponsos untuk diberikan pembinaan sosial, kita juga panggil orang tuanya. Ada juga yang kita serahkan ke kepolisian, karena sudah masuk ranah pidana. Kita serahkan ke kepolisian supaya cepat penanganannya," terangnya. 

Eddy berharap para orang tua turut berperan aktif dalam memantau pergaulan anak-anak. Apabila anak belum pulang ke rumah hingga pukul 21.00 WIB, orang tua juga diharapkan menghubungi dan menanyakan. 

"Kalau pukul 21.00 WIB anak belum ada di rumah, orang tua bisa menghubungi lewat telepon, atau hubungi rekan terdekatnya ditanyakan. Jadi memastikan anak dalam keadaan aman, sehat dan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang mengganggu Kamtibmas," pungkas Kepala Satpol PP Kota Surabaya. (*)

Baca Sebelumnya

Tak Dapat THR? Pemkot Surabaya Sediakan Posko Pengaduan 

Baca Selanjutnya

Ada Larangan Ekspor Tembaga dan Bauksit, Jokowi Rapat Khusus 

Tags:

kamtibmas Satpol PP ramadan operasi cipta kondisi gangguan perang sarung balap liar TAWURAN

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar