Bencana Sarmi! BNPB Perkuat Dukungan Penanganan Pascagempa M6,6

Jurnalis: Athaya Khaisyah Azira
Editor: Fiqih Arfani

20 Okt 2025 12:33

Thumbnail Bencana Sarmi! BNPB Perkuat Dukungan Penanganan Pascagempa M6,6
Tim Reaksi Cepat BNPB bersama BPBD Kabupaten Sarmi melakukan kaji cepat terkait kerusakan bangunan ibadah pascagempabumi M 6.6 di Kabupaten Sarmi, Papua, Minggu, 19 Oktober 2025 (Foto: Humas BNPB)

KETIK, SURABAYA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih melanjutkan pemberian dukungan logistik, peralatan, dan pendampingan operasional bagi Pemerintah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pasca gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,6 yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis, 16 Oktober 2025, pukul 15.25 WIT.

Guna memastikan proses penanganan darurat berjalan optimal, Tim Reaksi Cepat (TRC), BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sarmi. Tim juga mendampingi penyusunan dokumen administrasi dan persiapan distribusi bantuan logistik beserta peralatan yang akan dikirimkan dari gudang BNPB di Jakarta.

Bantuan awal dari BNPB yang telah disalurkan yakni meliputi 100 paket sembako, 100 lembar selimut, 1 unit tenda pengungsi, 50 unit tenda keluarga, 50 lembar kasur lipat, 100 lembar matras, 50 unit velbed, dan 100 lembar terpal. Seluruh total nilai bantuan tersebut diperkirakan sebesar Rp325 juta.

BNPB turut mengirimkan tambahan bantuan berdasarkan permintaan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sarmi. Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan logistik, antara lain paket sembako, obat-obatan, makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, hygiene kit, tenda pengungsi dan tenda keluarga, kasur lipat, matras, velbed, terpal, hingga peralatan penunjang seperti chainsaw, perahu karet, dan mesin tempel.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

 

Gempa Bumi Susulan

Menurut hasil analisis BMKG, gempa bumi dengan magnitudo 6,6 itu berpusat di koordinat 2,18° Lintang Selatan dan 138,94° Bujur Timur, tepatnya di wilayah Kampung Dabe, Distrik Pantai Timur Bagian Barat, Kabupaten Sarmi. Gempa bumi dangkal itu dipicu oleh aktivitas sesar Anjak Mamberamo.

BMKG juga mencatat dua gempa bumi susulan dengan magnitudo 5,1 pada Minggu, 19 Oktober 2025, pukul 11.52 WIT dan magnitudo 4,5 pada pukul 19.05 WIT. Meskipun gempa tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan, masyarakat tetap diimbau untuk tenang sekaligus waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan BPBD melalui kanal yang terpercaya, serta tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi kebenarannya dan segera menuju tempat yang aman dan menjauhi bangunan yang retak atau berisiko runtuh.

Pastikan jalur evakuasi tetap terbuka dan siapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan dasar, obat-obatan, dokumen penting, serta senter.

Selain itu, warga disarankan mematikan aliran listrik, gas, dan air bila diperlukan guna menghindari potensi kebakaran atau kebocoran.

 

Perkembangan Data Dampak Gempa Bumi

BPBD Kabupaten Sarmi melaporkan, per 19 Oktober 2025, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Dua warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan intensif. Warga yang terdampak juga memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat tanpa adanya titik pengungsian terpusat.

Data sementara mencatat kerusakan infrastruktur meliputi 114 unit rumah warga. Jika dirinci, sebanyak 30 rusak berat, 54 rusak sedang, dan 30 rusak ringan, termasuk empat unit rumah ibadah, serta dua fasilitas kesehatan.

Sebagai tindak lanjut dari situasi yang terjadi, Bupati Sarmi menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana gempa bumi di sejumlah wilayah, yakni Distrik Sarmi, Sarmi Selatan, Pantai Barat, Pantai Timur Bagian Barat, Pantai Timur, serta Kelurahan Mararena. 

Status tanggap darurat ini berlaku sejak 19 Agustus hingga 19 Desember 2025, menyesuaikan dengan penetapan darurat pada peristiwa gempa sebelumnya.

Dalam upaya untuk memperkuat operasional tanggap darurat di lapangan, Pemerintah Kabupaten Sarmi juga mengajukan dukungan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp500 juta.

BNPB bersama BPBD Kabupaten Sarmi akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, mempercepat pendataan, serta mendukung percepatan distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak. (*)

Baca Sebelumnya

Fred Durst Kenang Sam Rivers dengan Penuh Haru: ‘Aku Sangat Merindukannya’

Baca Selanjutnya

Cucun Ahmad Syamsurijal Berharap Kang DS Perhatikan Nasib Alumni PMII di Kabupaten Bandung

Tags:

Gempa Bumi Bnpb bpbd bencana alam Papua penanganan

Berita lainnya oleh Athaya Khaisyah Azira

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

4 Januari 2026 15:01

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

1 Januari 2026 23:01

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

1 Januari 2026 11:01

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

1 Januari 2026 10:02

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

31 Desember 2025 23:01

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

31 Desember 2025 11:32

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H