Aksi Corat-Coret Merusak Bangunan Cagar Budaya dan Keindahan Kota Surabaya

Jurnalis: Alifa Zahra
Editor: M. Rifat

20 Sep 2023 01:14

Thumbnail Aksi Corat-Coret Merusak Bangunan Cagar Budaya dan Keindahan Kota Surabaya
Ilustrasi corat-coret di tembok perumahan di kawasan Tandes, Surabaya Barat. (Foto: Ara for Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Aksi corat-coret kini marak terjadi di kota Surabaya. Beberapa tembok bangunan gedung dan rolling door menjadi sasaran. Aksi corat-coret tersebut juga menjara beberapa  Bangunan Cagar Budaya  (BCB) yang rutin dirawat oleh Pemkot  Surabaya.

Salah satu contoh aksi corat-coret atau disebut vandalisme ini terjadi di Jembatan Merah. Pada bagian besi jembatan legendaris ini dicat dengan warna hitam, padahal jembatan tersebut catnya didominasi warna merah. Akibatnya merusak estetika jembatan yang penuh bersejarah itu.

Ada satu lagi tembok BCB juga dicorat-coret dengan cat dari spray. Aksi ini dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab pada malam hari. Hal ini terjadi di salah satu BCB di jalan Rajawali, Jalan Sikatan dan Jalan Veteran. Corat-coret serupa juga terlihat di kompleks perumahan.

Corat-coret pada tembok bangunan dilakukan ketika jalan sekitar gedung dalam keadaan sepi, sehingga lolos dari pengamatan petugas security maupun Satpol PP.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Sebenarnya pada saat petugas Satpol PP melakukan patroli jam 23.00 di jalan yang dilewati aman. Diperkirakan aksi corat-coret tersebut terjadi di atas jam 23.00 wib pada saat para petugas lepas patroli malam hari.

 Corat-coret biasanya menggunakan cat spray warna hitam. Bentuk coretannya tidak beraturan. Bahkan ada coretan bentuk gambar porno yang tidak pantas dipandang masyarakat.

Aksi corat-coret yang tergolong perbuatan vandalisme di Surabaya sudah berlangsung lama. Namun sampai sekarang pelakunya belum terjaring dan dikenakan hukuman.

Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat  dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Iman Kristian Maharhandono kepada salah satu awak media menyayangkan adanya aksi corat-coret tersebut. Padahal bangunan cagar budaya di Surabaya secara rutin dilakukan perawatan. Baik itu bangunan bersejarah milik pemerintah kota, swasta, maupun bangunan milik pribadi.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Sementara itu, Freddy  H Istanto, Founder Surabaya Heritage Society ketika dihubungi Ketik.co.id (19/09/23) menyayangkan adanya perusak-perusak keindahan kota dengan grafiti liar tersebut. “Adanya grafiti liar itu harus diperangi," katanya.

Menurut dosen Universitas Ciputra (UC) ini, Satpol PP bisa mengidentifikasi para pelaku vandalisme yang merusak bangunan cagar budaya. Kalau pelaku bisa ditangkap dan  diberikan sanksi hukum agar mereka jera. “Pemerintah kota bisa mengundang komunitas grafiti untuk membina mereka ke jalan yang benar," tambahnya.

Pada sisi lain, Freddy menjelaskan grafiti tersebut ada dua. Pertama bomber-bomber (istilah untuk artis grafiti) modern yang bertekat untuk menjadikan grafiti itu menjadi urban street art (seni menghias kota). Sedangkan perusak kedua adalah grafiti yang merusak BCB. (*)

Baca Sebelumnya

Penting! Berikut Daftar Nomor Kontak Polsek dan Polres Cianjur

Baca Selanjutnya

Soal Lahan Pasar Desa Labuha, Ini Penjelasan BPKAD Halmahera Selatan

Tags:

BCB vandalisme Bangunan Cagar Budaya surabaya grafiti

Berita lainnya oleh Alifa Zahra

Persiapan Album Kedua, Band Alternatif Rock Daya Tempur Aktif Manggung di Surabaya

8 Maret 2024 14:00

Persiapan Album Kedua, Band Alternatif Rock Daya Tempur Aktif Manggung di Surabaya

Riza Yulian Rilis Single Kedua Berjudul 'Wanita Terbaik', Ini Maknanya

5 Maret 2024 09:24

Riza Yulian Rilis Single Kedua Berjudul 'Wanita Terbaik', Ini Maknanya

'Resah', Single Terbaru Hazelnut tentang Problematika Percintaan

4 Maret 2024 11:53

'Resah', Single Terbaru Hazelnut tentang Problematika Percintaan

Anniversary Sweet Seventeen, Mercure Surabaya Grand Mirama Bagikan 170 Tumpeng Robyong

28 Februari 2024 13:00

Anniversary Sweet Seventeen, Mercure Surabaya Grand Mirama Bagikan 170 Tumpeng Robyong

Sudah Tahu Belum? Ini Beberapa Istilah dalam Hasil USG Kehamilan!

23 Februari 2024 03:55

Sudah Tahu Belum? Ini Beberapa Istilah dalam Hasil USG Kehamilan!

Ada Kolaborasi Super Family di Malam Puncak Kilau Raya MNCTV 32'

20 Oktober 2023 13:14

Ada Kolaborasi Super Family di Malam Puncak Kilau Raya MNCTV 32'

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H