Jejak Sejarah, Ratusan Keris Dipamerkan di Museum Helmi Art Sumenep

Jurnalis: Fery Purnomo
Editor: Aziz Mahrizal

11 Mei 2025 13:00

Thumbnail Jejak Sejarah, Ratusan Keris Dipamerkan di Museum Helmi Art Sumenep
Mentri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat melihat koleksi keris di Museum Helmi Art, Sumenep. (Foto: Museum Helmi Art)

KETIK, SUMENEP – Berada di jantung Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Museum Keris Helmi Art menjelma sebagai oase edukatif yang memadukan harmoni seni adiluhung dan khazanah budaya Nusantara, terutama dalam dunia keris yang menyimpan filosofi mendalam.

Museum ini menampilkan lebih dari 200 bilah keris yang ditata dengan estetika tinggi dalam etalase kaca, menciptakan pengalaman visual yang memikat sekaligus memperkaya wawasan para pengunjung. Setiap keris bukan sekadar benda pusaka, melainkan narasi sejarah yang terpatri dalam lekuk-lekuk bilah dan ukiran pamornya.

Dari ratusan koleksi yang dipamerkan, 120 keris berasal dari tanah Sumenep, daerah yang sejak lama dikenal sebagai salah satu episentrum budaya keris di Indonesia. 

Sementara itu, 80 keris lainnya dikumpulkan dari berbagai penjuru Nusantara, mulai dari Jawa, Bali, hingga Sulawesi. Menggambarkan keragaman bentuk, motif, dan nilai historis yang terkandung dalam setiap warangka dan wilayahnya.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Sumenep Diprediksi Berawan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Helmi, sosok visioner sekaligus pendiri museum, mengungkapkan bahwa semangat di balik berdirinya Museum Helmi Art adalah untuk mempersatukan mahakarya budaya keris dari seluruh Indonesia dalam satu ruang pembelajaran yang inspiratif dan transformatif.

“Saya ingin masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menyentuh langsung denyut nadi budaya bangsa ini melalui keris. Sumenep memiliki sejarah panjang dalam dunia perkerisan, dan saya ingin warisan ini tetap hidup,” tutur Helmi pada Sabtu, 10 Mei 2025.

Lebih dari sekadar ruang pamer, Museum Keris Helmi Art hadir sebagai medium pelestarian budaya dan wahana edukasi yang membangun kesadaran akan pentingnya menjaga warisan leluhur. Museum ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya sendiri, khususnya di kalangan generasi muda yang hidup dalam arus globalisasi.

Penataan interior yang artistik dan penyajian informasi yang kaya makna menjadikan museum ini tak sekadar tempat kunjungan, tetapi juga destinasi reflektif yang menggugah nurani. Diharapkan, museum ini menjadi daya tarik unggulan yang mampu menyedot minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mengenal lebih dalam filosofi dan estetika keris sebagai warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO.

Baca Juga:
Hari Museum Nasional Ditetapkan di Malang, Ini Deretan Museum di Kota Malang yang Wajib Dikunjungi!

Tidak berhenti pada keris, museum ini juga menghadirkan kekayaan seni khas Sumenep lainnya, seperti topeng. Terdapat lebih dari 70 jenis topeng pewayangan yang menampilkan berbagai karakter dan cerita, memperluas cakrawala budaya yang ditawarkan kepada pengunjung.

Untuk menunjang kenyamanan, pihak pengelola menyediakan berbagai fasilitas tambahan. Setelah menjelajahi lorong-lorong budaya, pengunjung dapat bersantai dan mengabadikan momen di berbagai spot Instagramable yang tersedia. Tersedia pula kolam renang yang dapat dinikmati secara gratis, menjadikan kunjungan ke museum ini sebagai paket lengkap antara wisata, edukasi, dan rekreasi.

“Kami ingin museum ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang berkumpul dan bersantai. Maka kami lengkapi dengan area rekreasi agar pengunjung merasa betah dan nyaman,” jelas Helmi.

Sebagai penanda penting perjalanan museum ini, Museum Helmi Art pertama kali diresmikan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, pada 9 Mei 2022. Selanjutnya, pengakuan secara nasional datang dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang turut meresmikannya pada 30 Januari 2025. Kehadiran tokoh nasional ini sekaligus menegaskan posisi museum ini sebagai simbol pelestarian budaya Nusantara dari ujung timur Pulau Madura.(*)

Baca Sebelumnya

Kalahkan Jakarta Electric PLN 1-3, Gresik Petrokimia Rebut Peringkat 3 Proliga 2025

Baca Selanjutnya

Hendak Konfirmasi, Jurnalis Alami Kekerasan hingga Ancaman Ditembak Keamanan Proyek Urug Balerejo Madiun

Tags:

keris Sumenep museum helmi art helmi art museum

Berita lainnya oleh Fery Purnomo

Muhammad Romli Jadi Plt Dirut PT Sumekar, Pemkab Sumenep Tegaskan Penunjukan Sesuai Aturan

3 April 2026 20:33

Muhammad Romli Jadi Plt Dirut PT Sumekar, Pemkab Sumenep Tegaskan Penunjukan Sesuai Aturan

Pramuka UPI Sumenep Sabet Juara Poster dan Videografi di KPPGRI Jatim 2026

1 April 2026 22:42

Pramuka UPI Sumenep Sabet Juara Poster dan Videografi di KPPGRI Jatim 2026

Transformasi Pola Pikir: Romli Sumenep Dorong Lulusan Teknik UTM Jadi Motor Ekonomi Kreatif

1 April 2026 15:38

Transformasi Pola Pikir: Romli Sumenep Dorong Lulusan Teknik UTM Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Keren! Film Karya Siswa SMKN 1 Sumenep Mejeng di Bioskop, Kini Resmi Gandeng Mall UMKM

1 April 2026 15:28

Keren! Film Karya Siswa SMKN 1 Sumenep Mejeng di Bioskop, Kini Resmi Gandeng Mall UMKM

Ribuan Warga Kepulauan Nikmati Mudik Gratis KMP DBS III Fasilitasi Pemkab Sumenep

18 Maret 2026 14:47

Ribuan Warga Kepulauan Nikmati Mudik Gratis KMP DBS III Fasilitasi Pemkab Sumenep

Relawan Pramuka Sumenep Turun Tangan Layani Pemudik, Wujud Nyata Pengabdian di Momentum Lebaran

13 Maret 2026 19:41

Relawan Pramuka Sumenep Turun Tangan Layani Pemudik, Wujud Nyata Pengabdian di Momentum Lebaran

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar