Mencicipi Ayam Taliwang, Kuliner Pedas Khas Lombok yang Mendunia, Lezatnya Gak Ketolong

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Fisca Tanjung

26 Okt 2025 08:00

Thumbnail Mencicipi Ayam Taliwang, Kuliner Pedas Khas Lombok yang Mendunia, Lezatnya Gak Ketolong
Ayam Taliwang khas Lombok yang lezat dengan bumbu cabainya. (Foto: Cookpad)

KETIK, SUMBAWA BARAT – Indonesia dikenal memiliki ribuan pulau, salah satunya yang populer di kalangan wisatawan adalah Pulau Lombok. Pulau ini menawarkan berbagai wisata alam menakjubkan yang membuatnya selalu ramai dikunjungi.

Tak hanya pemandangan alam, Lombok juga memikat lidah wisatawan dengan kuliner khasnya. Salah satunya adalah Ayam Taliwang, hidangan legendaris yang telah dikenal hingga mancanegara.

Ayam Taliwang merupakan ayam kampung muda yang dibakar dengan bumbu khas Lombok. Bumbunya terbuat dari campuran cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, garam, dan rempah lainnya yang membuat rasanya begitu pedas dan gurih.

Yang membedakan dari ayam bakar biasa, ayam kampung muda ini dibelah di bagian dada, kepala tetap utuh, lalu sayapnya dilipat ke belakang sebelum dibakar. Proses pembakaran dengan baluran rempah inilah yang membuat Ayam Taliwang memiliki cita rasa khas yang tak terlupakan.

Baca Juga:
Gubernur Bali, NTB dan NTT Teken Kerja Sama, Perkuat Persaudaraan Kawasan Sunda Kecil

Ayam Taliwang biasanya disajikan dengan nasi putih hangat, plecing kangkung, serta taburan bawang goreng dan kacang goreng, menciptakan perpaduan rasa yang pedas, gurih, dan tak terlupakan.

Nama Taliwang sendiri berasal dari sebuah kerajaan di Pulau Sumbawa. Sejarahnya bermula pada tahun 1630 Masehi, saat terjadi perang antara Kerajaan Selaparang di Lombok dan Kerajaan Karangasem di Bali.

Pasukan Kerajaan Taliwang datang ke Lombok untuk membantu Selaparang, dan di sinilah seorang juru masak dari Kerajaan Taliwang menciptakan olahan daging ayam pedas yang kemudian dinikmati oleh Suku Sasak. Dari sinilah lahir Ayam Taliwang, kuliner khas yang kini terkenal hingga mancanegara.

Secara tak sengaja, Raja Karangasem menyukai olahan ayam khas dari Chef Taliwang. Dari sinilah, perdamaian antara dua kerajaan secara perlahan tercapai melalui diplomasi kuliner, menggunakan Ayam Taliwang sebagai “jembatan” untuk menyatukan kedua belah pihak.

Baca Juga:
Awal Sya’ban, Pendeta asal Lombok Berikrar Masuk Islam di Masjid Al Akbar Surabaya

Seiring waktu, Ayam Taliwang semakin populer. Pada tahun 1960-an, masyarakat mulai mengenal kuliner ini, dan kini kelezatannya telah dikenal di seluruh Nusantara, sehingga semua warga Indonesia bisa menikmatinya.

Dalam sejarah Pulau Lombok, Ayam Taliwang memegang peran penting sebagai simbol perdamaian, bahkan mampu menyatukan dua kerajaan yang sempat berseteru. Tak heran, kuliner khas Lombok ini kini juga menjadi ikon budaya dan sejarah lokal. (*)

Baca Sebelumnya

300 Peserta Ramaikan Lomba Burung Kicau Mania HUT TNI ke-80, Kodim Pemalang Tegaskan Sinergi dengan Warga

Baca Selanjutnya

Bank Sampang Rajai Penghargaan Nasional! BAS Mobile Ubah Perbankan Desa Jadi Kekinian!

Tags:

ayam taliwang khas lombok kuliner lombok ayam taliwang Lombok NTB

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

Ratusan Riders Padati Jalanan Kota Malang Jelang Konser HS Slank di Rampal

19 April 2026 14:34

Ratusan Riders Padati Jalanan Kota Malang Jelang Konser HS Slank di Rampal

Nikmati Torre Del Gusto, Sensasi All You Can Eat Dinner Italia di Hotel Santika Premiere Malang

19 April 2026 13:08

Nikmati Torre Del Gusto, Sensasi All You Can Eat Dinner Italia di Hotel Santika Premiere Malang

[FOTO] Eksplor Spot Mewah di Aston Malang Hotel & Conference Center, Siap Manjakan Tamu dari Check-in hingga Check-out

18 April 2026 21:54

[FOTO] Eksplor Spot Mewah di Aston Malang Hotel & Conference Center, Siap Manjakan Tamu dari Check-in hingga Check-out

Aston Malang Hotel & Conference Center Resmi Hadir di Malang, Tawarkan Pengalaman Menginap Modern dan Kuliner Khas

18 April 2026 21:33

Aston Malang Hotel & Conference Center Resmi Hadir di Malang, Tawarkan Pengalaman Menginap Modern dan Kuliner Khas

Aston Malang Hotel & Conference Center Gelar Media Gathering dan Hotel Tour, Kenalkan Fasilitas Unggulan ke Warga Malang

18 April 2026 21:20

Aston Malang Hotel & Conference Center Gelar Media Gathering dan Hotel Tour, Kenalkan Fasilitas Unggulan ke Warga Malang

Kepala PSGA UIN Malang Soroti Normalisasi Pelecehan Seksual di Kampus, Ini Bahayanya

18 April 2026 12:48

Kepala PSGA UIN Malang Soroti Normalisasi Pelecehan Seksual di Kampus, Ini Bahayanya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda