Peneliti Papua Theofransus Litaay: Presiden Prabowo Tepat Membaca Kebutuhan Pembangunan Papua

Jurnalis: Muhamad Zaid Kilwo
Editor: Rahmat Rifadin

18 Des 2025 03:02

Thumbnail Peneliti Papua Theofransus Litaay: Presiden Prabowo Tepat Membaca Kebutuhan Pembangunan Papua
Doktor Theofransus Litaay adalah peneliti dan pengamat masalah Papua, pernah menjadi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden dalam masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo tahun 2015-2024. (Foto: Theo for Ketik.com)

KETIK, SORONG – Selaku pegiat dan pelaku aktif pembangunan Papua dan juga Dewan Penasehat Analisis Papua Strategis/APS Theofransus Litaay, menyampaikan bahwa keputusan presiden Prabowo untuk menambah alokasi dana Otsus untuk 6 Provinsi di wilayah Papua merupakan satu kebijakan yang sangat tepat.

Menurut Theofransus Litaay, Presiden secara tepat membaca kebutuhan pembangunan yang ada di Papua. Pengalaman kepemimpinan Prabowo di lapangan sejak muda telah teruji termasuk di Papua.

Presiden memahami bahwa untuk membangun Papua memang tidak bisa dengan sumber daya yang sedikit. Pembangunan Papua butuh dukungan sumber daya yang besar. Mengapa demikian? Karena Papua adalah salah satu pulau terbesar di dunia, dengan jumlah provinsi yang sedikit sehingga pusat-pusat pemukiman, pusat pertumbuhan itu tersebar dan jaraknya cukup jauh.

Perlu ada dukungan ekstra transportasi untuk kegiatan pengangkutan, untuk orang dan barang agar bisa sampai ke pusat-pusat pertumbuhan yang ada.

Baca Juga:
Bantah Makar, Saiful Mujani Jelaskan Arti Seruan 'Turunkan Prabowo'

"Presiden Prabowo memahami, bahwa Pembangunan Papua tidak bisa disamakan dengan Pembangunan di pulau Jawa yang wilayahnya berdekatan, penduduk banyak, kota-kotanya terhubung jalan tol," ungkap Theofransus Litaay. Rabu, 17 Desember 2025.

Dia menjelaskan, di Papua pemukiman tersebar di gunung yang tinggi dan lembah yang dalam, rawa-rawa yang luas, dan hutan yang lebat, serta garis pantai yang sangat panjang, pembangunannya membutuhkan upaya ekstra.

Dalam konteks ini tentunya kita butuh untuk membangun lebih banyak pusat-pusat pertumbuhan baru. Pusat-pusat pertumbuhan baru ini membutuhkan dukungan sumber daya manusia dan anggaran yang cukup besar juga, dengan demikian kalau ada pusat pertumbuhan baru maka pemerataan kemakmuran itu dapat dirasakan oleh masyarakat dan kemiskinan dapat ditekan.

Bapak Presiden sudah membuat beberapa kebijakan yang tepat mengenai Papua. Yang pertama beliau membentuk komite eksekutif pembangunan Papua dalam suatu rencana aksi percepatan pembangunan, jadi sebagai satu badan eksekutif.

Baca Juga:
Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Yang kedua beliau secara langsung didampingi oleh Bapak Wakil Presiden selaku Ketua Dewan Pengarah BP3OKP, Presiden selaku Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara, memimpin langsung rapat koordinasi untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam pembangunan di Papua.

Dan begitu mendengarkan berbagai keluhan yang disampaikan oleh para kepala daerah,maka beliau langsung memutuskan untuk meningkatkan pendanaan otsus itu.

"Presiden Prabowo orangnya responsif, beliau merespon secara cepat dan tepat. Jadi saya kira ini penting sekali dengan dukungan dari Bapak Presiden, didukung oleh Bapak Wakil Presiden, didukung pula oleh para kepala daerah, gubernur, bupati, wali kota, kemudian komite eksekutif, BP3OKP, maka pembangunan Papua diharapkan akan semakin maju dan akselerasinya semakin cepat kedepan", ujar Theofransus Litaay.

Doktor Theofransus Litaay adalah peneliti dan pengamat masalah Papua, pernah menjadi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden dalam masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo tahun 2015-2024.

Beliau juga menjadi dosen di Universitas Kristen Satya Wacana dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, gereja, Majelis rakyat Papua, serta lembaga mitra pembangunan internasional dalam mendukung percepatan pembangunan kesejahteraan Papua. (*)

Baca Sebelumnya

Bakar-Bakar Kian Seru, Ini Rekomendasi Menu BBQ Tahun Baru

Baca Selanjutnya

Kwarda Pramuka Jatim Salurkan Bantuan Rp605,2 Juta untuk Bencana Sumatera

Tags:

Prabowo Subianto Otsus Papua Tambahan dana Otsus di 6 Provinsi Papua

Berita lainnya oleh Muhamad Zaid Kilwo

Raja Ampat Tuan Rumah AVC Beach Tour Open 2026, Fahmi Macap Ingatkan Pemda Soal ini

6 April 2026 15:10

Raja Ampat Tuan Rumah AVC Beach Tour Open 2026, Fahmi Macap Ingatkan Pemda Soal ini

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

3 April 2026 17:15

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

Sub Kogartap 0606 Bogor Gelar Halal Bihalal bersama Tokoh Agama Masyarakat Ormas dan LSM

26 Maret 2026 13:08

Sub Kogartap 0606 Bogor Gelar Halal Bihalal bersama Tokoh Agama Masyarakat Ormas dan LSM

Peresmian PLTMH di Lanny Jaya, Warga Kampung Koka Kini Nikmati Listrik di Malam Hari

17 Maret 2026 11:32

Peresmian PLTMH di Lanny Jaya, Warga Kampung Koka Kini Nikmati Listrik di Malam Hari

Aktivis Kritik Penjelasan KSP soal Board of Peace, Dinilai Keliru Atribusi Dokumen

11 Maret 2026 12:51

Aktivis Kritik Penjelasan KSP soal Board of Peace, Dinilai Keliru Atribusi Dokumen

Putusan Konkernas PWI 2026 Diserahkan ke Ketua Umum

9 Maret 2026 21:45

Putusan Konkernas PWI 2026 Diserahkan ke Ketua Umum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar