Aktivis Greenpeace Suarakan Penolakan Tambang Nikel Raja Ampat di Forum Indonesia Critical Minerals Expo

Jurnalis: Muhamad Zaid Kilwo
Editor: Muhammad Faizin

3 Jun 2025 23:00

Thumbnail Aktivis Greenpeace Suarakan Penolakan Tambang Nikel Raja Ampat di Forum Indonesia Critical Minerals Expo
Sejumlah aktivis Greenpeace dan Pemuda Papua Kembali Menyuarakan Tambang Nikel Raja Ampat dalam forum Indonesia Critical Minerals Expo. (Foto: hasil Screenshot dari video yang beredar)

KETIK, SORONG – Sejumlah aktivis Greenpeace & Papua ditangkap saat menyuarakan "Save Raja Ampat" dari 132 Tambang Nikel di acara Indonesia Critical Minerals Expo & Conference 2025 di Hotel Pullman Jakarta pada selasa 3 Juni 2025.

Greenpeace Indonesia dan empat pemuda Papua membentangkan spanduk saat Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menyampaikan kata sambutannya di tengah-tengah forum Indonesia Critical Minerals Expo & Conference 2025 di Hotel Pullman Jakarta pada selasa 3 Juni 2025.

Dalam unggahan video yang tersebar, terlihat salah satu aktivis Greenpeace berteriak di tengah-tengah forum tersebut sembari mengangkat banner, mengatakan "Pemerintah bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang terjadi di Raja Ampat, di Papua. Save Raja Ampat, Papua bukan tanah kosong," ungkapnya. 

Diketahui, aksi yang dilakukan oleh aktivis Greenpeace tersebut merupakan aksi kesekian kalinya soal dampak buruk pertambangan dan hilirisasi nikel terhadap lingkungan hidup dan masyarakat khususnya di Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat Daya. 

Baca Juga:
Pemuda Papua Dukung Bahlil Lahadalia Jadi Ketum Golkar

Dikonfirmasi terpisah, Iqbal Damanik, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia menegaskan, pihaknya akan terus menyuarakan dan mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan industrialisasi nikel. 

"Karena kebijakan ini telah memicu banyak masalah dan kerusakan lingkungan di Indonesia," ujar Iqbal. 

Terkait aksi itu salah satu pemuda asli Raja Ampat Jabir Soltiif mendukung aksi yang dilakukan oleh Greenpeace dan beberapa pemuda Papua itu, menurutnya Kabupaten Raja Ampat merupakan daerah konservasi yang mesti dijaga kelestarian alamnya. 

"Saya mendukung aksi yang dilakukan oleh Greenpeace Indonesia, jika bukan kita generasi muda yang bersuara lalu sampai kapan alam kita terus dirusak seperti itu," ungkap Jabir. 

Dia menambahkan, hal tersebut semoga mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat hingga pemrintah daerah agar tambang Nikel yang ada di Raja Ampat dapat dikaji ulang ijin amdalnya sehingga tidak merusak alam Raja Ampat. (*)

Baca Sebelumnya

Tanggapi Dakwaan Jaksa di Kasus Korupsi Tol Betung-Tempino Jambi, Pejabat (Non Aktif) Muba Minta Bebas

Baca Selanjutnya

Miris, Guru Ngaji di Jember Dilaporkan Cabuli 4 Bocah Perempuan SD-SMP di Musala

Tags:

Aktivis Greenpeace Pemuda Papua Tambang Nikel Raja Ampat Indonesia Critical Minerals Expo

Berita lainnya oleh Muhamad Zaid Kilwo

Raja Ampat Tuan Rumah AVC Beach Tour Open 2026, Fahmi Macap Ingatkan Pemda Soal ini

6 April 2026 15:10

Raja Ampat Tuan Rumah AVC Beach Tour Open 2026, Fahmi Macap Ingatkan Pemda Soal ini

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

3 April 2026 17:15

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

Sub Kogartap 0606 Bogor Gelar Halal Bihalal bersama Tokoh Agama Masyarakat Ormas dan LSM

26 Maret 2026 13:08

Sub Kogartap 0606 Bogor Gelar Halal Bihalal bersama Tokoh Agama Masyarakat Ormas dan LSM

Peresmian PLTMH di Lanny Jaya, Warga Kampung Koka Kini Nikmati Listrik di Malam Hari

17 Maret 2026 11:32

Peresmian PLTMH di Lanny Jaya, Warga Kampung Koka Kini Nikmati Listrik di Malam Hari

Aktivis Kritik Penjelasan KSP soal Board of Peace, Dinilai Keliru Atribusi Dokumen

11 Maret 2026 12:51

Aktivis Kritik Penjelasan KSP soal Board of Peace, Dinilai Keliru Atribusi Dokumen

Putusan Konkernas PWI 2026 Diserahkan ke Ketua Umum

9 Maret 2026 21:45

Putusan Konkernas PWI 2026 Diserahkan ke Ketua Umum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar