Usung Harda Kiswaya Jadi Bacabup, KSB: Agar Sleman Ora Ngene-Ngene Wae

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: M. Rifat

20 Jul 2024 00:06

Thumbnail Usung Harda Kiswaya Jadi Bacabup, KSB: Agar Sleman Ora Ngene-Ngene Wae
Gus Muwafiq mengiringi Harda Kiswaya dari ruang transit menuju panggung tempat dilakukan deklarasi (17/7/2024). (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

KETIK, SLEMAN – Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman 2024 lima partai politik (parpol) telah menyatakan diri bergabung melalui Koalisi Sleman Bersatu (KSB). Kelima parpol tersebut meliputi Gerindra, Golkar, NasDem, PPP dan PKS.

Kamis kemarin (17/7/2024) KSB resmi mendeklarasikan dukungannya untuk Harda Kiswaya sebagai calon Bupati Sleman periode 2025-2030.

Deklarasi tersebut digelar di depan Kantor DPD Golkar Sleman dengan dihadiri kurang lebih 400 orang. Mereka terdiri dari berbagai elemen masyarakat, pengurus DPC partai pendukung baik Ketua, Sekretaris, maupun Bendahara.

Terlihat mendampingi Harda Kiswaya ke atas panggung sekaligus memimpin doa, ulama NU KH Ahmad Muwafiq ,S.Ag (Gus Muwafiq).

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Ketua Tim Relawan Gotong Royong KSB, Kunto Riyadi mengatakan acara ini untuk memperkenalkan Harda Kiswaya kepada masyarakat Sleman sebagai calon Bupati yang didukung lima partai besar. Menurutnya deklarasi merupakan bentuk nyata dukungan masyarakat kepada mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya.

Foto Kurang lebih 400 orang menghadiri deklarasi dukungan KSB untuk Harda Kiswaya sebagai calon Bupati Sleman periode 2025-2030. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)




Kurang lebih 400 orang menghadiri deklarasi dukungan KSB untuk Harda Kiswaya sebagai calon Bupati Sleman periode 2025-2030. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)



Kurang lebih 400 orang menghadiri deklarasi dukungan KSB untuk Harda Kiswaya sebagai calon Bupati Sleman periode 2025-2030. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)




Kurang lebih 400 orang menghadiri deklarasi dukungan KSB untuk Harda Kiswaya sebagai calon Bupati Sleman periode 2025-2030. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)Acara deklarasi dukungan KSB untuk Harda Kiswaya sebagai calon Bupati Sleman periode 2025-2030. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

Sementara itu Ketua Koalisi Sleman Bersatu Sukaptana mengucapkan terima kasih kepada partai Umat yang ikut bergabung dengan KSB.

"Sudah kami katakan mungkin teman-teman dari partai lain bisa bergabung bersama. Tadinya partai yang gabung di KSB ada lima. Kini menjadi enam, yang pertama dari Gerindra, Golkar, Nasdem, PPP dari PKS. Serta tambah Partai Umat," jelasnya.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Sukaptana yang juga juga Ketua DPC Partai Gerindra Sleman ini mengatakan Koalisi Sleman Bersatu masih membuka peluang bagi partai-partai yang lain yang belum bersatu.

"Jadi wadahnya kalau dari PPP slogannya untuk mempersatukan masyarakat Sleman. Golkar pak Hardo berkarya untuk rakyat Sleman. Partai Keadilan Sejahtera menginginkan kabupaten Sleman menjadi sejahtera yang lebih maju. Lalu dari NasDem ingin masyarakat Sleman ada perubahan," ujarnya setengah bercanda.

Ia berharap semoga ke depan Harda Kiswaya ini sebagai Bupati, bukan sekadar calon lagi.

Foto Jumpa pers Koalisi Sleman Bersatu
menjelang deklarasi dukungannya untuk Harda Kiswaya sebagai Bacabup Sleman 2025-2030, Kamis (17/7/2024). (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)Jumpa pers Koalisi Sleman Bersatu menjelang deklarasi dukungannya untuk Harda Kiswaya sebagai Bacabup Sleman 2025-2030. (Foto: Fajar Rianto/Ketik.co.id)

Dalam kesempatan yang sama Harda Kiswaya berterima kasih atas dukungan semua pihak. Jika terpilih dengan prestasi kerja dirinya ingin menjadi Bupati yang terbaik bagi Sleman.

"Jika boleh saya pengen jadi role model. Sehingga nanti kalau ada Pilkada lagi, pilihlah sing koyo Pak Harda," ujarnya.

Ia tambahkan, dengan dukungan enam partai dan kemungkinan masih akan tambah lagi, mudah-mudahan cukup untuk mengantar dirinya duduk di kursi Sleman 1 (Bupati) dengan dilandasi satu keikhlasan untuk mencari kebaikan. Sehingga bisa membawa Sleman menjadi lebih baik dan mensejahterakan masyarakat.

Kembali Sukaptana menyampaikan saat ini Harda Kiswaya telah mengantongi Surat Tugas dari partai yang tergabung dalam KSB. Menurut Sukaptana, bedanya Surat Tugas karena belum menyebut calon Wakil Bupati.

Tetapi kalau rekomendasi harus sudah berpasangan. Meski begitu jika di prosentase, artinya Surat Tugas sudah 90% akan mengantongi rekomendasi.

Adapun yang  melandasi dukungan tersebut menurut Sukaptana, salah satunya Harda Kiswaya adalah asli putera daerah. Selain itu mereka ingin Sleman tidak "ngene ngene wae" , (begini-begini saja). (*)

Baca Sebelumnya

Ikut Double Track, Ririn SMAN Pilangkenceng Berhasil Cuan dari Buket Bunga hingga MUA

Baca Selanjutnya

Duet Anton-Fuad Mencuat di Pilwali Kota Malang 2024

Tags:

Gelaran Pilkada Sleman 2024 Koalisi Sleman Bersatu KSB DPC Gerindra Sleman DPD PKS Sleman DPD Golkar Sleman DPC PPP Sleman DPD partai NasDem Sleman Deklarasi Harda Kiswaya Sleman 1 Bupati Sleman Pemkab Sleman Pilkada Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar