Tinjau TPST, Sri Sultan HB X Petakan Pilihan Kelola Mandiri atau Proyek PSEL Pusat

Jurnalis: Abdul Aziz
Editor: Mustopa

21 Okt 2025 21:14

Thumbnail Tinjau TPST, Sri Sultan HB X Petakan Pilihan Kelola Mandiri atau Proyek PSEL Pusat
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, bersama Bupati Sleman dan kepala daerah lain meninjau fasilitas pengolahan sampah. Mengecek kesiapan TPS3R dan TPST sebagai pilar utama kemandirian pengelolaan limbah di Yogyakarta. (Foto: Prokompim Sleman)

KETIK, SLEMAN – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama seluruh Bupati dan Wali Kota se-DIY turun langsung meninjau sejumlah fasilitas pengolahan sampah di wilayahnya.

Peninjauan ini dilakukan, Selasa 21 Oktober 2025, sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pagi harinya, di mana Pemda DIY tengah dihadapkan pada dilema strategis terkait masa depan pengelolaan sampah, apakah akan dikelola secara mandiri oleh daerah atau menerima tawaran proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dari pusat.

Didampingi, antara lain, oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, rombongan meninjau TPS3R Kranon di Kota Yogyakarta, TPST Bawuran di Bantul, dan TPST Tamanmartani di Sleman. Kunjungan ini bertujuan memetakan secara langsung kondisi dan kapasitas pengolahan sampah yang sudah berjalan di tingkat daerah.

Optimalisasi dan Kapasitas TPST

Usai peninjauan, Sultan HB X menyampaikan bahwa fokus utama kunjungannya adalah melihat sejauh mana TPST dan TPS3R yang ada mampu mengelola sampah secara optimal, terutama sebagai solusi jangka pendek dan menengah.

“Peninjauan ini merupakan upaya melihat langsung bagaimana proses pengolahan di sini, sehingga bisa dijadikan bahan untuk memutuskan kebijakan,” ujar Sri Sultan HBX.

Dalam tinjauan di beberapa lokasi, Sri Sultan HB X dikabarkan menyoroti bahwa kapasitas pengolahan sampah di beberapa fasilitas seperti ITF Bawuran belum berjalan maksimal sesuai target. Hal ini menjadi catatan penting di tengah kebutuhan DIY untuk segera mandiri dalam mengelola sampah, terutama mengingat kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) regional yang sudah melebihi batas.

"Pengolahan sampah yang sudah berjalan ini diharapkan ke depan semakin baik. Saya akan berdiskusi dengan Wali Kota dan Bupati di DIY sebagai upaya untuk penguatan penanganan sampah agar ada solusi terbaik," tegas Sultan.

Dilema Proyek PSEL vs Pengelolaan Mandiri

Langkah Sri Sultan HB X mengumpulkan kepala daerah dan meninjau lokasi sampah menunjukkan keseriusan Pemda DIY dalam menentukan kebijakan sentral. Pilihan yang kini dipertimbangkan adalah antara mengelola sampah secara mandiri dengan memperkuat TPST/TPS3R di masing-masing kabupaten/kota, atau menerima program PSEL yang ditawarkan pihak pusat/swasta.

Opsi PSEL mensyaratkan komitmen daerah untuk menyuplai sampah hingga 1.200 ton per hari selama 30 tahun. Keputusan ini berpotensi mengubah total lanskap pengelolaan sampah di DIY, termasuk nasib TPST-TPST yang kini sedang dibangun.

Komitmen Sleman Gandeng Swasta

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyatakan kesiapan wilayahnya untuk berkolaborasi dengan Pemda DIY, apapun keputusan yang diambil oleh Gubernur. Ia menekankan bahwa Sleman siap mengambil peran aktif dalam upaya penanganan sampah.

"Pemkab Sleman siap bekerjasama dan mendukung upaya pengelolaan sampah bersama dengan Pemda DIY," kata Harda.

Bupati Harda juga menambahkan bahwa Pemkab Sleman akan proaktif menggandeng pihak non-pemerintah untuk meningkatkan kemampuan pengolahan.

"Kami juga akan menggandeng dan mengkoordinir pihak swasta dalam rangka penanganan sampah khususnya di Sleman," tutupnya, menandakan bahwa Sleman berupaya tidak hanya mengandalkan fasilitas milik pemerintah daerah semata.

Keputusan akhir terkait dilema PSEL atau Pengelolaan Mandiri ini menjadi krusial dan sangat dinantikan, sebab akan menentukan strategi penanganan sampah DIY untuk puluhan tahun ke depan, demi terwujudnya lingkungan yang bersih dan mandiri. (*)

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Baca Juga:
Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL
Baca Sebelumnya

Raih Predikat Tertinggi Pengawasan Kearsipan dari ANRI, Gubernur Khofifah: Pengelolaan Arsip Jatim Tertib

Baca Selanjutnya

Hari Santri 2025, Mahfud Tegaskan Peran Strategis Santri dalam Dakwah Digital

Tags:

Pengelolaan Sampah DIY Gubernur DIY Sri Sultan HB X TPST tps3r PSEL Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik Pemkab Sleman Lingkungan Bersih Pembangunan berkelanjutan Sampah DIY Bupati Sleman Harda Kiswaya

Berita lainnya oleh Abdul Aziz

Vonis Ditunda, Nasib Mantan Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Diputus Kamis Pekan Ini

31 Maret 2026 22:22

Vonis Ditunda, Nasib Mantan Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Diputus Kamis Pekan Ini

Bupati Harda Kiswaya di Peringatan Nuzulul Quran: Al-Quran Adalah Benteng Hadapi Ketidakpastian Dunia

7 Maret 2026 09:00

Bupati Harda Kiswaya di Peringatan Nuzulul Quran: Al-Quran Adalah Benteng Hadapi Ketidakpastian Dunia

Milad ke-83 UII: Dari Bedah Rumah hingga Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Sleman

7 Maret 2026 08:30

Milad ke-83 UII: Dari Bedah Rumah hingga Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Sleman

Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

7 Maret 2026 07:00

Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

Menembus Dinding Bangsal: Estafet Ratusan Paket Iftar LKS BIMa, Ketik.com dan Sejoli Bagi Penunggu Pasien RSUP Dr Sardjito

5 Maret 2026 10:50

Menembus Dinding Bangsal: Estafet Ratusan Paket Iftar LKS BIMa, Ketik.com dan Sejoli Bagi Penunggu Pasien RSUP Dr Sardjito

Komunitas Sejoli, Ketik.com, dan LKS BIMa Berbagi Ratusan Nasi Box di RSUP dr Sardjito

22 Februari 2026 19:41

Komunitas Sejoli, Ketik.com, dan LKS BIMa Berbagi Ratusan Nasi Box di RSUP dr Sardjito

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar