KETIK, SLEMAN – Kabupaten Sleman resmi menjadi tuan rumah perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2026. Pembukaan ajang bergengsi ini berlangsung khidmat di Pendopo Parasamya, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Sabtu 18 April 2026.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, yang ditandai dengan pemukulan bedug, didampingi langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya.
MTQ tingkat DIY tahun ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Kepala Biro Kesra Setda DIY, Faishol Muslim, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi tahapan krusial untuk menjaring kafilah terbaik DIY.
"Sebanyak 115 peserta dari lima kabupaten/kota di DIY akan berkompetisi dalam 6 cabang dan 16 golongan. Para juara nantinya akan menjadi wakil resmi DIY dalam ajang MTQ Nasional 2026 yang akan diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah," ungkap Faishol.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memberikan semangat langsung kepada para peserta MTQ tingkat DIY 2026 dalam momen kebersamaan di arena lomba. Semoga dukungan ini menjadi motivasi bagi para kafilah untuk terus berprestasi dan membawa nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. (Foto: Prokompim Sleman for Ketik.com)
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyambut positif kepercayaan yang diberikan kepada Bumi Sembada sebagai tuan rumah. Ia menekankan bahwa MTQ harus menjadi proses penempaan diri yang komprehensif bagi generasi muda.
"Kami berharap dari MTQ ini lahir insan-insan Qurani yang tidak hanya mahir membaca Al-Quran, tetapi juga memiliki kejernihan nalar, budi pekerti luhur, dan integritas tinggi dalam kehidupan sehari-hari," tutur Bupati Harda.
Pesan Wagub DIY
Dalam amanat Gubernur DIY yang dibacakan oleh KGPAA Paku Alam X, Wagub menekankan pentingnya aktualisasi nilai-nilai Al-Quran untuk menjaga harmoni masyarakat Yogyakarta. Di tengah pesatnya modernisasi, MTQ diharapkan menjadi benteng moral bagi generasi muda.
"Jadikan MTQ sebagai momentum membumikan ajaran Al-Quran. Peserta diharapkan menjadi duta yang membawa kesejukan dan nilai kedamaian bagi sesama, bukan hanya mengejar gelar juara," tegas Wagub DIY Paku Alam X. (*)