Balad Grup, Datangkan Warga Situbondo Belajar Budidaya Udang Lobster di Vietnam

Jurnalis: Adinda Octaviani
Editor: Heru Hartanto

30 Sep 2024 10:15

Thumbnail Balad Grup, Datangkan Warga Situbondo Belajar Budidaya Udang Lobster di Vietnam
HRM. Khalilur R Abdullah Syahlawiy Kreator Balad Grup bersama 5 warga Situbondo di Vietnam, Senin (30/09/2024) (Foto : Istimewa/ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Sukses mengirim pemuda terbaik asal Kabupaten Situbondo Jawa Timur ke Vietnam untuk belajar budi daya lobster, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, membidik pasar potensial lobster atau Udang Barong di Indonesia, Senin (30/09/2024).

Bandar Laut Dunia Grup (Balad) perusahaan milik pengusaha muda HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, asal Dusun Sokaan, Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Saat ini Balad Group sedang membidik 567 teluk di 27 provinsi Indonesia.

“Sebagai langkah kongkretnya, saya sudah membuat 2 Induk Perusahaan yang sudah memiliki 56 Anak Perusahaan. Dalam bisnis ini saya melibatkan pemuda-pemuda terbaik asal Kabupaten Situbondo yang di latih budidaya lobster di negara Vietnam,” kata Haji Lilur, panggilan akrab HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy.

Balad Grup, sambung Haji Lilur, telah mengajukan proposal budi daya di Teluk Rote Ndao NTT dan Gugusan Teluk Kangean Sumenep Jawa Timur serta proses pengajuan budi daya di Kepri, Sulut dan Maluku. “Saya berharap Balad Grup mampu berbudi daya lobster di 567 Teluk di 27 provinsi di Indonesia,” kata Haji Lilur, sambil menyebut Asma Allah.

Baca Juga:
Urai Kepadatan Penumpang, Kepala KSOP Kelas IV Panarukan Datangkan KN Masalembu di Pelabuhan Jangkar Situbondo

Lebih lanjut, pria asal Situbondo yang getol melawan tindakan korupsi ini menegaskan, bisnis Udang Lobster sangat prospektif. “Kami harus belajar dan berbisnis di Vietnam sebagai pengembang lobster terbesar dunia,” ujarnya.

Saat ini, kata Haji Lilur, Negara Vietnam menjadi pasar besar bibit bening lobster Indonesia. Oleh karena itu, Haji Lilur tak hanya sendirian mengembangkan bisnisnya di Vietnam, namun dia juga membawa para pemuda terbaik asli Situbondo untuk bisa belajar meniru pengembangan budidaya lobster di Vietnam.

“Setelah saya bersama pemuda-pemuda Situbondo belajar bisnis budidaya Lobster di Vietnam, langkah saya sudah tahap pengembangan bisnis di Indonesia dengan membentuk tim Ekspedisi Barong Nusantara (E-BARA) ke Lombok Timur NTB dan Vietnam,” tegas Haji Lilur.

Negara Vietnam, kata Haji Lilur, sudah berbudi daya lobster sejak tahun 1992, Vietnam melibatkan banyak Perguruan Tinggi untuk melakukan penelitian tentang cara terbaik berbudi daya lobster, hasilnya Negara Vietnam menjadi Jawara Eksportir Lobster terbesar di dunia.

Baca Juga:
Hapus Kesenjangan, Pemerintah Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Sekolah Terpadu di Daerah

“Sejak tahun 1992 hingga tahun 2024 perkembangan budi daya lobster Vietnam semakin meningkat pesat, per tahun 2024 budi daya lobster Vietnam sudah menyentuh angka miliar ekor lobster. Budi daya lobster Vietnam terletak di 3 sentra yaitu, Provinsi Phu Yen, Provinsi Khan Hoa dan Provinsi Ninh Thuan,” kata Haji Lilur.

Tak hanya itu yang disampaikan Haji Lilur, namun dia bertekat ingin menjadikan Indonesia sebagai Jawara Ekspor Lobster Dunia. “Secara khusus saya datang ke Vietnam untuk belajar budi daya lobster. Selama di Vietnam, saya telah mendatangi 3 provinsi sentra utama budi daya lobster Vietnam tersebut,” jelasnya.

Bisnis Lobster, kata Haji Lilur, merupakan bisnis yang menjanjikan sebab harga lobster tidak murah. “Secara umum, saya sudah mampu mengadopsi sekaligus meramu budi daya lobster, di mana ke depan optimistis bisa memodifikasi sehingga di Indonesia akan lebih baik dari Vietnam. Saya yakin, mampu menyaingi budi daya lobster di Vietnam, dengan membidik 567 teluk di Indonesia,” tegasnya.

Jika dihitung, imbuh Haji Lilur, secara moderat harga per ekor 5 US$, maka transaksi per tahun akan mencapai angka sekitar 77 Triliun. “Bagaimana apakah kalian tertarik untuk berbisnis lobster? Jika, tertarik mari kita bergerak bersama menjadikan Indonesia lumbung Lobster dunia,” pungkas Pria asal Situbondo yang saat ini dipercaya oleh pengusaha-pengusaha di negara Vietnam. (*)

 

Baca Sebelumnya

Dinsos Situbondo Siap Gelontorkan Paket Sembako Program DBHCHT

Baca Selanjutnya

Baliho Cabup Sampang Jimad Sakteh Dirusak OTK, Aksi Sempat Terekam CCTV

Tags:

Balad Grup Datangkan Warga Situbondo belajar budidaya Udang Lobster Di Vietnam Situbondo Berita

Berita lainnya oleh Adinda Octaviani

Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

11 April 2026 05:40

Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN

10 April 2026 10:45

Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN

Penyaluran Bantuan Kerohiman Sebayak 1.104 Ekor Sapi dan 2.208 ekor Kambing dari Menhan RI Tuntas

8 April 2026 15:56

Penyaluran Bantuan Kerohiman Sebayak 1.104 Ekor Sapi dan 2.208 ekor Kambing dari Menhan RI Tuntas

Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum Guru Ngaji

7 April 2026 20:20

Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum Guru Ngaji

Rutan Situbondo Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Begini Hasilnya

7 April 2026 12:40

Rutan Situbondo Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Begini Hasilnya

Resmi Berganti, Dandim 0823 Situbondo Kini Dijabat Ferry Ardian

6 April 2026 17:45

Resmi Berganti, Dandim 0823 Situbondo Kini Dijabat Ferry Ardian

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar