Ratusan Santriwati di Bondowoso Bukan Keracunan tapi Infeksi Bakteri

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: Naufal Ardiansyah

7 Jul 2023 05:58

Thumbnail Ratusan Santriwati di Bondowoso Bukan Keracunan tapi Infeksi Bakteri
Salah seorang santriwati dibopong menggunakan tandu oleh petugas Kesehatan dan TNI-Polri. (Humas Polres Bondowoso for Ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Seratusan santriwati Pondok Pesantren Alhasani dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, pada Selasa (4/7/2023) lalu. 

Jumlahnya tercatat mencapai 129 orang pada Rabu (5/7/2023) lalu. Ada 89 orang yang dirawat di Puskesmas, atau pun rumah sakit. Ada 40 orang sisanya yang diperbolehkan pulang untuk rawat jalan. 

Rata-rata santriwati yang menjadu korban mengalami gejala mual, muntah, diare, dan demam tinggi. 

Selang beberapa hari setelah kejadian itu, Polres Bondowoso langsung mengamankan 21 barang bukti yang ada di Blok Alhasani Alathifu atau khusus blok santriwati. 

Baca Juga:
Begini Kronologi Puluhan Orang Diduga Keracunan Makanan Tahlilan di Sido Kapasan Surabaya, 4 Orang Masih di RS

Demikian dituturkan oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Bimo Ariyanto, melalui  Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Joko Santoso, sebagaimana dikutip dalam siaran persnya pada Kamis (6/7/2023) kemarin. 

"Di sana kami mengamankan sisa makanan seperti soto, tahu, tempe, snack, sate serta bumbu dan peralatan dapur yang habis dipergunakan," ujarnya. 

Selain menguji lab puluhan barang bukti itu, polisi juga mengorek keterangan sejumlah saksi di TKP.

"Kami mintai keterangan dari saksi juru belanja, juru masak, juru packing yang menyajikan makanan untuk santri," terang AKP Joko.

Baca Juga:
Diduga Keracunan Makanan Tahlilan, Puluhan Warga Sido Kapasan Surabaya Alami Mual hingga Lemas

Hasil pemeriksaan sementara, gejala muntaber sebenarnya muncul diawali dari kalangan santri putra setelah momen idul Adha beberapa waktu lalu.

"Langkah-langkah kita selanjutnya yaitu melakukan pendalaman dan pemeriksaan medis di laboratorium,"jelas AKP Joko.

Di tempat terpisah, Dokter pelaksana di RSUD Bhayangkara Bondowoso, dr. Ramadhan Sudiono menuturkan, rata-rata santriwati yang menjadi pasien mengalami peningkatan jumlah sel darah putih di atas 10 ribu.

"Rata-rata sel darah putihnya naik menjadi 11-14 ribu. Jadi dipastikan ada infeksi bakteri di sistem pencernaannya," ucap dr.Ramadhan.

Ketika diperiksa, ditemukan serangan bakteri Salmonella Typhosa yang biasa menyebabkan penyakit Tyfus.

"Penyebaran dari bakteri Salmonella Typhosa ini bisa berasal dari alat makan, bahan makanan dan lingkungan yang tidak bersih," tutur dr.Ramadhan.

Oleh sebab itu, maka disimpulkan jika ratusan santriwati yang bergejala muntaber itu bukan keracunan.

"Bukan keracunan tapi akibat terinfeksi bakteri di bagian lambung," terang dr. Ramadhan.

Pada kasus serupa yang tidak tertangani, lanjut dr. Ramadhan, bakteri Salmonella Typhosa bisa menyebabkan kematian.

"Akibat hancurnya dinding lambung dan terjadi pendarahan. Meskipun kasus kematian akibat bakteri sangat jarang," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Uang Rusak Rp 24 Juta Milik Jasad di Samarinda Ditukarkan

Baca Selanjutnya

Sambangi Mako Polres Subang, Kapolda Jabar: Jaga Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polri

Tags:

keracunan massal Bondowoso hari ini

Berita lainnya oleh Ari Pangistu

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

19 September 2024 16:47

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

19 September 2024 14:49

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

19 September 2024 09:01

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

19 September 2024 07:33

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

18 September 2024 15:00

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

17 September 2024 20:05

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar