Peringatan Harjakasi ke-207, Bupati Situbondo Bertekad Promosikan Permainan Tradisional hingga Mancanegara

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Mustopa

15 Agt 2025 12:32

Thumbnail Peringatan Harjakasi ke-207, Bupati Situbondo Bertekad Promosikan Permainan Tradisional hingga Mancanegara
Usai Upacara Harjakasi ke-207, Bupati bersama Forkopimda Situbondo foto bersama, Jumat 15 Agustus 2025 (Foto : Heru Hartanto/ketik)

KETIK, SITUBONDO – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207 yang berlangsung di Alun-alun Kota Situbondo, Jumat 15 Agustus 2025.

Hadir dalam upacara ini, Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan, Kajari, Kapolres, Kepala Rutan, Dandim 0823, Kades, Camat, Kepala OPD Kabupaten Situbondo dan tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo yang jatuh pada tanggal 15 Agustus berkaitan erat dengan sejarah pembangunan Dam Sluwis yang digagas oleh Bupati Pertama Besuki KRT Prawiro Hadiningrat.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dalam sambutannya mengatakan bahwa, pada momentum Peringatan Harjakasi ke-207 tahun 2025 ini, pihaknya mengajak masyarakat luar kabupaten main ke Situbondo setiap bulan Agustus.

Baca Juga:
Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

Karena pada peringatan Harjakasi tahun ini banyak permainan-permainan tradisional yang unik dan asyik untuk disaksikan.

“Mungkin saat ini masih banyak orang yang belum tertarik untuk main ke Situbondo, tapi saya yakin tahun-tahun berikutnya di bulan Agustus akan berdatangan orang-orang dari luar Kabupaten Situbondo bahkan orang-orang mancanegara bermain di Situbondo,” kata Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo.

Pada bulan Agustus tahun ini, sambung Mas Rio, sudah berdatangan beberapa orang pelancong dari Thailand, Afghanistan, Turki, Yaman, Mali, Afrika Selatan dan Timur Leste yang berkunjung ke Situbondo untuk menyaksikan permainan tradisional sekaligus bermain.

“Insyaallah pada peringatan Harjakasi tahun depan, pertunjukan permainan tradisional akan kita sajikan secara besar-besaran," jelas Mas Rio.

Baca Juga:
Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN

"Kenapa permainan tradisional ini harus kita besar-besarkan? Karena generasi muda kita sudah mulai melupakan permainan tradisional itu dan mereka lebih memilih bermain dalam dunia digitalisasi,” katanya.

Menurut Mas Rio, apabila hal ini tidak segera dimitigasi bisa berdampak negatif dalam kehidupan sehari-hari. “Kita akan ubah permainan mereka kembali ke pola permainan tradisional,” tutur Mas Rio.

Pola permainan tradisional, imbuh Mas Rio, mengajarkan mereka untuk kembali kepada karakter utama bangsa Indonesia, yakni kebersamaan dalam bermain.

“Dalam permainan tradisional selalu dilaksanakan bersama-sama atau berkelompok bukan perseorangan. Artinya, bermain dalam berkelompok menunjukan kebersamaan dan kekompakan,” jelasnya.

Untuk itu, Mas Rio, mengajak masyarakat Kabupaten Situbondo kembali ke karakter asal, yakni budaya kebersamaan dalam bermain dan hal-hal lainnya, sehingga Situbondo cepat naik kelas.

“Semoga apa yang saya sampaikan ini didengar dan diterima oleh masyarakat Kabupaten Situbondo. Agustus Main ke Situbondo salah satu tema yang kita angkat dalam peringatan Harjakasi ke-207 tahun ini,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

BRI Kotapinang Usung Nuansa Merah Putih Junjung Semangat Nasionalisme

Baca Selanjutnya

Tebar 2.000 Bibit Lele, Kalapas Kediri Dorong Pemberdayaan WBP dan Ketahanan Pangan

Tags:

Peringatan Harjakasi ke-207 ini Kata Mas Rio Bupati Situbondo

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H