Penumpang KMP Dharma Kartika Diduga Lompat ke Laut, Satpolairud Polres Situbondo dan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Dendy Ganda Kusumah

26 Mar 2026 19:55

Thumbnail Penumpang KMP Dharma Kartika Diduga Lompat ke Laut, Satpolairud Polres Situbondo dan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Polairud Polres Situbondo dan Tim SAR Gabungan saat melakukan pemcari korban di Perairan Jangkar Situbondo, Kamis 26 Maret 2026 (Foto : Heru Hartanto /Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Seorang penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Kartika dilaporkan jatuh ke laut di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Kamis, 26 Maret 2026.

Pencarian, hingga sore hari, korban masih belum diketemukan oleh tim SAR gabungan. Korban bernama Tohari (31) dikabarkan jatuh dari kapal sekitar 09.00 WIB.

Kapolres Situbondo AKBP, Bayu Anwar Sidiqie, melalui Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, mengatakan bahwa laporan diterima sekitar pukul 09.00 WIB, terkait adanya penumpang yang diduga terjatuh ke laut saat kapal tengah berlayar menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep.

"Korban diketahui bernama Tohari (31), warga Dusun Darpa RT 003 RW 004, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep," jelas AKP Gede.

Peristiwa bermula ketika korban bersama rekannya, Laedi Butma (28), berangkat dari Kuta, Bali, pada Rabu (25/3/2026) pukul 23.30 WITA menggunakan sepeda motor. Keduanya sempat berhenti di wilayah Melaya, Kabupaten Jembrana, selama sekitar dua jam akibat hujan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Situbondo.

"Setibanya di Pelabuhan Jangkar pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban dan rekannya naik ke KMP Dharma Kartika dengan tujuan Pelabuhan Raas. Kapal tersebut kemudian bertolak pada pukul 08.15 WIB." jelas AKP Gede.

Di dalam kapal, lanjut AKP Gede, korban sempat berbincang dengan teman-temannya sesama warga Pulau Raas. Korban juga menitipkan ponselnya kepada Laedi untuk diisi daya, sebelum kemudian berjalan-jalan di sekitar dek kapal. Sejak saat itu, korban tidak lagi terlihat.

Sekitar 30 menit kemudian, kata AKP Gede, beredar kabar adanya penumpang yang meloncat ke laut. Namun, saat itu Laedi tidak mengetahui bahwa orang yang dimaksud adalah Tohari temannya.

"Laedi baru menyadari setelah terbangun dari tidur sekitar dua jam tidak menemukan keberadaan korban. Laedi kemudian melapor kepada petugas kapal. Berdasarkan informasi dari penumpang lainnya, korban diduga melompat dari kapal," tutur AKP Gede.

Hasil penelusuran rekaman CCTV KMP Dharma Kartika, lanjut AKP Gede, dalam rekaman terlihat korban berjalan dari area anjungan menuju haluan kanan kapal, mendekati sekoci penyelamat dan akhirnya melompat ke laut.

"Menindaklanjuti kejadian itu, awak kapal sempat melakukan pencarian awal menggunakan sekoci selama kurang lebih satu jam di sekitar lokasi kejadian. Namun, korban belum ditemukan sehingga kapal melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Raas," tutur AKP Gede.

Sementara itu, sambunh AKP Gede, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Situbondo, TNI AL Pos Jangkar, KSOP Kelas IV Wilker Jangkar, Basarnas, BPBD Kabupaten Situbondo, serta Tagana langsung melakukan penyisiran di perairan Jangkar hingga kawasan perairan Pondok Mimbo sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.

“Pencarian terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dari pagi hingga sore tadi, namun belum ditemukan. Pihak berwenang terus mengoptimalkan upaya pencarian dan mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan di sekitar perairan Jangkar, untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban," pungkas AKP Gede. (*)

Baca Juga:
Cegah Penyelundupan BBM hingga Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Gencar Lakukan Patroli di Pelabuhan Tradisional
Baca Juga:
Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN
Baca Sebelumnya

Kasus Dugaan Penggelapan Pajak Rp3,3 Miliar di RSMZ Belum Tetapkan Tersangka, GAIB-P Ajukan Audiensi ke Kejari Sampang

Baca Selanjutnya

Pemkab Sampang Terapkan WFA Bagi 105 ASN Pascalebaran 2026

Tags:

Penumpang KMP Dharma Kartika Diduga Loncat Dari Kapal Polairud Polres Situbondo dan Tim SAR gabungan Lakukan Pencarian korban

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Cegah Banjir di Situbondo, Camat Asembagus dan Warga Kompak Bebersih Selokan

18 April 2026 23:20

Cegah Banjir di Situbondo, Camat Asembagus dan Warga Kompak Bebersih Selokan

Cegah Penyelundupan BBM hingga Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Gencar Lakukan Patroli di Pelabuhan Tradisional

18 April 2026 15:27

Cegah Penyelundupan BBM hingga Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Gencar Lakukan Patroli di Pelabuhan Tradisional

Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Asembagus Bersihkan Sampah di Aliran Sungai

17 April 2026 13:13

Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Asembagus Bersihkan Sampah di Aliran Sungai

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

16 April 2026 15:00

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend