Kronologi Pencari Madu Tewas di Gunung Ringgit Situbondo

Jurnalis: Abdul Hakim
Editor: Aziz Mahrizal

13 Nov 2024 19:59

Thumbnail Kronologi Pencari Madu Tewas di Gunung Ringgit Situbondo
Proses evakuasi jenazah korban oleh Anggota BPBD dan Tagana Kabupaten Situbondo. (Foto: Abdul Hakim/ketik co id)

KETIK, SITUBONDO – Nahas menimpa Jamali (43) saat mencari madu di Alas Gunung Sorok Barat, Gunung Ringgit, Petak 43, Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, pada Selasa 12 November 2024.

Warga asal Dusun Secangan, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo ini terjatuh dari pohon dengan ketinggian sekitar 40 meter.

Informasi terhimpun dari BPBD Situbondo, kronologi berawal korban bersama dua temannya, yakni Samyono (55), warga Desa Kukusan Kecamatan Kendit, dan Jupri (53), warga Desa Patemon Kecamatan Bungatan berangkat mencari sarang lebah madu.

Sesampainya di lokasi, Jamali lebih dahulu menaiki pohon kecil yang bersandar di pohon besar tempat sarang lebah madu berada. 

Baca Juga:
Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

Jamali tidak menggunakan tali pengaman dan hanya membawa tas dan ranting kering. Tas tersebut nantinya digunakan untuk wadah madu yang kemudian diderek menggunakan tali solor. Sedangkan ranting kering akan dibakar untuk mengusir lebah sehingga memudahkan proses pengambilan madu. 

Masih di atas pohon, Jamali mengeluh pusing kepada Samyono. Samyono pun menyarankan untuk istirahat dulu. Nahas, beberapa saat kemudian, Jamali terjatuh.

Dalam peristiwa tersebut, nyawa Jamali tak tertolong. Ia mengalami luka cukup serius pada bagian dahi dan kepala.

Rekan korban, Samyono memutuskan untuk pergi meminta pertolongan ke perangkat Desa Tambak Ukir, wilayah terdekat dengan lokasi kejadian. Kemudian laporan tersebut diteruskan ke BPBD Situbondo dan instansi terkait lainnya. 

Baca Juga:
Putusan PTUN Surabaya Inkracht, Kuasa Hukum Bupati Situbondo Buka Suara

Kemudian, Samyoni bersama sembilan keluarga korban berangkat menggunakan mobil siaga Desa Tambak Ukir ke lokasi akses terdekat menuju lokasi kejadian, yakni di Dusun Kembang Sambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. 

Pada pukul 17.00 WIB, Samyono bersama pihak keluarga korban tiba di lokasi kejadian. 

Setelah itu, Samyono bersama Jupri dan pihak keluarga mengevakuasi jasad korban dengan cara ditandu menggunakan sarung, tali dan kayu. 

Selanjutnya, korban langsung dibawa turun ke lokasi tempat dimana mobil siaga terparkir. 

Mereka tiba di lokasi mobil siaga, bersamaan dengan datangnya anggota BPBD dan Tagana Kabupaten Situbondo. 

Lalu, jenazah korban oleh mereka dengan dibantu Anggota BPBD dan Tagana dibawa dengan menggunakan mobil Siaga Desa Tambak Ukir ke rumah duka. 

"Korban bisa dievakuasi dan sampai rumah duka pada pukul 20.00 WIB," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto, kepada ketik.co.id, Rabu, 13 November 2024. 

Setelah tiba di rumah duka, lanjut dia, jenazah korban diserahkan kepada anggota keluarga untuk disemayamkan. 

"Pihak keluarga dengan sepengetahuan perangkat desa dan kepolisian langsung melakukan pemakaman pada malam itu juga," ujarnya.

Baca Sebelumnya

KIP Aceh Singkil Gelar Debat untuk Dua Paslon Cabup, Pj Bupati: Jangan Serang Privasi dan Aib

Baca Selanjutnya

Temui Pelaku Ekraf dan Pariwisata Kota Batu, Cawagub Emil Dardak Disambati Kenaikan Tarif Bromo

Tags:

Kabupaten Situbondo situbondo pencari madu Madu lebah madu

Berita lainnya oleh Abdul Hakim

Silaturahmi Mas Rio dengan Masyarakat Besuki, Sinyal Kuat Penuhi Janji Politiknya

19 Desember 2024 16:49

Silaturahmi Mas Rio dengan Masyarakat Besuki, Sinyal Kuat Penuhi Janji Politiknya

Tak Berfungsi 4 Hari, Traffic Light di Perempatan Alun-Alun Besuki Dikeluhkan Pengendara

19 Desember 2024 16:41

Tak Berfungsi 4 Hari, Traffic Light di Perempatan Alun-Alun Besuki Dikeluhkan Pengendara

1.475 Peserta Sekolah Orang Tua Hebat Angkatan II 2024 di Situbondo Diwisuda

11 Desember 2024 15:05

1.475 Peserta Sekolah Orang Tua Hebat Angkatan II 2024 di Situbondo Diwisuda

Rio-Ulfi Raih Suara Terbanyak Pilbup Situbondo 2024, Tim Pemenangan: Semoga Jadi Pemimpin Amanah

5 Desember 2024 19:11

Rio-Ulfi Raih Suara Terbanyak Pilbup Situbondo 2024, Tim Pemenangan: Semoga Jadi Pemimpin Amanah

Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pilkada Situbondo Lancar, Ini Hasil Lengkapnya

5 Desember 2024 18:30

Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pilkada Situbondo Lancar, Ini Hasil Lengkapnya

Tahap Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan Pilbup Situbondo Selesai, Ini Hasil Perolehan Suara Dua Paslon

2 Desember 2024 18:10

Tahap Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan Pilbup Situbondo Selesai, Ini Hasil Perolehan Suara Dua Paslon

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H