KMP Sabuk Nusantara 74, Angkut 519 Santri Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo

Editor: Heru Hartanto

10 Feb 2026 19:38

Thumbnail KMP Sabuk Nusantara 74, Angkut 519 Santri Syalafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo
Santri dan penampingi ketika menaiki KMP Sabuk Nusantara 74 di Pelabuhan Jangkar Situbondo, Selasa 10 Februari 2026 (Foto : Heru Hartanto / ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Untuk memperlancar kepulangan santri, Kepala KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo memintah tambahan armada KMP Sabuk Nusantara 74, kepada Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Selasa 10 Februari 2026.

“Untuk kebutuhan kepulangan Santri Ponpes Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, menuju Kepulaan Madura, hari ini KMP Sabuk Nusantara 74, membawa penumpang santri kurang lebih 519  orang menuju Kangean Kepulaan Madura," kata Herland Aprilyanto, Kepala KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo.

Lebih lanjut, Antok, panggilan akrab Herland Aprilyanto mengatakan bahwa, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Kelas IV Panarukan mendatangkan Armada tambahan Sabuk Nusantara 74 untuk mengawal kepulangan Santri Berjamaah dari Pelabuhan Jangkar Situbondo menuju Kepulaan di Madura,” terang Antok.

“Armada Sabuk Nusantara 74 didatangkan khusus untuk mengangkut para santri yang akan kembali ke daerah asal mereka di wilayah Kepulauan Madura. Para santri tersebut berasal dari sejumlah pondok pesantren yang berada di Kabupaten Situbondo, di antaranya Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Pondok Pesantren Walisongo, Pondok Pesantren Nurul Jadid, serta beberapa pondok pesantren lainnya,” kata Antok.

Baca Juga:
KN Masalembo Angkut Arus Balik Santri dari Raas menuju Pelabuhan Jangkar Situbondo

Kepulangan santri ini merupakan bagian dari pengaturan arus balik santri pasca kegiatan pembelajaran di pondok pesantren. “Dengan jumlah penumpang yang cukup besar, kehadiran armada tambahan dinilai penting untuk menjamin keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan laut bagi para santri,” tegas Antok.

Proses kepulangan santri dengan Armada Sabuk Nusantara 74, lanjut Antok, dimulai pada Selasa, 10 Februari 2026, dengan rute pelayaran dari Pelabuhan Jangkar menuju Pelabuhan Kangean. “Sabuk Nusantara 74, tiba di Pelabuhan Jangkar Situbondo pada pukul 12.00 WIB dan bertolak dari pelabuhan Jangkar pukul 16.50 WIB dengan membawa santri tujuan Kangean sebanyak 468 santri dan tujuan Sapeken sebanyak 51 santri. Adapun total santri yang mengikuti pulang berjamaah sebanyak 519 santri,” kata Antok.

Selanjutnya, sambung Antok, kepulangan santri akan dilakukan secara bertahap dan akan diikuti oleh gelombang kepulangan santri lainnya menuju berbagai wilayah di Kepulauan Madura sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Dan Kepala KSOP Kelas IV Panarukan bersama seluruh pemangku kepentingan pelabuhan turut melakukan pengawasan dan pengamanan selama proses embarkasi dan pelayaran berlangsung.

Hal ini dilakukan, imbuh Antok, untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan pelayaran dipatuhi, termasuk kelayakan kapal, kesiapan awak kapal, serta kelancaran pelayanan penumpang di pelabuhan.

Baca Juga:
Warga dan Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0823 Situbondo Gotong Royong Angkut Material Pembangunan MCK

“Dengan didatangkannya armada tambahan Sabuk Nusantara 74, maka Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap proses kepulangan santri dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat kepulauan melalui layanan transportasi laut yang andal dan berkesinambungan,” pungkas Antok (*).

Baca Sebelumnya

Malik dan Perovic Cedera, Lini Depan Persebaya Krisis Pemain Jelang Lawan Bhayangkara FC

Baca Selanjutnya

Rayakan Milad ke-44, Unisma Gelar Haul Akbar Kenang Perjuangan Para Pendiri

Tags:

KMP Sabuk Nusantara 74 angkut 519 Santri Salafiyah Safiiyah Sukorejo Situbondo

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

10 April 2026 14:02

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar