Gula Petani Situbondo 10 Ribu Ton Tak Laku, Desak Prabowo Bertindak Cepat

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Aziz Mahrizal

18 Agt 2025 13:17

Headline

Thumbnail Gula Petani Situbondo 10 Ribu Ton Tak Laku, Desak Prabowo Bertindak Cepat
Anggota DPRD Provinsi Jatim, H. Yoyok Mulyadi meninjau gudang penyimpanan gula di PG Asembagus, Situbondo pada Senin, 18 Agustus 2025. (Foto: Heru Hartanto/Ketik)

KETIK, SITUBONDO – Ribuan ton gula milik petani di sejumlah pabrik gula di Kabupaten Situbondo tak laku dijual, mengakibatkan para petani kesulitan ekonomi. Menanggapi persoalan ini, Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Yoyok Mulyadi, bersama perwakilan petani tebu Situbondo berencana melayangkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 18 Agustus 2025.

Persoalan ini mencuat setelah keluhan para petani tebu disampaikan kepada Yoyok Mulyadi dalam sebuah pertemuan di Balai Pertemuan (BP) Pabrik Gula (PG) Asembagus, Sabtu, 16 Agustus 2025.

"Para petani meminta agar saya wakil rakyat dari PKB Dapil Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi, bisa membantu membawa aspirasi mereka di tingkat regional Jawa Timur agar persoalan ini segera terselesaikan," jelas Yoyok, yang juga mantan Wakil Bupati Situbondo ini.

Yoyok Mulyadi menambahkan bahwa pihaknya sengaja meminta izin dari agenda rapat paripurna di DPRD Provinsi Jatim demi bisa hadir menemui para petani.

Baca Juga:
Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

"Gula kita di Situbondo saja sudah 10 ribu ton belum laku," ujarnya.

Berdasarkan hasil diskusi, Yoyok Mulyadi mengungkapkan bahwa petani tebu sepakat untuk bersama-sama mengirim surat kepada Presiden. Dalam surat tersebut, mereka meminta agar Presiden melakukan intervensi terhadap para pedagang dan BUMN yang memegang hak pembelian gula hasil produksi PG di wilayah Jatim.

“Cara ini diakui oleh petani tebu Situbondo bisa menjadi jalan keluar agar aspirasi mereka segera didengar pemerintah pusat,” ujar Yoyok.

Ia menambahkan, jika gula terus menumpuk dan tidak bisa terjual, para petani akan semakin terpuruk secara ekonomi, dan gudang pabrik gula juga akan penuh.

Baca Juga:
Menlu Sugiono Gantikan Presiden Prabowo Jadi Ketum IPSI Periode 2026-2030

"Kami dan petani sepakat berkirim surat ke Presiden," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) PG Asembagus, H. Anggi, menyebutkan bahwa lebih dari 360 petani kini terdampak. Mereka sudah satu setengah bulan belum mendapatkan pembayaran dari hasil penjualan tebu mereka.

"Sudah satu setengah bulan gula petani menumpuk di pabrik gula, kita harus cari dana talangan dan hutang ke bank," ujar Anggi.

Selain berdiskusi, Yoyok Mulyadi dan para petani juga meninjau empat gudang PG Asembagus yang sudah terisi penuh. Anggi mengungkapkan, para petani berencana menggelar aksi damai jika surat mereka tidak segera ditanggapi oleh Presiden.

"Kami akan menempuh beberapa langkah jika tidak segera ada solusi mengenai gula petani yang menumpuk di gudang pabrik gula. Kita akan menggelar aksi damai turun jalan dan bisa jadi akan menutup Pantura dengan truk tebu. Ini kesepakatan kita tadi bersama petani," tegas Anggi. (*)

Baca Sebelumnya

Jamaluddin Idham Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Pesantren Tauhid Irfani Abdya

Baca Selanjutnya

[FOTO] Car Free Day Halsel Refleksi Sehat, Merawat Kemerdekaan Dalam Harmoni Sosial Nasional

Tags:

prabowo Gula situbondo Presiden Prabowo

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

10 April 2026 14:02

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar