Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Rumah di Situbondo Terbakar

27 April 2026 14:51 27 Apr 2026 14:51

Adinda Octaviani, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Rumah di Situbondo Terbakar

Suasana kebakaran di Kampung Sukorejo Utara, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Senin 27 April 2026 (Foto: PB Situbondo for Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Diduga korsletung listrik 3 rumah warga Kampung Sukorejo Utara, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo terbakar. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 27 April 2026 pukul 06.22 WIB.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, rumah milik Zainul Bahri (55), Baharudin (75), dan Surya Darmali (13) rata tanah. Dari ketiga rumah tersebut, dua di antaranya bangunan semi permanen.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto, melalui Koordinator Pusdalops PB, Puriyono menjelaskan bahwa kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik. Tapi, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Peristiwa kebakaran ini pertama dilihat oleh warga setempat bernama Lora Faiq. Saat itu, pemilik rumah Baharudin diketahui sedang tertidur dalam kondisi sakit. Namun, berkat kesigapan warga, Baharudin berhasil diselamatkan sebelum api menjalar dan besar,” terang Puriyono alias Ipung.

Warga sekitar, lanjut Ipung, kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran wilayah tengah.

Tak berselang beberapa lama, satu unit damkar dari wilayah Asembagus tiba di lokasi, dan disusul satu unit Damkar dari wilayah Kota Situbondo untuk melakukan pemadaman.

Proses pemadaman dan pembasahan dinyatakan selesai pada pukul 09.05 WIB. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan berawan, sehingga tidak memperparah penyebaran api secara signifikan.

"Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, perangkat kecamatan, pemerintah desa, Tagana Dinas Sosial, serta relawan turut hadir di lokasi untuk melakukan penanganan pemadaman dan asesmen cepat,” jelas Ipung.

Petugas gabungan utamanya Damkar bergerak cepat dalam pemadaman tersebut.

"Begitu menerima informasi, tim Pusdalops dan TRC langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, koordinasi lintas sektor, serta kaji cepat terkait dampak kebakaran itu," ujar Ipung.

Peristiwa ini, kata Ipung, menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.

"Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” bebernya.

“Kerugian rumah milik Zainul Bahri bangunan semi permanen rusak total ditaksir kerugian sekitar Rp50 juta. Sementara rumah Baharudin mengalami rusak berat dengan kerugian ditaksir sekitar Rp30 juta.

Sedangkan, sambung Ipung, rumah milik Surya Darmali bangunan permanen yang mengalami rusak berat ditafsir kerugian mencapai Rp20 juta.

“Secara keseluruhan, kebakaran ini berdampak signifikan terhadap kondisi tempat tinggal korban," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

3 Rumah Di Situbondo