Bupati Situbondo Tegaskan Tidak Ada Kekerasan ke Wartawan

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Aziz Mahrizal

2 Agt 2025 11:27

Thumbnail Bupati Situbondo Tegaskan Tidak Ada Kekerasan ke Wartawan
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo. (Foto: Heru Hartanto/ketik)

KETIK, SITUBONDO – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meluruskan pemberitaan yang menyebut bahwa dirinya mencaci maki atau menghalang-halangi kerja wartawan Radar Situbondo, Ahmad Humaidi, dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Alun-alun Situbondo, pada Kamis, 31 Juli 2025.

Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo, menerangkan bahwa dirinya sama sekali tidak melakukan kekerasan maupun tindakan penghalangan terhadap kerja pers. Justru, Mas Rio berkomitmen dengan kebebasan pers dan keterbukaan terhadap kritik yang disampaikan secara santun dan konstruktif oleh insan pers.

"Saya hanya menyampaikan agar wawancara tidak dilakukan saat saya sedang berdialog langsung dengan para pendemo. Supaya tidak menimbulkan salah persepsi di tengah situasi yang cukup dinamis. Tidak ada kekerasan atau kata-kata kasar yang saya lontarkan seperti yang diberitakan media di Situbondo," tegas Mas Rio, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Mas Rio mengatakan kehadirannya di tengah-tengah demonstran merupakan itikad baik untuk mendengar langsung aspirasi para pendemo yang mengatasnamakan gabungan LSM dan Pers. Namun sayangnya, dalam proses komunikasi itu, tiba-tiba wartawan Ahmad Humaidi langsung minta wawancara di tengah kerumunan massa.

Baca Juga:
Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

"Saya kenal dengan Humaidi dan sering bertemu dalam berbagai kegiatan. Saya sangat terbuka terhadap dan tidak alergi terhadap kritik. Tapi, harus ada etika dan waktu yang tepat dalam melakukan wawancara, apalagi di tengah situasi demonstrasi," ucap Mas Rio.

Bukan hanya itu yang disampaikan Mas Rio, tapi dia juga menyayangkan terjadinya insiden dorong-dorongan yang menimpa Wartawan Humaidi.

“Tidak ada kekerasan fisik maupun verbal dalam bentuk apa pun yang saya lakukan. Namun, dalam pemberitaan membranding bahwa saya melakukan tindakan kekerasan dan memaki-maki wartawan Humadi,” jelas Mas Rio.

Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, sambung Mas Rio, selalu membuka ruang seluas-luasnya kepada wartawan untuk menjalankan tugas jurnalistik secara profesional. “Keterbukaan informasi dan kritik dari media merupakan bagian penting dalam memperkuat demokrasi dan pemerintahan yang baik,” tuturnya.

Baca Juga:
Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

Mas Rio menyampaikan bahwa komunikasi yang sehat dan dialog terbuka seharusnya menjadi jalan utama dalam menyampaikan aspirasi dan menjaga hubungan baik antara pemerintah dan wartawan.

“Saya sangat menghormati profesi jurnalis. Tapi kita juga saling menghormati. Kritikan itu penting, namun mari disampaikan dengan cara-cara yang elegan, bukan dengan provokasi atau framing yang menyesatkan. Dalam semangat keterbukaan tersebut, saya siap berdialog langsung dengan insan pers, termasuk dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Situbondo,” ajak Mas Rio.

Untuk memperkuat sinergi dan menyelesaikan segala persoalan, imbuh Mas Rio, harus dilakukan dengan kepala dingin dan semangat kolaboratif. 

"Situbondo merupakan rumah kita bersama. Mari kita jaga kondusifitas dan profesionalisme demi kemajuan Kabupaten Situbondo," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Siap-Siap! KPK Meluncur ke Jatim Jemput Paksa 21 Tersangka Korupsi Dana Hibah

Baca Selanjutnya

Sabtu Pagi! Erick Thohir "Gedor" Grahadi Bertemu Khofifah, Siapkan Kejutan untuk Sepak Bola Jatim?

Tags:

Bupati Situbondo situbondo Wartawan radar situbondo Yusuf Rio

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar