Bupati Situbondo Ambil Langkah Cepat Sikapi Kelangkaan LPG

31 Agustus 2026 12:54 31 Agt 2026 12:54

Heru Hartanto, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Situbondo Ambil Langkah Cepat Sikapi Kelangkaan LPG

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Senin 31 Agustus 2026 (Foto: Heru Hartanto/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Masyarakat Kabupaten Situbondo, Jawa Timur dikhawatirkan dengan sulitnya mendapatkan LPG dalam beberapa hari terakhir. Hal ini terjadi akibat terganggunya distribusi LPG dari wilayah Kabupaten Banyuwangi ke Kabupaten Situbondo.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo yang akrab disapa Mas Rio langsung mengambil langkah cepat untuk memastikan kebutuhan LPG masyarakat Situbondo tetap terpenuhi.

Sebelum mengikuti rapat Paripurna di DPRD Situbondo, Mas Rio mengaku telah melakukan koordinasi dengan Pertamina Branch Manager Area Situbondo, Salman, untuk mengetahui kondisi pasokan LPG secara langsung.

Koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan persoalan yang terjadi di lapangan dan langkah yang harus segera dilakukan.

"Tadi saya koordinasi sama Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Wilayah Banyuwangi-Situbondo, Muhammad Salman Alfarisi. Saya sudah telepon langsung dan menanyakan kondisi objektifnya gimana," kata Mas Rio di hadapan sejumlah wartawan .

Dari hasil koordinasi tersebut, kata Mas Rio, diketahui bahwa distribusi LPG ke Situbondo mengalami hambatan karena masih terjadi penutupan depo LPG di Banyuwangi akibat adanya persoalan dengan masyarakat.

"Masih terjadi penutupan depo LPG di Banyuwangi karena ada persoalan dengan masyarakat. Oleh karena itu hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja," jelas Bupati Muda Situbondo.

Sekedar diketahui, pasokan LPG untuk Kabupaten Situbondo selama ini dikirim melalui Banyuwangi. Akibat adanya persoalan dengan masyarakat maka menyebabkan depo LPG di wilayah Banyuwangi belum beroperasi normal, sehingga suplai menuju Kabupaten Situbondo ikut terdampak.

Untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan LPG di tengah masyarakat, maka Mas Rio meminta Pertamina menyiapkan jalur distribusi alternatif dengan mendatangkan pasokan dari Depo Gresik.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi pemerintah daerah agar gangguan distribusi tidak berkembang menjadi kelangkaan LPG di masyarakat. "Saya meminta kepada warga Situbondo tidak perlu panik dan melakukan pembelian secara berlebihan," kata Mas Rio.

Mas Rio juga menegaskan dan memastikan persoalan tersebut telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, serta pihak-pihak terkait lainnya. Koordinasi dilakukan agar persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan sehingga depo LPG di Banyuwangi bisa kembali beroperasi secara normal.

"Saya minta masyarakat tidak perlu panik, karena ini sudah dikoordinasikan dengan Bupati Banyuwangi, Kapolresta Banyuwangi, dan pihak-pihak terkait agar ada kesepakatan Depo di Banyuwangi bisa terus beroperasi," katanya.

Saat ditanya mengenai persoalan yang menyebabkan depo LPG di Banyuwangi ditutup, Mas Rio menyebut informasi yang diterimanya berkaitan dengan persoalan tanah. Namun, pihaknya tidak ingin masuk terlalu jauh ke dalam persoalan tersebut karena berada di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Bupati Rio menegaskan bahwa yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Situbondo saat ini adalah memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan LPG akibat terganggunya jalur distribusi.

"Yang jelas sekarang ini harus dimitigasi oleh kita, agar masyarakat tidak teriak kekurangan LPG," tegas Mas Rio.

Bupati Rio juga berharap persoalan yang terjadi di Banyuwangi dapat segera diselesaikan. Sehingga distribusi LPG kembali lancar. "Saya memperkirakan kondisi tersebut bisa kembali normal dalam waktu dekat. Mudah-mudahan besok sudah clear
Tapi hari ini sudah ada kiriman LPG dari Gresik," ungkapnya.

Dengan adanya pasokan alternatif dari Gresik, kata Mas Rio, kebutuhan LPG masyarakat Situbondo tetap dapat terpenuhi sembari menunggu depo LPG di Banyuwangi kembali beroperasi seperti biasa. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ini Kata Bupati Situbondo Terkait Keterlambatan pasokan LPG