Bupati Rio Tancap Gas Majukan Batik Situbondo, Gelar Festival hingga Gandeng Berbagai Pihak

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Aziz Mahrizal

5 Mei 2025 21:04

Thumbnail Bupati Rio Tancap Gas Majukan Batik Situbondo, Gelar Festival hingga Gandeng Berbagai Pihak
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (pegang kain batik) saat berdiskusi dengan pengrajin batik di Aula Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Situbondo pada Senin, 5 Mei 2025. (Foto: Heru Hartanto / ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus pada upaya pemasaran dan pengembangan industri batik lokal.

Hal itu diungkapkannya saat menggelar pertemuan dengan pengrajin batik di Aula Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo pada Senin, 5 Mei 2025.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo siap untuk mempromosikan produk batik lokal Situbondo. Dalam waktu dekat ini, kita akan melaksanakan Festival Batik Lokal Situbondo,” Bupati Situbondo Mas Rio.

Mewujudkan batik Situbondo yang berkualitas, Bupati mendorong para pengrajin agar terus berkreasi dan berinovasi. 

Baca Juga:
Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Asembagus Bersihkan Sampah di Aliran Sungai

“Saya minta kepada para pengrajin batik untuk terus berkreasi dan mengembangkan motif-motif baru yang unik dan menarik, serta meningkatkan kualitas produk agar bisa bersaing di pasaran,” ujarnya.

Mas Rio menyatakan komitmennya untuk membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak untuk mengembangkan pemasaran batik Situbondo.

“Dalam pemasaran, saya akan berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun organisasi, untuk mendukung industri batik lokal Situbondo semakin berkembang,” tegasnya.

Harapannya industri batik Situbondo dapat terus berkembang, meningkatkan kesejahteraan para pengrajin, dan melestarikan warisan budaya membatik. 

Baca Juga:
Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

“Saya juga akan mengajari dalam pemasaran Batik Situbondo,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Rio memesan 16 batik dengan motif maronggi atau kelor. 

“Bagi para pembatik yang bisa membuat motif Maronggi atau kelor saya pesan. Tapi, harus selesai kurang dari satu bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Yani, pengrajin Maulana Batik, mengapresiasi komitmen Bupati Situbondo terhadap peningkatan kualitas batik lokal.

“Setelah Mas Rio berdiskusi dengan kami, maka harapan kami para pengrajin batik Situbondo maju bersama-sama dan kita siap naik kelas bareng Mas Rio,” kata Yani.

Komitmen yang diucapkan Bupati Rio menjadi secercah harapan bagi para pengrajin batik Situbondo yang selama ini mungkin merasa kurang diperhatikan. Namun, bayang-bayang kekecewaan akibat janji-janji serupa di masa lalu masih membekas.

“Kurang lebih 4 tahun kami para pengrajin batik Situbondo tidak tersentuh oleh pemerintah. Untuk itu kami meminta kepada Mas Rio tidak hanya berjanji tapi harus direalisasikan. Mendorong semangat baru bagi para pengrajin Batik Situbondo,” pungkas Yani. (*)

Baca Sebelumnya

Adi Sutarwijono Dapat Sanksi dari DPP, Yordan Yakin PDIP Malah Makin Solid

Baca Selanjutnya

Selamat Datang Rektor Baru! Prof Madyan Pimpin Unair Periode 2025-2030

Tags:

Pengerajin Batik Bupati Situbondo Batik situbondo

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Cegah Banjir di Situbondo, Camat Asembagus dan Warga Kompak Bebersih Selokan

18 April 2026 23:20

Cegah Banjir di Situbondo, Camat Asembagus dan Warga Kompak Bebersih Selokan

Cegah Penyelundupan BBM hingga Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Gencar Lakukan Patroli di Pelabuhan Tradisional

18 April 2026 15:27

Cegah Penyelundupan BBM hingga Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Gencar Lakukan Patroli di Pelabuhan Tradisional

Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Asembagus Bersihkan Sampah di Aliran Sungai

17 April 2026 13:13

Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Asembagus Bersihkan Sampah di Aliran Sungai

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend