Bupati Mas Rio Bakal Gelar Pacuan Kuda di Kampung Kerbau Situbondo

14 Agustus 2026 19:21 14 Agt 2026 19:21

Adinda Octaviani, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Mas Rio Bakal Gelar Pacuan Kuda di Kampung Kerbau Situbondo

Bupati Situbondo sedang naik kuda uji coba pacuan di Kampung Kerbau, Desa Tanjung Pacinan, Kecamatan Mangaran, Kabupten Situbondo, Jumat 14 Agustus 2026 (Foto: Adinda Octaviani/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, pada tanggal 17 hingga 18 Oktober 2026 mendatang, di Kampung Kerbau, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akan dilaksanakan Pacuan Kuda, Jumat 14 Agustus 2026.

"Olahraga berkuda di Kabupaten Situbondo menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Sebagai bentuk wadah pengembangan potensi daerah, acara Pacuan Kuda dijadwalkan akan digelar di Kampung Kerbau, Situbondo, pada tanggal 17–18 Oktober 2026," kata Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo.

Meskipun daerah tersebut dikenal sebagai Kampung Kerbau, kata Mas Rio, tapi pemilihan lokasi untuk Pacuan Kuda ini dinilai sangat potensial dan memiliki latar pemandangan serta tempat (venue) yang sangat mendukung untuk penyelenggaraan ajang berkuda tingkat daerah.

Kepengurusan PORDASI (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) Kabupaten Situbondo menjadi salah satu dorongan utama hadirnya event Pacuan Kuda ini. "Kehadiran PORDASI dan komunitas berkuda diharapkan dapat membina para pegiat olahraga berkuda sekaligus mempromosikan potensi wisata daerah Situbondo melalui ajang pacuan kuda ini," kata Mas Rio.

Kegiatan berkuda di Situbondo yang semula berkembang secara bertahap, baik dari sektor olahraga maupun rekreasi, diharapkan dapat terus dikembangkan dan bisa menjadi event rutin yang mampu membawa nama Situbondo semakin dikenal luas.

Sementara itu, Muhammad Ali Makki ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Situbondo mengatakan, tengah bersiap menggelar kejuaraan pacuan kuda.

Lebih lanjut, Ali Makki menjelaskan, selain menghidupkan tradisi dan mendukung potensi lokal, ajang ini disiapkan untuk menjadi gelaran tingkat Jawa Timur hingga antarprovinsi.

"Banyaknya penggemar dan pegiat olahraga berkuda di daerah yang dikenal sebagai "Kota Santri" ini menjadi alasan utama di balik penyelenggaraan kompetisi tersebut. Bagi kalangan santri, olahraga berkuda dan memanah merupakan bagian dari sunnah yang terus dilestarikan," tegas Ali Makki.

Lebih lanjut, Ali Makki menjelaslan, potensi Santri berkuda dan panahan di Situbondo sangat banyak, dan Pordasi juga sudah meluluskan beberapa santri untuk diterjunkan dalam kejuaraan tingkat Pengprov.

"Persiapan dan Rencana Kejuaraan "Sandel Cup" saat ini, pihak pengelola terus melakukan persiapan teknis, mulai dari gladi bersih hingga pembenahan (repair) area pacuan kuda. Pordasi Situbondo juga telah mengantongi restu dan izin prosedur dari Pengprov Pordasi Jawa Timur," tegas Ali Makki.

Salah satu kategori unggulan yang direncanakan, sambung Ali Makki, adalah Sandel Cup, yakni kejuaraan pacuan khusus kuda kelas sandel tunggal (seperti Kuda Timur) yang tergolong langka di Jawa Timur. Peserta mendominasi dari berbagai wilayah di Jawa Timur, serta beberapa pendaftar dari Jawa Tengah.

"Kesiapan Kuda Lokal ada 30 kuda yang terdata di Situbondo, sebanyak 15 kuda aktif telah disiapkan secara intensif untuk mengikuti kejuaraan. Dari kegiatan ini akan berdampak Positif bagi UMKM dan Ekonomi Warga Situbondo," tegas Ali Wakki.

Kejuaraan pacuan kuda ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat. Kontingen dan peserta dari luar kabupaten diperkirakan tiba 10 hari sebelum ajang dimulai untuk melakukan adaptasi.

"Selama periode adatapsi tersebut, para peserta akan menyewa lahan dan fasilitas milik warga lokal dengan perkiraan tarif Rp300.000 hingga Rp400.000 per hari. Hal ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian warga serta mengeliatkan sektor UMKM di Situbondo," tuturnya.

Mengenai besaran hadiah kejuaraan, tambah Ali Wakki, pihak panitia masih mengonfirmasi bahwa hal tersebut masih dalam tahap penyusunan dan finalisasi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pacuan kuda Di Kampung Kerbau Bupati Situbondo