KETIK, JAKARTA – Indonesia menjadi juara umum Horseback Archery yang digelar oleh International Horseback Archery Alliance (IHAA) Asian Greater Championship 2026 usai berlaga di Rusia, Moscow Region, Stupino City pada 25-27 September 2026.
Sebelumnya, Indonesian Horseback Archery Federation telah mengumumkan empat atlet yaitu Tio Fawaz, Dzaakir Alhanif, Arsa Wening dan Syauqi Syahid yang akan dikirimkan untuk menaklukkan beberapa negara di pertandingan tersebut dengan enam zona benua: Amerika, Afrika, Eropa Barat, Eropa Timur, Asia dan Osenia.
Di hari pertama pertandingan, tim Indonesia sudah meraih 4 medali lewat 1 emas dan 1 perak Youth Category, 1 emas dari Senior Category dan 1 perunggu dari Junior Category. Dengan perolehan itu, Indonesia sudah mengalahkan 11 negara yang mengikuti pertandingan.
Hingga di pertandingan terakhir, Indonesia meraih 13 medali dengan 7 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Kemenangan itu membuatnya memperoleh piala sebagai Champion dengan 519.491 poin rangking nasional. Kemenangan itu disusul Rusia sebagai tuan rumah dan Kazakhstan di peringkat ketiga. Tak sampai situ, rangkaian kompetisi masih berlanjut menuju world cup 2027.
Hasil ini menjadi bukti bahwa atlet memanah berkuda Indonesia sudah bekerja keras untuk mengharumkan citra tanah air. Tak hanya itu, kemenangan ini sekaligus menjadi langkah penting bagi perkembangan cabang olahraga memanah berkuda Indonesia di kancah internasional. (*)
