Kreatif! Siswa SMPN 1 Candi Kenalkan Sejarah dan Budaya Lewat Video di Museum Mpu Tantular

Jurnalis: Frederico Yudyanto
Editor: Fisca Tanjung

11 Okt 2025 14:49

Thumbnail Kreatif! Siswa SMPN 1 Candi Kenalkan Sejarah dan Budaya Lewat Video di Museum Mpu Tantular
Pramuwisata dari Museum Mpu Tantular menjelaskan kepada siswa sekolah salah satu peninggalan kuno kayu jati (Foto: Frederico/Ketik)

KETIK, SIDOARJO – Suasana Museum Mpu Tantular tampak berbeda pada siang hari itu. Di antara deretan koleksi gamelan, arca, dan benda bersejarah lainnya, empat siswa SMP tampak asyik mengelilingi museum sambil merekam video menggunakan ponsel.

Khayana, Bila, Arinda, dan Adelia merupakan siswa kelas 8 dari SMPN 1 Candi. Dengan semangat anak muda, mereka datang membawa misi mengenalkan Museum Mpu Tantular dan isi di dalamnya kepada teman-teman sekolah lewat video kreatif untuk tugas sekolah.

Foto Dari kiri; Adelia, Arinda, Bila, Khayana Siswa SMPN 1 Candi yang berkunjung ke Museum Mpu Tantular untuk membuat tugas video kreatif (Foto: Frederico/Ketik)Dari kiri; Adelia, Arinda, Bila, Khayana Siswa SMPN 1 Candi yang berkunjung ke Museum Mpu Tantular untuk membuat tugas video kreatif (Foto: Frederico/Ketik)

Bagi Khayana, ini sudah ketiga kalinya datang ke Museum Mpu Tantular. Sedangkan untuk Arinda, Adelia, dan Bila ini sudah kedua kalinya mengunjungi museum ini.

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Keempat siswa SMPN 1 Candi memilih museum ini karena dekat dari rumah dan ingin mengenalkan isi dari museum melalui tugas video dari sekolah.

“Teman-teman lain banyak yang pilih tempat kuliner atau wisata lainnya, tapi kita ingin yang beda,” tambah Khayana 

Tugas ini merupakan bagian dari kegiatan kokurikuler, proyek lintas mata pelajaran yang menuntut siswa untuk belajar secara langsung di lapangan.

Alih-alih hanya mencatat sejarah dari buku teks, keempat siswa ini memilih untuk merekam, menjelaskan, dan memvisualisasikan budaya yang mereka temukan di museum.

Baca Juga:
Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

“Kita mau ngenalin sejarah dan budaya yang ada di sini. Tapi ada beberapa bagian yang nggak boleh direkam, kayak baju adat dan kesenian,” jelas Arinda.

Bagian kesenian menjadi favorit Khayana. Dari gamelan, reog, hingga barongan, semua memantik rasa ingin tahunya.

"Yang paling menarik itu reog sama barongan. Apalagi yang caplokan itu menarik perhatian saya," kata Khayana.

Selain kesenian, mereka juga sempat melihat koleksi baju adat pernikahan dari berbagai daerah. 

Arinda, Adelia, dan Bila mengaku kagum dengan detail pakaian tradisional tersebut yang mencerminkan keberagaman budaya di Indonesia.

Kunjungan singkat ke Museum Mpu Tantular itu membuktikan bahwa belajar bisa datang dari mana saja, tidak harus di ruang kelas yang tertutup dinding. 

Melalui kamera ponsel dan rasa ingin tahu yang besar, empat siswa SMP ini menemukan cara baru memahami sejarah lebih dekat, lebih hidup, dan tentu saja lebih menyenangkan.

Hari itu, museum bukan sekadar tempat menyimpan benda-benda lama. Ia berubah menjadi ruang cerita bagi generasi muda yang sedang mencari cara sendiri untuk mengenal dan mencintai budayanya.

"Kita ingin orang lain juga tahu kalau museum itu nggak membosankan. Banyak banget hal menarik di dalamnya,” tutup Kayana.

Baca Sebelumnya

Museum Pendidikan Surabaya: Menyambut Generasi Muda Lewat Sejarah dan Edukasi

Baca Selanjutnya

Belajar Sejarah Jadi Seru! Museum Siola Surabaya Hadirkan Event “Kelana” Sambut Hari Pahlawan

Tags:

Museum Mpu Tantular Siswa SMP Kokulikuler Hari Museum Nasional Literasi Budaya museum sidoarjo

Berita lainnya oleh Frederico Yudyanto

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

4 Januari 2026 12:01

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

1 Januari 2026 05:30

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

1 Januari 2026 01:00

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

31 Desember 2025 10:15

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

31 Desember 2025 09:01

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

31 Desember 2025 05:30

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar